
"Supaya lebih cepat untuk melakukan ini semua, aku akan kembali ke kantorku dan memulai pekerjaan ini." Kepala imigrasi berpamitan setelah mendapatkan sejumlah uang yang di inginkan sesuai resiko kerugian jika kepala negara di berhentikan dari pekerjaannya.
Setelah melakukan pembayaran yang cukup besar, Arga melihat notifikasi di layar transparan yang ketika tuan Jonathan keluar mengantarkan kepala imigrasi pusat untuk keluar dari kediaman wakil kepala negara.
Ada dua notifikasi baru. Notifikasi pertama pasti ketika aku melakukan pembayaran 1 milyar dollar kepada tuan Jonathan. Tidak akan ada perubahan apapun di sana. Hanya perubahan saldo saja. Notifikasi ke dua ini ada perubahan." Setelah membatin demikian, Arga menekan notifikasi ke dua dan menghapus notifikasi pertama.
(Baru saja mengeluarkan uang sebesar $84.600.000.000. Sisa saldo $999.809.731.309.371.)
(9 poin skil baru di dapatkan)
(Total 833 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 250)
(Kecerdasan 250)
(Kecepatan 250)
(Kekuatan otot 250)
(Akurasi 250)
(Skil istimewa permanen :
-pengobatan kuno)
****
Lukman yang kehilangan jejak Arga di kota Springfield kini kebingungan akan mencari keberadaan Arga. Terlebih, Lukman juga kehilangan jejak Pitter yang merupakan pemilik sistem mafia.
"Maaf tuan, apakah ini anda?" Lukman di datangai oleh dua orang berpakaian militer. Dan memperlihatkan sebuah foto.
"Tidak, itu bukan aku." Dengan tetap santai, Lukman menjawab ucapan kedua militer tersebut.
"Sangat jelas terlihat di sini adalah wajah tuan. Tuan masih menyangkal? Kami mendapatkan perintah dari kepala negara untuk membawa tuan ke kediamannya."
"Untuk apa? Aku tidak mengenalnya. Sebaiknya kalian pergi. Kalian mengganggu ketenanganku." Jawaban kurang bersahabat di lontarkan oleh lukman yang merupakan pemilik sistem nelayan.
Mendapatkan jawaban yang kurang baik, kedua militer tersebut menyerang Lukman yang masih berada di posisi duduknya. Dengan cepat Lukman melompat kebelakang untuk menghindari serangan.
__ADS_1
Setelah memiliki jarak, dengan cepat Lukman melakukan serangan balasan dengan meniupkan ludahnya ke arah kaki kedua militer tersebut.
Kedua militer tersebut langsung terjatuh dan tidak dapat menggerakkan kakinya lagi. Kaki kedua militer tersebut seperti terkena sebuah tembakan. Sehingga kedua kaki militer tersebut mengeluarkan darah segar.
Plok.. Plok.. Plok.. Plok.. Plok.. Plok.. Suara tepukan mengisyaratkan pujian terhadap Lukman.
"Benar-benar orang yang istimewa. Hanya dengan menembakkan ludahnya dari mulut, sudah dapat melukai kaki orang lain." Seseorang tinggi tegap dengan setelan jas, berbicara kepada Lukman.
"Siapa kau? Aku tidak mengenalmu." Lukman menanggapi ucapan orang yang tidak dia kenali dan berpaling pergi.
"Arga Litohu..? Apa kau mencari Arga Litohu..? Aku dapat memberitahumu di mana dia." Mendengar nama Arga Litohu, Lukman menghentikan langkahnya dan berbalik melihat orang yang berbicara padanya.
"Perkenalkan, aku adalah letkol Birsta aku adalah pemimpin kelompok TP&P wilayah Pusat." Letkol Brista berbicara kembali sambil menunduk memberikan hormat kepada Lukman.
"Anda harus ikut dengan saya jika ingin memiliki peluang lebih besar untuk bertemu dengan Arga Litohu." Letkol Brista kembali berbicara untuk mengajak Lukman bertemu kembali dengan pemimpin tertinggi kelompok TP&P atau kepala negara.
** Ke esokan harinya**
"Tuan, setelah pembayaran Visa dan denda semua imigran, maka pemulangan sudah bisa di lakukan. Tiap imigran harus membayar visa dan denda sebesar $15.000." Kepala imigrasi berbicara melalui sambungan telepon kepada tuan Jonathan.
