
"Kini apa yang harus aku lakukan? Rencana yang aku susun telah sirna bersama dengan kematian David." Arga berdiri menyandarkan tubuhnya ke dinding sambil terus menyaksikan proses evakuasi.
"Di mana Arga Litohu!! Di mana Arga Litohu!!"
"Heee… Suara itu.. Sepertinya aku mengenal suara tersebut?" Arga membatin di dalam hatinya lalu menoleh ke arah pintu.
"Kate…!! Mengapa dia ada di sini..! Kenapa dia terlihat marah?" Arga terkejut dan berbicara sendiri dengan suara pelan.
"Hai.. Aku di sini… Kau mencariku?" Arga memanggil Kate dengan suara ceria, berharap mendapat ucapan terimakasih karena Arga sudah memberi bantuan pengacara terhebat tingkat internasional. Setelah berjarak sekitar 6 meter, Arga merentangkan tangannya dan berharap mendapatkan pelukan dari rasa terimakasih Kate.
Plak… Suara tamparan di pipi Arga. Kate berhasil menampar Arga karena berpura-pura juga akan memeluk Arga dengan merentangkan tangannya juga. Tetapi rentangan tangan Kate tidak selebar rentangan tangan Arga, sehingga Kate berhasil menampar Arga yang tidak sempat menghindar.
"Kenap.." Suara Arga tertahan setelah mendengar Kate memberondong Arga dengan ratusan huruf yang membentuk sebuah kata hingga kalimat.
"Apa kau tidak dapat memberiku sambutan yang baik karena aku baru pertama kali menjadi kepala Kepolisian Negara bagian California? Mengapa kamu selalu memberiku masalah di manapun? Apa kamu tidak bisa menghindar dari masalah. Atau mungkin memang kamu sebenarnya sumber masalahnya? Tetapi kamu cukup cerdik untuk menghindar dari tuduhan permasalahan itu!!" Kate berbicara seolah tanpa jeda.
"Kau sudah menamparku.. Masih mengomeliku juga?"
"Jawab pertanyaanku..!! Jangan mengalihkan pembahasan dengan pembicaraan yang lain."
__ADS_1
"Pertanyaan mana yang harus aku jawab?" Arga bertanya dengan bingung kepada Kate.
"Haaah.. Sudahlah.. Tidak akan ada hasil jika kau sudah mengeluarkan wajah bodoh tanpa bersalah." Kate berlalu meninggalkan Arga dan berjalan menuju Adline yang sedang duduk di sofa.
Kate menanyakan kronologi peristiwa awal hingga akhir. Kematian seorang gubernur negara bagian California, sangat menghebohkan dan mengguncang semua media. Banyak stasiun televisi yang menyiarkan secara langsung di depan gerbang rumah dinas David. Oleh karena itu, sebelum kesimpulan di sampaikan kepada pers. Kate yang merupakan kepala Kepolisian baru di negara bagian California, tidak ingin hanya berpangku tangan kepada anak buahnya. Kate tidak ingin menyampaikan berita ini kepada pers tanpa adanya kebenaran yang dia ketahui sendiri terlebih dahulu.
Kate mendengarkan cerita dari sudut pandang yang di saksikan oleh Adline. Setelah mendengarkan kesaksian Adline, Kate sudah dapat memetakan kejadian dan mulai meminta keterangan dari yang lain. Kate meninggalkan Adline dan bertanya kepada Bella dan kepada para tentara yang selamat. Setelah mendapatkan kesaksian dari semua kecuali Arga. Kate kini kembali menuju Arga untuk memintainya keterangan.
"Ini jam kerjaku, aku minta kerjasamanya." Kate mendahului berbicara saat melihat Arga akan berbicara.
"Sepertinya memang banyak yang menginginkan nyawamu. Bisa di katakan kamu memang sumber masalah dari semua peristiwa dalam 1 bulan terakhir di seluruh negara. Aku harus membawamu terlebih dahulu ke kantor Kepolisian Negara bagian California." Kate berbicara kepada Arga dengan wajah serius lalu meminta anak buahnya untuk membawa Arga dan bella ke Kepolisian Negara bagian California. Tetapi Kate tidak meminta yang lain untuk juga ke kantor Kepolisian Negara bagian California. Mereka cukup di mintai keterangan di rumah David.
