Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Suarez


__ADS_3

Mancini yang sedang dalam posisi terinjak di kepala, berusaha melepaskan diri dengan cara memutarkan tubuhnya. Saat Mancini berhasil lolos, Suarez semakin marah dan emosi. Dengan cepat Suarez menendang kaki Mancini. 


Taaaakkk… suara keras terdengar saat Suarez menendang kaki Mancini. Kaki Mancini yang di tendang oleh Suarez, mengalami patah tulang parah. Mancini merintih dan menjerit karena sakit yang luar biasa Mancini rasakan. 


"Apa kau hanya bisa berteriak seperti anjing?" Suarez yang merasa terganggu dengan suara teriakan Mancini, dengan cepat menendang dada Mancini hingga Mancini tidak bersuara dan tidak bergerak lagi. 


"Cepat kejar mereka.. Ingat, jangan sampai wanita tersebut terbunuh." Suarez berteriak kepada orang-orangnya yang mulai berlarian keluar mencari Arga dan Bella. 


****


Di luar rumah, Arga dan Bella sudah disambut oleh orang-orang Suarez. Bella yang tidak mendapat penggeledahan, dapat menyembunyikan senjatanya. 


"Bertahanlah di sini." Bella meninggalkan Arga yang berlindung di balik dinding setinggi 80cm. Dinding yang juga dapat menjadi tempat duduk, menjadi satu-satunya penghalang dan pengaman bagi Arga dari peluru yang terus menghujam. Sedangkan Bella mulai merangkak ke sudut untuk mencari tempat yang pas untuk menyerang dengan pisau lempar dan pakunya. 


Dengan kecepatan lari Bella yang seperti angin dan kondisi halaman rumah Suarez yang cukup luas dengan berbagai hiasan dan tanaman taman, memudahkan Bella untuk menyerang orang-orang Suarez. Satu persatu orang-orang Suarez tumbang terkena pisau lempar Bella atau paku yang digunakan Bella sebagai senjata. 


Arga yang menggenggam pistol di kagetkan oleh orang Arga yang baru keluar dari ujung dinding yanga Arga gunakan sebagai penghalang. Dengan segera Arga menembak orang tersebut hingga tewas. Tembak menembak antara Arga dan orang-orang Suares terjadi, kini Arga tidak dapat hanya berdiam diri di sana. Sebab akan memudahkan orang-orang Suares untuk menyergap. 

__ADS_1


Arga bergerak dengan terus menembak ke arah yang di perkirakan ada orang-orang Suarez. Hingga saat di sebuah tempat, Arga hampir tertembak saat Arga tanpa sengaja di ketemukan oleh beberapa orang-orang Suarez. Beruntung Arga masih dapat menghindar dengan memasuki ruangan yang tertutup dengan pintu, tetapi tidak terkunci. Sehingga saat Arga melompat ke arah pintu, pintu tersebut terbuka. 


Sedangkan Bella kini sudah berhasil membunuh puluhan anak buah Suarez yang seakan tidak berkurang meski sudah banyak yang terbunuh. Pisau lempar yang sudah semakin menipis, memaksa Bella harus menggunakan paku dengan jarak lempar lebih pendek. Hal itu mengartikan jika Bella harus lebih dekat untuk menyerang dan memiliki resiko tinggi untuk di sergap. 


Orang-orang Suarez kini lebih berhati-hati dan menjaga jarak dari Bella. Mereka kini merasa mendapat perintah gila jika harus menangkap Bella hidup-hidup tanpa luka. Sebagian besar orang-orang Suarez kini tidak peduli jika mereka harus terpaksa membunuh Bella. Karena bagi mereka, Bella adalah wanita yang sangat berbahaya. 


Bella yang terus menyerang melihat Arga sedang tersudut. Dengan segera, Bella berusaha menuju tempat Arga berada. Arga yang sudah berada di suatu ruangan, mulai mencari jalan keluar. Akan tetapi jendela-jendela di ruangan tersebut, semuanya menggunakan teralis besi. Sehingga kini Arga dalam kondisi terpojok. 


Arga berusaha mencari tempat berlindung, dan tempat yang pas untuk menembak ke arah pintu masuk yang merupakan jalan satu-satunya ruangan tersebut. Belum sampai orang-orang Arga sampai di pintu masuk ruangan Arga berada, Bella sudah sampai dan melemparkan paku kepada orang-orang Suarez yang ingin membunuh Arga. 


