Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Berusaha Menambah Skil Poin Bella


__ADS_3

Bella kini menyerang benar-benar dengan kekutan penuh yang dia miliki. Selain memang memiliki tugas untuk melindungi Arga, rasa cinta yang di miliki Bella kepada Arga, seakan menjadi obat penghilang rasa sakit pada pundaknya. Suarez yang juga sudah dalam kondisi terluka, membuat pertarungan seakan berimbang. 


Suarez yang sudah melihat kemampuan Bella, kini tidak lagi meremehkan. Sayang Suarez terlambat menyadari akan hal itu. Pandangan Suarez sebelumnya di butakan oleh kecantikan Bella yang sangat menawan. Bahkan Suarez sebelumnya sengaja tidak mengeluarkan kemampuannya karena pesona kecantikan Bella. Suarez seakan ketagihan melihat Bella yang seakan menari menggunakan pedang. 


Pandangan kasihan dan tidak tega karena pesona kecantikan yang di pancarkan Bella, seakan sirna saat Bella terus melindungi Arga bahkan sampai melukai Suarez berkali-kali. Meski dalam pertarungan Suarez terus menggoda Bella, tetapi Bella terus menyerang Suarez tanpa kasihan. Sebab, semakin Suarez menggoda, maka Bella semakin ingin membunuh Suarez. 


Suarez masih terus bertahan dan mencari peluang untuk dapat menyerang balik. Sayatan kecil dan tipis seakan saling tukar dalam pertempuran mereka berdua. Sedangkan Arga yang sudah tidak mampu berdiri lagi, hanya dapat melihat pertarungan antara Bella dan Suarez. Air mata Arga seakan keluar tanpa dapat di tahan saat Bella mendapat sayatan-sayatan di tubuhnya. 


"Pedang pendek itu sangat tajam, bahkan tetap tajam meski beratus kali saling beradu dengan pedang ku. Kulitku yang tidak dapat terluka berkali-kali dengan pedang biasa yang sama, kini harus menerima luka cukup banyak karena pedang yang Suarez gunakan. Siapa dia sebenarnya." Bella membatin di saat Bella dan Suarez saling serang. Bella dan Suarez kini saling beradu pedang dan saling menahan dengan kedua tangan. 


"Mengapa kamu masih saja berjuang untuk laki-laki lemah seperti Arga litohu. Wanita cantik dan hebat seperti dirimu, seharusnya bersama laki-laki kuat sepertiku."


"Aku akan bersamamu jika kamu dapat mengalahkanku. Tetapi jika kamu tidak mampu mengalahkanku, jangan harap bersanding denganku."


"Ha.. Ha.. Ha.. Baiklah, jika itu memang permintaanmu. Aku akan mengalahkanmu." Setelah Suarez mengatakan hal itu, Suarez mendorong kedua tangannya yang sedang menahan pedang dari dorongan pedang Bella. Mendapat dorongan yang kuat, Bella terpental hingga tiga langkah ke belakang. 


Mata Suarez seakan terlihat menyala dengan api semangat di dalam dadanya hingga api semangat tersebut seakan keluar sampai ke matanya. Kini Suarez lebih memiliki alasan untuk dapat mengalahkan Bella, yaitu bersanding dengan Bella. 


****


Arga yang sudah tidak memiliki poin skil yang cukup untuk mengaktifkan skil istimewa pertahanan. Di buat kaget dengan notifikasi yang baru saja muncul di hadapannya melalui layar transparan. 


(menyelamatkan 148 imigran gelap. Sisa saldo $999.898.222.602.936.) 


(148 poin skil baru di dapatkan)

__ADS_1


(Total 156 poin skil belum digunakan) 


(Skill saat ini) 


(Fisik 60) 


(Kecerdasan 46) 


(Kecepatan 60) 


(Kekuatan otot 60) 


(Akurasi 30)


****


Suarez yang nampak bahagia karena ucapan Bella yang di artikan oleh Suarez adalah sebuah peluang, kini ingin benar-benar menyelesaikan pertarungan dengan mengalahkan Bella dan membuat Bella menyerah. Dengan cepat Suarez berlari dan menyerang Bella dengan kekuatan penuhnya. Bella berusaha untuk menahan setiap tebasan dari Suarez yang terasa lebih kuat dengan penuh semangat. 


