Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Kedatangan Bella


__ADS_3

"Tuan, anda memanggil saya?"


"Ya, aku memanggilmu. Di mana Handphonemu? Kenapa tidak bisa di hubungi." 


"Handphone saya tertinggal di rumah sakit tuan."


"Ok, nanti beli handphone yang banyak. Jika kamu lupa satu handphone, masih banyak yang lain. Baiklah kita bicara tentang tugasmu saja. Aku memiliki tugas lagi untukmu. Kamu bawa para bos perusahaan yang berkantor di gedung AM Senta milik tuan Paulo. Katakan aku akan memberi hadiah." Setelah Arga memberi tugas kepada Roby, dengan segera Roby menjalankan tugasnya karena waktu sudah cukup sore. 


****


Satu jam kemudian, 9 bos perusahaan datang karena iming-iming hadiah dari seseorang yang namanya mulai mekar di San Diego. Bahkan namanya mulai di kenal oleh banyak pengusaha di seluruh negara. 


"Tuan-tuan, terimakasih telah datang memenuhi undangan saya. Saya juga menyampaikan maaf jika undangannya hingga hari sudah hampir gelap. Saya akan langsung menuju maksud dan tujuan nya. Saya akan memberi anda 500jt dollar jika perusahaan anda mau untuk angkat kaki dari gedung AM Senta." Arga dengan segera nyatakan tujuannya tanpa basa-basi. 


500 jt dollar adalah uang yang sangat banyak! Bahkan perusahaan mereka semua akan sangat sulit memiliki keuntungan kotor sebesar itu. Dengan senyum menghiasi pipi semua bos perusahaan tersebut menyetujui permintaan Arga. Mereka semua membuat pernyataan untuk dilampirkan ke surat perjanjian. 


(Baru saja melakukan pembayaran pembelian gedung tower 88 dengan biaya sebesar $4.500.000.000. Sisa saldo $999.898.512.263.286.")


(4 poin skil baru di tambahkan)


(Total 88 poin skil belum digunakan) 


(Skill saat ini) 


(Fisik 22) 


(Kecerdasan 40) 


(Kecepatan 30) 

__ADS_1


(Kekuatan otot 25) 


(Akurasi 25)


Setelah Arga menutup notifikasi informasi poin baru. Beberapa notifikasi kembali muncul. Dengan segera Arga membuka notifikasi, ada 3 notifikasi baru yang didapatkan Arga. Notifikasi pertama. 


(Selamat, baru saja anda telah melewati level 1.2. Level 1.2 komplit) 


Notifikasi ke dua. 


(Selamat, baru saja anda memasuki level 2.1) 


Notifikasi ke tiga. 


(Selamat, setelah memasuki level 2.1 anda mendapatkan pelindung pemilik sistem. Pelindung sistem akan dikirim secepat mungkin.) 


"Akhirnya, aku berhasil memiliki pelindung pemilik sistem. Terdengar sangat kuat. Lalu bagaimana nanti wujud Bella? Aku sudah tidak sabar melihat wujudnya. Tapi dia seorang wanita, tidak mungkin dia robot wanita perkasa dengan suara centil seperti itu. Apa mungkin akan seperti jawhead di mobile legend? Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Mungkin aku akan mengetahuinya besok."


****


"Tuan, sebaiknya anda masuk, ada penyusup datang." Roby yang selalu terdekat menjaga Arga, mengajak Arga masuk ke dalam kamar, diikuti Roby dan Letto yang menjaga Arga di dalam kamar. Dengan segera Arga melihat rekaman CCTV secara langsung tentang apa yang terjadi di Hard Rock Hotel Valent Stand. Layar baru yang terpasang di kamar Arga, menampilkan seluruh rekaman CCTV secara langsung. 


Terlihat di layar, seorang gadis muda menghajar siapa saja yang berusaha menghentikannya. Informasi yang didapat Roby, gadis tersebut datang dari lantai atas dan sedang mencari Arga.


"Apakah mungkin dia Bella?" Arga membatin saat Roby mengatakan jika gadis tersebut sedang mencari dirinya. 


"Roby, mari kita keluar dan temui gadis tersebut sebelum semakin banyak yang cidera. Sepertinya dia bukan sekedar mencariku, tetapi dia mengenalku."