Melihat Bella memasuki ruangan tersebut, membuat Arga merasa lega. Sedangkan orang-orang Suarez, kini ragu untuk mendekati ruangan tersebut. 


"BOD*H… kalian akan membunuh wanita itu juga." Suarez berteriak kepada anak buahnya yang sudah menyisakan beberapa orang saja. Dengan keahlian yang dimiliki, Suarez menembak ke arah meluncur nya 2 RPG. Tetapi hanya 1 RPG yang dapat dikenai oleh peluru Suarez beberapa meter sebelum memasuki pintu. 


Mendapati 1 RPG meluncur masuk ke dalam, dengan gerak cepat, Bella menangkap RPG tersebut dan membelokkannya ke arah luar kembali. 


Orang-orang Suarez, yang terlihat menunggu suara ledakan dari RPG yang seharusnya sudah meledak, di buat terkejut setelah melihat RPG yang meluncur ke arah mereka keluar dari kepulan asap ledakan RPG pertama. Meski menjengkelkan, terlihat wajah bahagia dari Suarez karena Bella dapat lolos dari maut. 

__ADS_1


Orang-orang Suarez tersisa, kini kabur karena ketakutan. Mereka tidak ingin menjadi korban selanjutnya karena serba salah. Tidak menembak ke arah Bella, mereka yang tewas terbunuh oleh Bella. Menembak ke arah Bella, bisa-bisa mereka dibunuh oleh Suarez. 


Bella terus berusaha mematahkan atau membengkokkan besi teralis yang menjadi pengaman jendela. Sedangkan Suarez yang melihat orang-orangnya kabur, kini tidak peduli. Suarez kini perlahan berjalan menuju tempat Arga dan Bella berada. Sedangkan Bella dan Arga kini sudah berhasil keluar ketika Suarez telah sampai di ruangan tersebut. 


"Aaaaahhhh… KEP*RAT. Lari kemanapun, aku akan menangkapmu hidup atau mati Arga Litohu."


****


"Kita harus menyelamatkan Mancini." Arga berbicara kepada Bella yang berusaha menarik menjauh dari tempat tersebut. 


"Aku yakin, Mancini sudah tewas. Nyawamu harus aku dahulukan." Bella berusaha meyakinkan Arga yang tidak ingin meninggalkan Mancini. 


"Kita akan lari kemana, ini adalah wilayahnya. Meski kita sudah membunuh banyak orang-orangnya. Aku yakin di wilayah ini masih sangat banyak orang-orangnya. Hanya helikopter yang dapat meloloskan kita, dan Mancini yang dapat menerbangkannya. Lagi pula kita belum memastikan keadaan Mancini." Arga yang tidak ingin kehilangan pengawalnya lagi, berusaha meyakinkan Bella. Apa lagi, Mancini sudah sangat akrab dengan Arga. 


Karena Arga sangat keras kepala, akhirnya Bella menyetujui keinginan Arga untuk menjemput Mancini. Mereka berdua mencari jalan untuk menuju bangunan 3 lantai yang sudah di tinggalkan cukup jauh. 


Dalam perjalanan menuju rumah Suarez, tidak jarang mereka bertemu dengan orang-orang Suarez. Bagi mereka yang sudah tau dengan kelihaian Bella, memilih untuk lari. Tetapi Bella tidak membiarkannya dan menembak anak buah Suarez tersebut. Sedangkan yang tidak mengetahui, berusaha menembak meski pada akhirnya mereka harus tewas di tangan Bella. 

__ADS_1


Suarez yang mendengar tembakan, tersenyum sinis dan berusaha mencari sumber tembakan. Saat arga dan Bella terus berlari mendekati rumah Suarez, tiba-tiba suares menyerang Arga dengan tendangan yang sangat keras. Beruntung Bella masih sempat menarik Arga agar tidak terkena tendangan Suarez yang tiba-tiba. 


"Ho.. Ho.. Ho.. Di selamatkan oleh wanita." Terdengar suara menghina dari Suarez ketika Arga lolos dari tendangannya karena bantuan Bella. 


__ADS_2