Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Terbongkar


__ADS_3

Arga dan Bella terus melemparkan orang-orang ke arah balon penyelamat. Meski mereka sangat kelelahan, Arga dan Bella terus berjuang mati-matian untuk menyelamatkan banyak orang. Arga yang belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di berbagai gedung secara bersamaan, tidak mencurigai sesuatu yang salah.  Awal Arga hanya mengira telah terjadi kerusuhan hingga terjadi pembakaran di mana-mana. Hal itu di syukuri oleh Arga karena dapat mengelabui kematian pemimpin wilayah Illinois yang akan mengira kematiannya karena kebakaran kerusuhan. 


Tetapi perkiraan Arga salah besar. Sebab orang-orang yang membakar belasan gedung adalah jaringan mafia di Springfield yang berhasil di kembangkan karena hutang oleh Pitter yang berasal dari England. 


** 1 jam kemudian ** 


Di atas gedung-gedung tinggi, sudah bersiap sniper yang membidik Arga dan Bella. Mereka hanya menunggu perintah dari atasan untuk menembak Arga Litohu. 


Bersamaan dengan hal itu, tiba-tiba semua stasiun televisi berhenti menyiarkan Arga Litohu atau acara kesukaan mereka. Julio telah berhasil mengambil sinyal semua stasiun televisi dan menutup jaringan youtube di seluruh Amerika. Sehingga, penonton youtube yang terus mengikuti perkembangan penyelamatan yang di lakukan Arga tidak dapat menonton. Sehingga mereka mencari alternatif untuk melihat televisi, saat mereka melihat televisi. Hal mengejutkan sedang di pertunjukkan. 


Julio menunjukkan banyak rekaman pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok TP&P. Bahkan Julio memiliki rekaman suara saat kelompok TP&P masih menggunakan organisasi tersembunyi sebagai pion. Penyelidikan yang di lakukan Julio bukanlah penyelidikan yang baru saja dia lakukan. Tetapi penyelidikan yang sudah matang dengan banyak bukti yang kuat dan akurat. 


Dengan kesempatan yang sudah lama di tunggu, Julio tidak menyia-nyiakannya. Peretasan sinyal seluruh negara telah di rencanakan jauh hari. Sehingga sangat sulit di pulihkan. Para penduduk Amerika kini melihat segala bukti yang tidak akan pernah terungkap jika hanya di naikkan ke jalur meja hijau dengan cara biasa. Pemimpin negara yang di pilih rakyat, hanya bisa dikalahkan oleh rakyat. 


****


"Kep*rat… Hentikan siaran itu B*doh…" Pemimpin tertinggi yang sedang bersama beberapa pemimpin wilayah untuk membicarakan suatu hal, sangat marah saat melihat semua sinyal televisi di retas dan mempertunjukkan kejahatan dari kelompok TP&P yang di ketahui oleh masyarakat adalah tim pelindung pemerintah dan beranggotakan militer. 


Para pemimpin wilayah kini sibuk menelpon orang-orang terkait dengan siaran televisi. Tetapi mereka juga tidak dapat berbuat banyak karena sinyal nasional yang sedang di retas.


****


"Pertunjukan apa ini..? Bukankah itu presiden?" Banyak masyarakat yang saling bercerita dan tidak percaya dengan apa yang baru mereka lihat. Berbagai macam bukti yang menunjukkan jika kepala negara yang juga merupakan pemimpin tertinggi sedang membunuh pimpinan organisasi tersembunyi. Rekaman perintah untuk membunuh banyak orang yang baru memiliki sistem juga di miliki oleh Julio. 


Dalam kelompok TP&P ada beberapa mata yang di pasang oleh Julio dan selalu merekam kejadian-kejadian penting. Terutama kejadian perintah pembunuhan yang langsung di berikan oleh pemimpin tertinggi. 


"Aku sudah muak dengan ini.. Cepat tembak Arga Litohu." Pemimpin tertinggi memberikan perintah. Pemimpin wilayah yang sudah mengutus penembak jitu untuk membidik Arga, kini menghubungi semua penembak jitu yang sudah bersiap. 

__ADS_1


****


"Perintah di terima." Delapan penembak jitu yang mendengar perintah langsung tersebut, mulai membidik Arga Litohu dan Bella. 


"Hentikan bidikan. Jika sampai Arga Litohu mati, akan di pastikan kita juga akan mati."


"Apa maksudmu?"