"Aku harus memberi keterangan terlebih dahulu kepada pers. Setelah itu aku akan menemuimu di kantor kepolisian. Eeeemmm… Dan… Terimakasih sudah membantuku waktu itu. Karena kasus itu, aku mendapatkan kenaikan jabatan hingga seperti yang kini kau lihat. Sekarang waktunya aku yang harus membalas budi dan membantumu." Kate kembali berbicara sebelum Arga benar-benar di bawa pergi oleh anak buahnya.
****
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Jadi tidak banyak keterangan yang bisa aku sampaikan. Yang pasti, tuan David terbunuh oleh peluru yang di tembakkan oleh Letkol Frank yang merupakan ajudan dari tuan David. Cukup demikian terlebih dahulu yang dapat aku sampaikan." Kate menyampaikan kebenaran yang sesuai di tempat kejadian.
****
__ADS_1
"Sangat bodoh.. Apa yang di pikirkan Frank?" Pemimpin tertinggi kelompok TP&P marah saat melihat siaran langsung di televisi.
"Perintahkan kepada semuanya untuk mengintervensi kepolisian Negara bagian California dan polisi militer Negara bagian California. Jangan sampai kasus ini di perpanjang. Bisa saja mereka dapat mendeteksi kelompok kita." Pemimpin tertinggi kelompok TP&P memerintahkan kepada anak buahnya untuk menghubungi semua anggota yang dapat mengintervensi Kepolisian Negara bagian California dan polisi militer Negara bagian California.
"Siap tuan."
****
"Aku rasa memang militer di balik semua serangan yang di dapatkan olehku selama ini." Arga berbicara kepada Bella saat sudah sampai di ruangan kantor Kate.
"Jangan lupakan Suarez, berarti ada dua kelompok yang menginginkan nyawamu. Pencipta sistem dan militer. Mereka sama-sama menginginkan nyawamu." Bella memberikan pernyataannya kepada Arga.
"Pencipta sistem? Apa itu pemilik sistem? Dan siapa Suarez." Adline bertanya dengan penuh selidik kepada Arga dan Bella. Mendapati pertanyaan tersebut, Arga dan Bella saling memandang. Mereka berdua lupa jika di ruangan tersebut juga ada Adline.
"Hai semuanya, aku harap kalian tidak lama menunggu. Karena aku sudah secepat mungkin untuk sampai di sini." Kate memasuki ruangan dan segera menyapa mereka semua. Kedatangan Kate seolah sebuah angin segar dan ide terbaik untuk mengalihkan perhatian Adline untuk melupakan pertanyaan sebelumnya.
"Baiklah, sekarang silahkan duduk. Aku ingin berbicara serius denganmu. Karena aku memiliki banyak temuan yang menyangkut keselamatanmu dan kematian orang-orang terdekatmu." Kate berbicara sesaat Kate duduk di kurainya. Tetapi Arga memberikan kode kepada Kate untuk meminta Adline keluar ruangan. Karena tidak semestinya Adline mendengarkan hal yang akan Kate sampaikan.
Mendapat kode dari Arga, Kate meminta Adline untuk keluar terlebih dahulu. Karena Kate hanya ingin berbicara kepada Arga dan Bella.
__ADS_1
"Oke aku keluar. Aku tau jika aku memang tidak boleh mendengarkan hal yang akan kalian bahas. Mungkin memang seharusnya aku menunggu di rumah dan menunggu kematianku karena aku sudah di anggap orang dekat dengan Arga." Adline berbicara dan berbalik badan menuju pintu. Tetapi Arga menghalanginya dan meminta Adline untuk duduk kembali. Arga juga mengatakan jika Adline tidak masalah untuk mendengarkan semua percakapan mereka. Tetapi Arga meminta supaya Adline tidak menyela pembicaraan jika tidak di minta.
Dengan raut wajah senang, Adline kembali duduk di tempatnya tadi. Adline bersiap untuk mendengarkan semua percakapan dan penyampaian yang akan di terima Arga. Kini mereka semua duduk dan bersiap untuk membahas temuan yang di dapatkan Kate.