"Tapi tuan. Aaahhhh…" Roby tidak dapat mencegah Arga saat Arga langsung berlalu sesaat Arga mengajak Roby keluar. Saat Arga berjalan di Koridor untuk menuju ke arah keberadaannya Bella, Arga menoleh kebelakang dan melihat puluhan pengawalnya mengikuti Arga untuk menemui Bella. 

__ADS_1


"Hei, aku bukan kepala geng. Jangan mengikutiku seolah aku seorang kepala geng yang akan melakukan tawuran. Dia hanya seorang gadis, jangan terlalu berlebihan. Cepat bubar, cari jalan lain atau beri jarak jalan kalian dariku."


"Haduuuh, resiko memiliki banyak pengawal, seolah menjadi kepala geng." Arga berbicara sendiri saat melanjutkan langkahnya. 


****


"Hei gadis cilik.. Siapa kau?" Arga yang datang dari arah belakang gadis tersebut berteriak memanggilnya. Seketika gadis tersebut menoleh ketika suara yang dia panggil tidaklah asing. 


"Yaaaaaaaaaaa… … … … … Akhirnya ku menemukanmu." Dengan cepat Bella berlari menuju ke arah Arga. Melihat Bella yang dari tadi menghajar pengawal Arga dan sedang menuju Arga, dengan sigap pengawal Arga berlari dan melewati Arga untuk menghadang laju Bella. Sedangkan Arga terdiam mematung saat melihat Bella secara langsung. 


Sebenarnya pengawal Arga yang berada di baris depan ingin menembak kaki Bella, tetapi dia khawatir tembakannya meleset dan mengenai pengawal yang lain. Dengan gerakan cepat dan terus maju mendekati Arga, Bella terus menjatuhkan pengawal Arga dengan gerakan-gerakan yang mendahului serangan dari pengawal Arga. 


"Siapa gadis ini, gerakannya sangat cepat." Roby yang berdiri di depan Arga sebagai pengawal terakhir berbicara sendiri di dalam hatinya ketika melihat Bella dengan mudahnya merobohkan pengawal-pengawal Arga yang merupakan mantan pasukan elite bayaran. 


Roby telah bersiap menyambut kedatangan Bella yang semakin dekat. Tetapi saat Roby akan bergerak untuk menyerang Bella, Arga menarik Roby sehingga kini Roby berada di belakang Arga. 


"Kau masih terluka, jangan ikut campur." Arga berucap saat menarik Roby ke belakangnya. 


Arga hanya diam saja saat pengawal terakhir di depannya telah roboh. Demikian juga Bella yang kini diam setelah merobohkan semua pengawal Arga. 


"Apa kamu tidak mengenaliku." Bella berucap kepada Arga dengan menginjakkan kaki 2 kali ke lantai dan dengan raut wajah kesal. 


"Siapa yang akan mengira jika itu dirimu. Kamu datang dengan tiba-tiba. Dan menurut informasi, kau datang dengan terbungkus peti kayu yang diturunkan oleh helikopter di balkon atas di tempat helipad."


"Mana aku tau, intinya ini semua salahmu, lihat ini, kuku ku jadi lecet." Kini Bella semakin memanyunkan wajahnya. 


"Terserah padamu lah.. Perkenalkan saja dirimu, supaya yang lain tidak salah paham." 


"Tidak mau, mereka semua menyebalkan dan lemah. Masa menjadi pengawal pribadi dari tuanku yang tampan mereka begitu mudah dijatuhkan oleh gadis 18 tahun." Bella berbicara dengan memalingkan wajah kepada semua pengawal Arga yang tadi di jatuhkan Bella dan menuju ke arah arga dan menggandeng tangan arga dengan erat. 

__ADS_1


"Ayo, ajak aku makan. Perutku sangat lapar." Bella kembali berbicara saat telah menggandeng arga dan menariknya menuju lift. 


"Makan? Memangkanya kamu juga makan?" Arga terkejut saat mendengar Bella meminta makan. Sangat jauh dari apa yang arga pikirkan. Sebab arga memikirkan Bella adalah seorang robot canggih. Dan tidak mungkin makan. Oleh karena itu, arga hanya terdiam memperhatikan Bella saat Bella menjatuhkan puluhan pengawalnya karena kagum dengan robot pelindungnya yang sangat mirip dengan manusia. 


__ADS_2