TAKDIR CINTA MAYANG

TAKDIR CINTA MAYANG
#TAKDIR CINTA MAYANG# PART 79


__ADS_3

#TAKDIR CINTA MAYANG#


PART 79


...Batalion X, kediaman Heru...


...*****"""""*****...


Flash back


keributan yang terjadi di rumah Heru semua itu berawal ketika Radhif hendak menemui Heru. Sejenak Radhif terdiam beberapa saat karena mendengar percakapan Heru dan pria yang berada di dalam rumah itu.


Ternyata pria yang di maksud adalah Setyo.


Dalam percakapan itu Radhif mendengar bahwa sehari lalu dia sempat kerumah sakit untuk menemui saudaranya yang merupakan seorang dokter di salah satu rumah sakit ternama di Kota Malang.


Dia dan saudaranya bersekongkol untuk mempertemukannya dengan wanita yang sangat dicintai olehnya.


Dan yang mengherankan bahwa pria itu menyebut nama Mayang.


Awalnya Radhif mengira wanita itu hanya kebetulan bernama sama dengan istrinya.


Namun setelah melihat wajah Setyo barulah dia sadar, pria yang ditemuinya di kantin rumah sakit adalah pria yang kini ada dihadapannya, di dalam rumah Heru.


Hal itu membuat emosinya memuncak dan menghajar Setyo habis-habisan.


Flash back off


Perkelahian diantara Radhif dan Setyo terhenti ketika mendengar suara jeritan Mayang.


Terdengar suara Mayang seperti sedang kesakitan dan meminta pertolongan.


Radhif melepaskan cengkramannya pada kemeja Setyo. Kemudian mendorong Setyo dengan kasar hingga pria itu jatuh terjungkal.

__ADS_1


"Urusan diantara kita belum kelar!" hardiknya lagi seraya mengacungkan kepalan tangan ke arah Setyo.


Setyo yang melihat hal tersebut hanya menatap dengan perasaan kesal tanpa membalas perkataan Radhif.


Meskipun dirinya berada di posisi yang mungkin saja salah, akan tetapi dari dalam lubuk hatinya masih saja berharap ada celah antara Mayang dan Radhif bagi dirinya.


'Apa benar aku mulai kehilangan akal sehatku karena mencintai istri orang? Tapi apa salahnya diriku mempertahankan Mayang jika memang pernikahan mereka hanya sebuah kesepakatan?' batin Setyo saat berjalan mencari sumber suara Mayang yang tadi berteriak meminta pertolongan.


Mata Radhif dan Setyo tertuju pada Mayang yang terkulai lemas di atas aspal hitam tak jauh dari mobil yang di parkir.


Di samping Mayang terparkir sebuah motor dinas dan seorang pria yang menggunakan paju PDH.


Flash back


Ketika Mayang melihat pertikaian yang terjadi di antara Radhif dan Setyo membuatnya sangat panik. Hal itu membuat Mayang berfikir untuk mencari bantuan.


Kekalutan yang menyergap hati dan fikirannya membuatnya tak memperhatikan jalan


Nasib sial pun menimpa Mayang ketika berjalan keluar dari depan rumah Heru sebuah motor dinas yang di kendarai oleh seorang pria berpakaian 'PDH (pakaian dinas harian)' menabraknya.


Flash back off


Radhif tersentak ketika melihat pemandangan di depan matanya.


Mayang masih terduduk dengan wajah kesakitan dan pucat pasi.


Darah segar mengalir dari sela2 kaki Mayang.


Terus saja dirinya meringis kesakitan sambil memegangi perutnya.


Radhif memposisikan dirinya di samping Mayang, memeluk sang istri dan menguatkannya.


"Kau akan baik-baik saja, aku akan membawamu ke rumah sakit," ucap Radhif dengan raut wajah penuh kecemasan.

__ADS_1


Dirinya khawatir akan keselamatan Mayang dan bayi di dalam kandungannya.


"Bertahanlah, sayang. Jangan menyerah!" ucap Radhif lagi.


Kemudian pria berpakaian PDH tadi membantu Radhif membopong Mayang ke dalam mobil.


"Kamu bisa menyetir?" tanya Radhif kepada pria itu. Namun dengan cepat pria tersebut menggelengkan kepala tanda tak bisa.


"Biar aku yang menyetir mobilmu, Bang," ucap Heru saat itu.


Namun muncul Heru yang menawarkan diri untuk menyetir ke rumah sakit terdekat.


Dalam perjalanan pria tadi yang ternyata seorang perwira seleteng dengan Heru terus saja memohon maaf dan menjelaskan segalanya kepada Radhif dan Heru.


Saat berbelok ke arah jalan masuk rumah Heru dia sudah memperhatikan jalan dengan baik. Di sana tidak nampak siapapun hingga tiba-tiba Mayang berlari dan menabrak motor yang dikendarainya.


Karena kejadian itu dia sempat terjatuh dan tertindih motor dinas tersebut.


"Kita bahas semuanya nanti saja, yang terpenting sekarang selamatkan dulu Mayang dan juga bayi dalam kandungannya," ucap Radhif dengan wajah sedih dan gusar melihat keadaan Mayang yang nampak lemah menahan sakit.


Radhif menidurkan kepala Mayang di pahanya, dalam perjalanan dia terus saja membelai pipi dan ujung kepala Mayang, menggenggam erat tangan istrinya itu dengan penuh kasih sayang.


Seakan-akan ingin dirinya berganti posisi menanggung semua kesakitan yang menimpa Mayang.


"Bertahanlah, sayang. Aku akan selalu ada disini untukmu. Takkan kubiarkan dirimu celaka. Seandainya semua rasa sakitmu bisa aku ambil, akan aku pindahakan pada tubuhku ini," ucapnya lirih sembari menggenggam jari jemari Mayang.


'Baru saja dia hendak meninggalkan Kota Malang ini dan kembali ke Kota Surabaya bersama Mayang, tetapi Allah mempunyai kehendak lain. Sepertinya aku harus berziarah ke tempat Radhit,' fikir Radhif dalam hati.


🍀🍀🍀🍀🍀


*Bagaimana keadaan Mayang?


*Apa Semuanya akan baik-baik saja terutama bayi dalam kandungannya?

__ADS_1


*Apa pertikaian antara Radhif dan Setyo akan kembali terjadi? Dan apa Setyo akan tetap bersikeras mendapatkan Mayang kembali?


Nantikan kisah selanjutnya hanya di "TCM" part ke 79. Terimakasih 🙏😍😘


__ADS_2