Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Misi Sistem


__ADS_3

"Tuan David, hari ini aku telah bertemu dengan beberapa orang di Sacramento. Aku bertemu dengan orang-orang yang mempercayaimu bahwa anda dapat memperbaiki negara ini. Anda tercatat sebagai kepala negara bagian paling bersih di antara yang bersih. Aku ingin engkau mencalonkan diri dalam pemilihan presiden mendatang. Aku akan mendukung pembiayaannya." Arga mengawali pembicaraan ketika mereka sudah duduk dengan serius. Karena Arga bukan orang yang mengerti dengan dunia politik dan cara berbicara layaknya politikus. Arga langsung menuju pada inti pembicaraan. 


"Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Anak muda. Tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mencalonkan diri menjadi presiden. Akan banyak intrik di dalamnya, akan banyak permasalahan juga di dalamnya. Sekarang aku bertanya padamu. Apa tujuanmu menginginkan aku untuk mencalonkan menjadi presiden sampai kamu siap menggunakan kekayaanmu untuk membiayaimu. Semua pasti ada kesepakatannya bukan. Selalu ada timbal baliknya." David seakan mendapat lelucon di tengah malam dengan perkataan arga. 


"Timbal balik ya? Aku rasa ini tidak bisa dikatakan sebagai timbal balik. Sebab aku yakin kamu juga menginginkannya. Aku hanya meminta hal sederhana kepadamu. Ketika kamu telah menjadi presiden. Rubah aturan baru mengenai imigran."


"Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Lelucon apa lagi ini. Kau rela mengeluarkan dana untuk mendukungku dan kau hanya meminta untuk mengubah aturan tentang imigran? Meski terdengar mudah dan aku juga menginginkannya. Tidak akan semudah itu melakukannya." Kini David berbicara dengan berdiri. David tidak menganggap pembicaraan antara dirinya dan arga adalah pembicaraan yang serius. 


David menganggap ini hanya sebuah khayalan dari tuan muda kaya yang sangat peduli dengan para imigran yang kini memiliki nasib sangat tragis karena aturan baru tentang imigran. 


"Tuan Arga, aku sangat berterimakasih sekali karena anda berkenan mengantarkan anak saya dengan selamat. Saya sampai memanggil anda di saat anda mau terbang juga karena putri saya. Harapan saya anda jangan memasukkan anak saya dalam bahaya. Saya akan memberi informasi mengenai penyelidikan yang dilakukan oleh intelijen saya." David berbicara kepada Arga mengenai maksud dirinya sampai menghentikan penerbangan Arga. 


"Hanya itu yang dapat saya bantu dan mungkin bentuk balas budi saya karena tuan Arga telah mengantar anak saya dengan selamat. Setelah nanti tuan Arga mendapatkan informasi mengenai organisasi tersembunyi yang tuan Arga ucapkan. Saya harap tuan Arga berhati-hati dan mencari pengacara yang lain jika ingin meneruskan ke meja hijau. Tetapi saya Mohon dengan sangat, jangan libatkan Adline dalam urusan anda yang sangat berbahaya menurut saya. Itu saja yang ingin saya sampaikan. Terimakasih, kini anda bisa pulang dan kembali ke San Diego." David melanjutkan pembicaraannya tanpa membahas tentang tawaran Arga agar David mencalonkan diri menjadi presiden. 


Hal itu dikarenakan, David sudah mendapat sedikit informasi jika berurusan dengan Arga saat ini adalah hal yang sangat berbahaya. Dan David tidak ingin keluarganya masuk dalam bahaya. 

__ADS_1


Karena sudah di persilahkan untuk pergi, Arga dengan segera meninggalkan ruang kerja David dan menggandeng bella yang menunggu dirinya di depan ruang kerja David. Dengan segera Arga dan bella memasuki helikopter dan dengan segera pula Mancini menerbangkan helikopternya. 


****


Keesokan paginya, Arga sudah terbangun dari tempat tidurnya di Hard Rock Hotel Valent Stand. Bella kini telah memiliki kamarnya sendiri, kamar yang berada di sebelah kamar Arga. Tetapi kamar tersebut saling berhubungan karena memiliki pintu untuk menghubungkan kedua kamar tersebut. 