"Apa kau tidak melihat semua siaran televisi yang menunjukkan semua kejahatan pemimpin di kelompok TP&P telah di siarkan di semua stasiun Televisi."


"Ya, sekarang kelompok TP&P telah menjadi sorotan publik. Terlebih Arga Litohu, yang kini menyedot banyak perhatian. Jika kita membunuhnya, habislah kita."


"Pemimpin tertinggi akan jatuh, apa yang akan kita lakukan. Tetapi jika kita tidak menjalankan perintah, kita juga dalam posisi berbahaya."


Kedelapan penembak jitu saling berbicara dengan satu sama lain melewati radio mereka.


"Kita jalankan perintah saja, untuk urusan lain-lain. Anggap kita tidak tahu dan hanya menjalankan perintah."


"Ya.. Sebaiknya seperti itu."


Setelah berunding, mereka menyepakati untuk menjalankan perintah yang di berikan. Mereka mulai membidik Arga Litohu dan Bella yang kini terlihat kelelahan. 


****


"Hentikan bidikan. Di sini Jendral Julio. Jika ada satu peluru saja yang mengarah kepada Arga Litohu dan wanita yang bersama Arga Litohu. Aku pastikan keluarga kalian tidak akan selamat." Julio yang berhasil masuk ke sinyal radio para penembak jitu, mulai mengancam dengan ancaman yang sangat beresiko. 


"Hentikan misi.. Aku ulangi, Hentikan misi.. Satu peluru terlepas, ratusan peluru menghujam rumah yang di tinggali anak istri kalian." Julio kembali berbicara kepada semua penembak jitu yang di perintah oleh pemimpin tertinggi. 

__ADS_1


"Perintah di Terima. Misi di batalkan." Tanpa berani mengambil resiko dengan keluarga mereka menjadi korban, salah satu penembak jitu yang merupakan komandan regu mereka menjawab jika mereka menggagalkan misi. Hal yang melegakan semua penembak jitu yang mendapat perintah. 


Arga dan Bella yang tidak mengetahui dengan apa yang terjadi dan ada apa pada siaran televisi, hanya terus berusaha untuk menyelamatkan banyak orang. Tidak terasa 2 jam telah Arga lalui dengan terus menyelamatkan orang-orang yang terjebak dalam kebakaran. 


****


Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. 


Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. 


Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. Dor.. 


Rentetan tembakan terdengar. Terlihat banyak orang berlarian menyelamatkan diri dan lari ke segala arah. 


Pitter memimpin anggotanya bergerak menuju tempat Arga berada. Anggota mafia yang berhasil di rekrut oleh Pitter atas bantuan bandar narkoba di kota Springfield karena memiliki hutang yang besar kepada Pitter. 


Para anggota mafia kini mulai berpencar menaiki gedung-gedung untuk membidik dan menembak Arga Litohu. Tembakan sudah mulai ada yang mengarah ke atas gedung di mana Arga melemparkan orang. Kejadian tersebut, dengan segera menghentikan aktifitas Arga dan dengan siagap Arga berlindung bersama orang-orang yang belum Arga lempar. 


"Hal itu tidak hanya di alami oleh Arga. Bella juga mengalami hal itu." Tembakan membabi buta dari geng-geng lokal yang berhasil Pitter rekrut. 


Melihat Arga mendapatkan serangan dari anggota mafia, para penduduk yang geram mulai mengambil senjata mereka di rumah mereka masing-masing. Mereka berniat untuk membantu Arga Litohu yang mereka ketahui telah menolong banyak orang. 


Kini pertempuran sipil terjadi. Para masyarakat secara mengejutkan melindungi Arga dan menembaki para anggota mafia yang mengincar Arga. Petugas kepolisian setempat juga berusaha menghentikan para anggota mafia dan anggota geng yang membuat onar. Sedangkan Pitter duduk santai di balkon sebuah gedung lantai 7. Pitter hanya mengawasi dengan apa yang terjadi selanjutnya. 


"Ternyata, dengan jiwa sosial yang di miliki Arga Litohu, sudah dapat mencuri hati masyarakat. Sehingga mereka tergugah untuk melindungi Arga Litohu. Menarik!!" Pitter bergumam sendiri saat menyaksikan anggotanya kini berhadapan dengan warga sipil bersenjata. 


Banyak orang yang memiliki senjata api. Sebab di negara ini, asal tidak memiliki catatan kriminal. Maka mereka sudah bisa memiliki senjata api.. 

__ADS_1


__ADS_2