
Setelah kepergian Lukman, barulah Arga dan Bella mendekat ke arah Edward dan Rosiana.
"Apakah kalian berdua mengenal laki-laki tadi..?" Arga bertanya kepada Edward dan Rosiana ketika sudah dekat.
"Tuan Arga Litohu..? Kami sangat senang sekali dapat berjumpa dengan tuan Arga Litohu." Edward dan Rosiana cukup terkejut saat Arga menyapa mereka berdua secara langsung. Sebab bagi mereka, Arga Litohu adalah dewa penolong dalam situasi yang sangat di butuhkan. Bahkan pertolongan yang di berikan, melebihi apa yang para imigran gelap harapkan.
"Ya tuan.. Kami sangat mengenalnya. Dia adalah Lukman, adik kandung saya. Dan ini adalah istri saya." Dengan bangga, Edward berbicara mengenai Lukman dan memperkenalkan istrinya kepada Arga.
"Apakah tuan Arga mengenal adik saya..?" Edward berbalik bertanya kepada Arga.
"Apakah aku harus mengatakan kejujuran kepada pasangan suami istri ini..? Jika aku mengatakan hal sebenarnya, sama saja aku merusak kebahagiaannya yang sudah lama tidak bertemu dengan adiknya. Lagi pula, jika tidak ada mereka berdua. Mungkin saja aku sudah terbunuh oleh pria pemilik sistem yang bernama Lukman tadi." Arga membatin sesaat mendapatkan pertanyaan dari Edward.
"Tuan.. Apakah anda mengenal adik saya..?" Edward mengulang pertanyaannya setelah Arga tak kunjung menjawab dan terlihat melamun.
"E.. Emm.. Tidak.. Aku hanya pernah melihatnya beberapa kali dalam beberapa hari terakhir." Arga menjawab pertanyaan dari Edward dengan sedikit bingung.
Setelah menjawab pertanyaan Edward, Arga meminta Edward dan Rosiana untuk kembali menuju kediaman tuan Jonathan dan menunggunya di sana.
****
"Brengs*k.. Baj*ngan.. Ternyata selama ini kakakku dan semua anak buah kapal yang hilang masih hidup dan di tahan oleh negara ini serta di anggap sebagai imigran gelap. Itu artinya, 6 tahun kakakku menderita di penampungan imigran." Lukman bergumam saat berjalan menuju tempat mobilnya di parkir.
Lukman memacu mobilnya dengan cepat menuju kediaman tuan Ferdinand. Saat Lukman sampai di kediaman tuan Ferdinand, Lukman di sambut langsung oleh tuan Ferdinand dengan senyum lebar.
"Selamat datang saudaraku.. Aku kira kau tidak akan kemari dan langsung pulang setelah membunuh Arga Litohu." Sambutan tersebut hanya di balas dengan senyuman sinis oleh lukman.
Dengan mengabaikan tangan tuan Ferdinand yang ingin menjabat tangannya, lukman berjalan masuk mendahului tuan Ferdinand ke dalam kediaman tuan Ferdinand. Melihat tangannya di abaikan, tuan Ferdinand memicingkan bibirnya lalu mengikuti lukman dari belakang.
"Aku sudah melihat kekacauan yang telah kau lakukan. Saat itu, aku sangat yakin jika Arga tidak akan lolos dari seranganmu. Bahkan anak buahku yang aku kirim untuk mengabadikan kejadian, sampai di buat lari terbirit-birit karena dasyatnya tornado yang kau buat. Benar-benar kekuatan menakutkan." Tuan Ferdinand menceritakan apa yang sudah dia lihat dari vidio yang di kirim anak buahnya.
"Jadi kau memata-mataiku..?"
"Tidak.. Tidak.. Tidak demikian. Aku hanya ingin mengetahui detik-detik kematian Arga Litohu yang sangat merepotkan negara beberapa bulan terakhir ini." Dengan gugup, tuan Ferdinand menjawab ucapan Lukman.
Ferdinand sebagai kepala negara, kini sangat takut setelah melihat kekuatan dan kehebatan yang di miliki oleh lukman. Tetapi Ferdinand juga merasa lega, karena sudah mengira Arga Litohu telah tewas.
__ADS_1
Sesampainya di dalam, Lukman langsung duduk di kursi kepala negara dan mempersilahkan Ferdinand untuk duduk di kursi para menteri atau yang terkadang di gunakan untuk tamu. Sebenarnya tuan Ferdinand sangat jengkel melihat tingkah Lukman yang di anggap mulai tidak sopan.
Beberapa pengawal tuan Ferdinand sebenarnya ingin menghentikan Lukman saat akan duduk di kursi kepala negara. Tetapi tuan Ferdinand menghentikannya karena khawatir menyinggung Lukman.
"Tuan Ferdinand, aku ingin kau memerintahkan pengawalmu menutup pintu. Sebab aku ingin berbicara secara serius denganmu." Mendapat permintaan demikian dari Lukman, dengan segera tuan Ferdinand memerintah anak buahnya sesuai seperti yang di inginkan lukman.
"Apa yang ingin kau bicarakan..? Apakah kau meminta upah dariku..?" Mendengar ucapan itu dari tuan Ferdinand, lukman tersenyum sinis.
"Apa aku terlihat seperti orang yang membutuhkan uangmu..!!" Mendengar jawaban tersebut, tuan Ferdinand merasa kini dia salah berbicara.