Ketika Arga sudah mendapatkan kesadarannya, layar transparan sudah keluar dan berada di depan Arga. Terlihat dalam layar, misi sistem. 


Arga terkejut saat dirinya mendapatkan misi dari sistem. Arga terlupa untuk meminta misi kepada sistem sebelum 3 hari. Kini sudah melewati 3 hari dan Arga mendapatkan misi dari sistem yang menurut Bella akan lebih sulit dari misi yang di minta. 


Tanpa memiliki pilihan, Arga menekan misi tersebut. 


"Apa..!! Mencari pembunuh dari dua imigran? Yang benar saja? Aku saja belum menemukan pembunuh dari ibuku. Kini aku malah mendapat misi mencari pembunuh orang lain." Arga berbicara sendiri dengan kesal setelah mendapatkan misi dari sistem. 


Dengan segera Arga bergegas dan memanggil Bella yang ternyata Bella sudah siap dengan peralatan barunya yang dia pesan secara online. 

__ADS_1


"Wooww… bagaimana kau tau jika aku akan mengajakmu untuk menjalankan misi? Peralatanmu kini lebih lengkap ya." Arga cukup terkejut saat Arga melihat peralatan yang Bella bawa. Jas mantel panjang dengan berbagai pisau dan pistol di balik mantel tersebut. 


"Tentu saja aku tahu, kamu tidak meminta misi selama 3 hati. Maka hari ini di hari ke 4 kamu mendapatkan misi dari sistem. Mengenai senjata ini, semalam resepsionis memberikannya padaku, ini semua pesanan kusen yang baru saja datang." Bella menjawab atas pertanyaan Arga. 


"Baiklah, sekarang kita akan ke mana?" Bella melanjutkan bicaranya setelah menjeda beberapa saat. 


"Sebaiknya kita sarapan dulu. Baru kita berangkat. Perutku sudah lapar. Nanti kujelaskan sambil makan." Arga berucap dengan jalan menuju lift dan menggandeng Bella bersamanya. Mendapati perlakuan Arga yang terlihat perhatian karena menggandengnya, Bella semakin memeluk tangan Arga yang sedang menggandeng tangannya. 


****


"Kau selalu sarapan dengannya. Kamu seakan melupakanku sekarang. Kamu juga selalu berada di luar kota. Lalu waktuku bersamamu kapan?" Siska yang tiba-tiba datang ketika Arga sedang menyantap sarapannya bersama dengan Bella. 


Bella yang tidak ingin mendengar ocehan Siska, dengan segera berdiri dan meninggalkan Arga agar mendengarkan Siska sendirian. Arga seakan kehabisan akal menghadapi Siska. Arga segera berdiri dan memegang kedua pipi Siska lalu mencium bibir Siska. Hal itu Arga lakukan supaya Siska tidak terus menerus berbicara dan memprotes kepadanya. 


"Tunggulah aku di sini. Aku masih ada kepantingan di Manhattan. Aku harap kamu bisa mengurus hotel ini dengan baik. Akhir pekan depan aku akan mengajakmu jalan." Arga berbicara untuk menghibur Siska dan supaya memberinya jalan untuk pergi dengan segera ke Manhattan. 

__ADS_1


Saat Arga sudah berjalan bersama Bella menuju helikopter, Bella menyempatkan diri bertanya tentang Siska. Bella bertanya kenapa Arga tidak segera menikah dengan Siska jika memang menyukainya dan memecatnya jika memang tidak menyukainya. Tetapi Bella malah mendapatkan jawaban yang tidak sesuai dengan pemikirannya. 


"Aku suka dengan tubuh seksi Siska, aku juga suka dengan caranya ketika merayuku, aku juga membutuhkannya untuk mengelola hotel. Tapi aku tau jika dirinya mendekatiku karena uang dan bukan yang lain." Arga menjawab Bella dengan sedikit tersenyum.


__ADS_2