
Kematian satu persatu dari pengawal Arga dengan cara yang sangat tragis, semakin memukul mentar belasan pengawal Arga tersisa. Arga bertarung dengan terus di pepet oleh 5 pengawal Arga termasuk Mancini dan Letto di antara kelimanya. Untuk menghindari kepungan, Arga beserta belasan pengawal Arga tersisa, bertarung dengan terus melangkah ke satu arah ke arah mendekat ke arah mobil.
Disaat mereka memiliki kesempatan, mereka bergerak dengan setengah berlari menghadiri ratusan orang yang menyerang. Dua orang berhasil menebas tangan pengawal Arga yang selalu bertarung di dekat Arga, setelah berhasil menebas pengawal Arga, ke dua orang tersebut berusaha menebas Arga yang sedang sibuk menghindar dan menyerang orang yang berada di depannya.
Kedua orang tersebut melakukan tebasan kepada Arga dari sisi kiri belakang. Beruntung pada saat itu Arga sedang menangkis tebasan dari arah depan samping Arga, sehingga kedua orang yang sudah melayangkan tebasan ke Arga, berada pada jarak pandang mata Arga.
Dengan segera skil istimewa pertahanan aktif dan Arga dapat menangkis salah satu tebasan dari dua orang tersebut dengan melompat berputar untuk menghindari tebasan dari satu orang lainnya. Mancini yang berada di belakang Arga baru menyadari jika belakang pengawal yang berada di sebelah kiri belakang Arga telah roboh dan telah melihat Arga berhasil menghindari kematiannya dengan menghindari dari serangan kedua orang yang melakukan tebasan bersama ke arah Arga.
Dengan segera Mancini menusuk dada orang yang tebasan senjatanya berhasil di tangkis oleh belati Arga. Kini pengawal Arga yang berada di bagian belakang sebelah kiri Arga yang sudah roboh, menjadi bulan-bulanan dari puluhan orang yang menebaskan senjata mereka ke pengawal Arga yang roboh. Sebelum dia benar-benar tidak dapat bergerak lagi. Dengan posisi kedua kaki di angkat untuk melindungi perut dan dadanyaserta sesekali menendang, dan satu tangan lainnya menutupi leher agar tidak terkena tebasan. Dan dengan sisa kekuatannya, tangan yang menggenggam senjata terus menyasar kaki orang-orang yang menyerangnya hingga dia tidak dapat bergerak lagi dan tewas.
Kini kelompok Arga hanya tersia 9 orang dengan berbagai luka sayatan. Hanya Arga yang tidak memiliki luka sama sekali. Hal itu berkat skil istimewa pertahanan dan kehebatan beladiri Mancini yang terus mengawal sisi terlemah Arga yaitu sisi gelap Arga. Sisi belakang adalah sisi gelap Arga, meski skil istimewa pertahanan sangat hebat, tetapi jika mendapatkan serangan dari sisi gelap secara mendadak, skil istimewa pertahanan tidak dapat menghindarinya atau menangkisnya.
__ADS_1
Skil istimewa pertahanan berpedoman pada pandangan Arga. Oleh sebab itu, ketika Arga mengaktifkan skil istimewa pertahanan. Arga harus lebih sering menoleh agar mengetahui musuh di sisi gelap setiap manusia.
Waktu dari skil istimewa pertahanan pertama sudah habis. Karena masih dalam kondisi pertarungan, skil istimewa secara otomatis kembali aktif. Kehebatan pertarungan Mancini di sisi belakang Arga benar-benar menyelamatkan Arga dari berbagai maut. Meski Mancini sudah mendapatkan beberapa luka, Mancini terus bergerak lincah untuk menghindar dan menangkis.
Dari kelompok ratusan orang yang menyerang Arga, mereka juga sudah kehilangan puluhan orang untuk menghadapi Arga dan para pengawalnya. Bahkan korban mati dan luka parah, hampir 100 orang. Meski mereka sudah membunuh hampir dar seratus orang, tetapi lawan mereka seperti yang tidak berubah dan masih terlihat sangat banyak dengan jumlah tetap ratusan orang.