"Baiklah, akan aku sampaikan kepada Arga Litohu. Sesegera mungkin pulangkan semua imigran setelah pembayaran." Setelah mendapatkan kabar tersebut, tuan Jonathan menuju ke tempat Arga.
****
"Apa yang kau tau tentang Arga Litohu? Mengapa kau memanggilku kemari?"
"Sabarlah.. Mari kita berbincang santai di teras belakang." Setelah berkata demikian, Ferdinan yang merupakan kepala negara Amerika mengajak Lukman ke teras kediamannya.
****
"Hallo..?"
"Mengapa kau membiarkanku sendiri? Kamu ada di mana..?" Adline menelpon Arga dengan suara manja.
"E… emmm.. Aku tidak bermaksud demikian. Banyak urusan yang harus aku kerjakan." Arga menjawab dengan terbata-bata karena sempat melupakan Adline setelah terbunuhnya ayah Adline.
"Kau ada di mana..? Sekarang aku tidak memiliki siapa-siapa. Aku akan mengikutimu kemanapun kamu pergi. Keahlianku dan tenagaku pasti akan kamu butuhkan. Cepat katakan di mana kamu?"
"Datanglah ke New York. Nanti telpon aku lagi jika sudah memiliki tiket penerbangan. Aku akan m njemputmu di bandara."
"Baiklah.. Aku akan memesan tiket ke New York."
__ADS_1
Tut.. Tut.. Tut.. Tut.. Tut.. Suara di handphone Arga setelah Adline menutup telepon.
"Aku benar-benar melupakannya." Arga membatin sambil mengusap dahinya yang tidak berkeringat.
Belum sampai tangan Arga turun dari dahinya, terdengar suara ketukan di pintu kamar yang di khususkan untuk Arga. Saat Arga membuka pintu, terlihat tuan Jonathan berdiri di depan pintu kamar Arga.
"Mari masuk tuan, kita berbicara di dalam." Arga mempersilahkan tuan Jonathan masuk ketika melihat tuan Jonathan yang seperti ingin menyampaikan sesuatu.
Di dalam, tuan Jonathan menyampaikan semua keperluan yang harus di bayarkan oleh Arga untuk segera memproses bisa dan denda para imigran yang akan di pulangkan yaitu $15.000/orang.
"Aku harus membayarnya ke mana?" Setelah mendengar Arga menanyakan hal tersebut, dengan segera tuan Jonathan memberikan no rekening pelayanan imigran.
Terlihat Arga mengutak atik handphonenya dan mentransfer uang sebesar $4.290.562.929.000 (Empat Trilliun Dua Ratus Sembilan Puluh Milyar Lima Ratus Enam Puluh Dua Juta sembilan Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Dollar) ke no rekening yang di berikan oleh tuan Jonathan lalu menscrenshoot bukti keberhasilan transfer dan mengirim bukti tersebut kepada tuan Jonathan.
Terlihat wajah terkejut yang di tunjukkan tuan Jonathan saat Arga dengan mudahnya membayarkan uang sedemikian besar.
"Aku tidak tahu dengan keuntungan yang kamu dapat dari semua ini. Sekarang aku benar-benar percaya jika kamu dapat menyelesaikan semua pembayaran yang di perlukan. Semoga keuntungan yang kamu dapatkan dari ini semua, dapat bermanfaat bagi orang banyak. Sehingga aku tidak merasa berdosa karena telah membantumu." Tuan Jonathan berbicara kepada Arga sebelum berbalik meninggalkan kamar Arga untuk melanjutkan proses selanjutnya.
Sedangkan Arga, menanggapi ucapan tuan Jonathan dengan senyum meyakinkan bahwa dirinya Arga akan menggunakan keuntungannya yang akan bermanfaat bagi banyak orang.
Setelah tuan Jonathan pergi, Arga membuka notifikasi di layar transparan yang lagi untuk melihat penambahan poin atas pembayaran yang Arga lakukan.
(Baru saja mengeluarkan uang sebesar $4.290.562.929.000. Sisa saldo $995.519.178.480.371.)
(430 poin skil baru di dapatkan)
(Total 1263 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 250)
(Kecerdasan 250)
(Kecepatan 250)
(Kekuatan otot 250)
(Akurasi 250)
(Skil istimewa permanen :
__ADS_1
-pengobatan kuno)
"Benar-benar akan terkuras kekayaanku jika ingin mendapatkan poin skil hanya menggunakan uang. Jalan pintasnya memang harus menyelamatkan para imigran. Meski harus melewati proses rumit, semua akan sepadan ketika telah selesai." Arga membatin di dalam hatinya.