"Sebenarnya aku hanya ingin berbicara berdua denganmu. Dan ingin meminta sesuatu dengan baik-baik. Tetapi setelah aku mendengar ocehanmu dari tadi, aku akan merubah permintaanku." Terlihat wajah serius yang di tunjukkan oleh Lukman.
"Apa yang ingin kau minta..?" Dengan segera, tuan Ferdinand bertanya tentang keinginan tuan Lukman.
"Pertama-tama. Aku harus berbicara berdua denganmu. Oleh karena itu.."
Juhs.. Juhs.. Juhs.. Juhs.. Juhs.. Lima kali tembakan ludah di tembakkan oleh Lukman dan dengan seketika menumbangkan ke lima pengawalnya tanpa ada perlawanan sedikitpun.
"Apa yang kau lakukan!! Penga.." Dengan cepat Lukman menyumpal mulut tuan Ferdinand saat akan berteriak memanggil pengawal yang lain.
"6 tahun yang lalu, kakak ku berlayar untuk mencari ikan. Tetapi karena cuaca buruk, kapal yang di tumpangi kakak ku karam dan menghilangkan sebagian besar kru kapal. Kami semua penduduk desa mengira jika korban hilang sudah tidak selamat. Sebab hingga berhari-hari, berminggu-minggu, bertahun-tahun, mereka semua tidak kembali."
"Ternyata, tadi aku bertemu dengan kakak ku yang ternyata selama ini berada di penamoungan imigran gelap. Kakak ku di anggap sebagai imigran gelap saat dia bisa selamat tetapi memasuki laut negara ini." Belum selesai Lukman bercerita, dengan segera tuan Ferdinand berbicara jika dirinya akan membebaskan kakak lukman beserta para kru kapal yang juga berada di penampungan imigran.
"Tidak perlu kau yang menyelamatkan. Arga Litohu telah menyelamatkan kakakku beserta yang lainnya. Bukan hal itu pula yang aku inginkan. Aku telah merubah keinginanku beberapa puluh menit yang lalu. Aku menginginkan kematianmu karena kau yang telah membuat kakak ku berada di penampungan hingga 6 tahun." Arga berbicara kepada tuan Ferdinand. Setelah mengucapkan hal itu, lukman meniupkan tembakan ludahnya dan menembus kepala tuan Ferdinand.
Untuk menghilangkan jejak, lukman membuat tornado dari dalam kediaman tuan Ferdinand. Tornado yang di ciptakan lukman, semakin lama semakin membesar dan menghancurkan kediaman tuan Ferdinand.
Dalam kekacauan dan kehancuran kediaman kepala negara, dengan segera Lukman pergi dari sana dan membiarkan tornado terus berputar di kediaman tuan Ferdinand.
Dengan cepat kehancuran kediaman tuan Ferdinand masuk dalam siaran televisi. Sedangkan Arga yang baru saja menyelesaikan pemulangan ke 1200 imigran mendapat kabar dari tuan Jonathan jika tuan Ferdinand sebagai kepala negara telah tewas yang di duga karena angin tornado yang secara tiba-tiba muncul dengan cepat pas di kediaman kepala negara.
"Kepala negara tewas karena tornado yang tiba-tiba muncul..? Aku sangat yakin jika ini semua ada hubungannya dengan pemilik sistem yang tadi bertarung denganku." Arga berbicara kepada Bella dan Melisa yang sama-sama berada di sebelah Arga.
Di saat Arga melihat siaran televisi, Arga membuka notifikasinya atas penambahan poin skil yang Arga dapat setelah memulangkan ke 1200 imigran.
__ADS_1
(Baru saja mendapatkan 1200 poin skil. Sisa saldo $995.519.178.480.371.)
(1200 poin skil baru di dapatkan)
(Total 1942 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 250)
(Kecerdasan 250)
(Kecepatan 250)
(Kekuatan otot 250)
(Akurasi 250)
(Skil istimewa permanen :
-pengobatan kuno)
Setelah melihat notifikasi di layar transparannya, Arga tersenyum puas. Tetapi senyuman itu tidak lama, sebab Arga mendapat kabar dari tuan Jonathan jika pemulangan para imigran selanjutnya di tangguhkan untuk sementara waktu sampai tuan Ferdinand di makamkan.
****
Karena ada kekosongan kepala negara, 1 hari kemudian tuan Jonathan di lantik dan di angkat sebagai kepala negara menggantikan tuan Ferdinand yang tewas. Menjadi kepala negara, itu artinya tuan Jonathan juga mendapatkan kalung warisan tanda kepemimpinan yang selalu menjadi tanda kepala negara Amerika.
Dengan di lantiknya tuan Jonathan sebagai kepala negara, maka tuan Jonathan berhak merombak para menterinya. Dan Arga di tunjuk sebagai salah satu menteri di tatanan kabinet kepemimpinan tuan Jonathan. Arga di tunjuk sebagai menteri pemuda.
Jabatan tersebut, sebenarnya adalah kamuflase yang di berikan oleh tuan Jonathan atas permintaan Arga supaya dapat membersihkan orang-orang dari kelompok TP&P bentukan tuan Ferdinand. Arga mencari orang-orang yang terlibat atas kematian ibunya.
TAMAT
Nantikan kelanjutannya di Arc 2 ya..
__ADS_1