Letto yang berada di samping kanan Arga, sudah semakin lemas karena darah yang terus bercucur karena Letto mendapatkan luka di tangannya. Darah yang terus bercucur dari tangan kanannya yang terputus dengan cepat membuat Letto lemas dan roboh. Melihat Letto roboh, satu pengawal Arga berusaha membantu Letto untuk berdiri. Tetapi bukannya berhasil berdiri, punggungnya yang tanpa pertahanan dengan mudah tertebas oleh sebuah golok hingga mematahkan tulang punggungnya.
Dengan sekejap dirinya pun mendapat serangan membabi buta ketika dirinya roboh bersama Letto yang ingin di tolong. Kini Arga hanya memiliki 4 pengawal yang masih terus bertarung bersama Arga. Dalam kesunyian hutan, kini terdengar benturan senjata tajam dan suara jeritan ketika ada yang tertusuk atau pengawal Arga yang roboh dan di bantai. Tiba-tiba di kejauhan terdengar deru mesin mobil mendekat. Beberapa orang memperhatikan suara deru mesin mobil yang terdengar memaksa untuk melewati tanah yang di penuhi rumput liar tinggi dan pohon-pohon hutan.
Krrraaaggghhh.. Krrraaaggghhh.. Krrraaaggghhh.. Suara bawah mobil tergesek oleh tanah dan batu. Terlihat Bella mengendarai mobil sedan dan mengarahkan mobilnya untuk menabrak gerombolan orang yang ingin terus membunuh Arga. Dengan memutarkan mobilnya hingga menghantam puluhan orang. Kemudian kembali menancapkan gas dengan membuka pintu sebelah depan kanan dan belakang kanan. Bella melajukan mobilnya menuju Arga berada. Dengan terus menabrak orang di depannya hingga kaca mobil yang di kendarai Bella pecah karena di sabet oleh orang-orang yang menyerang Arga.
__ADS_1
Dengan segera Arga menaiki mobil sesaat Bella menurunkan kecepatannya. Begitu pula dengan Mancini dan satu pengawal Arga. Tetapi tidak dengan kedua pengawal yang lain. Merasa sudah tidak memiliki kesempatan untuk naik, mereka lebih memilih untuk menghambat pergerakan musuh yang ingin mengejar mobil yang dikendarai Bella.
Hingga saat ada orang yang melompat di belakang mobil yang di kendarai Bella, pengawal Arga yang tidak naik mobil, melemparkan belatinya untuk dapat membunuh orang tersebut. Dengan cepat Bella menancap gas dan pergi dari situasi tersebut.
****
"Keparat, kita terlalu bermain-main. Aaaaaaaaa…" Salah seorang dari penyerang Arga berbicara dengan berteriak dan menembakkan pistol ke arah mobil yang di kendarai Arga hingga pelurunya habis.
"KALIAN MENUNGGU APA!!! CEPAT KEJAR MEREKA SEBELUM SAMPAI KOTA." Orang yang berdiri paling belakang sendiri berteriak kepada orang-orangnya yang masih selamat. Dengan segera ratusan orang itu berlari ke arah deoan dan belakang. Yang berlari ke arah depan, sedang berusaha mengejar Arga dengan berlari. Sedangkan yang berlari ke arah belakang, berusaha mengambil kendaraan mereka terlebih dahulu untuk mengejar Arga.
Terlihat di lokasi tersebut, lebih dari 100 mayat tergeletak dengan darah berceceran di mana-mana.
__ADS_1
****
Pada saat Bella menancapkan gas mobil untuk pergi dari sana. Tembakan yang di tembakkan mengenai pengawal Arga yang duduk bersama Mancini. Tembakan tersebut mengenai leher, sehingga dengan cepat menewaskannya. Kini di dalam mobil hanya ada Bella, Arga dan Mancini. Dari 30 orang yang pertama masuk ke dalam hutan, kini hanya menyisakan 2 orang yang selamat.