"Sial, aku salah perkiraan. Aku kira dengan menanggapi rayuannya, dia akan semakin lengah. Ternyata kini dia semakin bersemangat dan mengeluarkan sisa kekuatannya dengan penuh." Bella membatin saat terus menahan gempuran serangan dari Suarez. Hingga tangan kiri Bella yang menggenggam pedang terasa kebas. 


Terlihat kini Bella semakin melambangkan karena pedang yang terasa semakin berat. Bukan karena pedangnya yang semakin berat, tetapi hal itu di sebabkan tangan Bella yang sudah semakin kebas. Hingga saat Suarez akan menebas dari atas kepala Bella dan di tangkis dengan menangkis menahan pedang Suarez dengan pedang yang Bella genggam. Suarez memanfaatkannya kengan menendang perut Bella hingga Bella terhuyung mundur. 


Suarez tidak membuang kesempatan tersebut dan terus mengejar Bella yang terhuyung mundur. Bella yang hampir kehilangan keseimbangan, dengan mudah terjatuh saat Suarez menahan kaki Bella untuk dapat melangkah mundur. 


"Kau kalah." Saat Bella dalam posisi terjatuh, Suarez menodongkan pedangnya ke leher Bella. 

__ADS_1


"Kau sekarang menjadi milikku. Tepati janjimu untuk bersamaku. Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Selain aku akan mendapatkan kepala Arga, aku juga mendapatkan wanitanya. Aku akan mendapat kekayaan dan skil poin yang sangat banyak. Aku akan menjadi pengedar yang tidak mungkin bisa tertangkap. Ha.. Ha.. Ha.." Suarez terlihat sangat gembira dengan hal tersebut. 


"Kau belum mengalahkanku jika belum membunuhku." Bella berucap sambil menebaskan pedangnya ke arah pedang Suarez supaya dapat menjauhkan pedang Suarez dari leher Bella. Setelah pedang Suarez menjauh dari leher Bella, dengan segera Bella berguling ke belakang dan langsung berdiri. 


"Rasa ini? Skil ku bertambah." Penambahan skil permanen pelindung sistem tidak sama dengan penambahan skil permanen pemilik sistem. Sebab, Arga harus menambahkan satu poin lalu memilih setuju. Hal itu harus Arga lakukan sebanyak poin skil yang akan di tambahkan. 


**Beberapa detik sebelumnya**


Arga mengeluarkan layar transparan dan memilih menu menambah skil pelindung sistem. Di sana Arga memilih untuk menambahkan kecepatan yang di miliki Bella. Sebab menurut Arga, jika kecepatan sudah bisa lebih cepat, maka akan dapat mengalahkan yang memiliki kekuatan otot dan fisik lebih baik. 


"Apa? Tidak bisa menambahkan 120 poin sekaligus? Bagaimana caraku menambahkan poin skil Bella." Arga terkejut saat Arga tidak dapat menuliskan angka 120 di penambahan poin skil permanen milik Bella. Arga hanya dapat menuliskan 1 angka saja. Saat Arga mencoba dengan angka 9 sampai 2, tetap tidak bisa. Tetapi saat Arga menuliskan angka 1, barulah angka tersebut muncul dan terdapat pilihan ya dan tidak. Tanpa ragu lagi Arga menekan ya. 


"Aku harus menambahkan satu-persatu poin skil yang Bella miliki? Astaga… bagaimana ini?" Arga yang melihat Bella semakin terdesak, tidak memiliki pilihan selain terus menaikkan poin skil permanen Bella satu persatu. 


****


Bella yang merasakan poin skil nya bertambah, menoleh kepada Arga yang terlihat sedang menekan-nekan sesuatu yang tidak dapat di lihat oleh Bella dan lainnya. 


Sedangkan Suarez yang merasa di tipu, sangat marah. Tetapi saat Suarez akan menyerang. 


"Siapa kau sebenarnya, mengapa kau berbicara tentang kekayaan dan poin skil? Mengapa kau menginginkan nyawa Arga. Arga tidak pernah mengenalmu. Arga juga tidak berbuat kesalahan padamu. Tetapi mengapa kau ingin membunuhnya." Bella berbicara kepada Suarez. Mendapat pertanyaan tersebut, Suarez berhenti dan tertawa.


"Apakah hal itu penting untuk orang yang ingkar janji dan akan mati bersama laki-lakinya?"


"Menurutku sangat penting, setidaknya aku tau siapa yang membunuhku jika memang kau mampu." Bella menjawab pertanyaan Suarez yang terlihat tidak jadi untuk menyerang. 

__ADS_1


__ADS_2