
...Sepenggal harapan Setyo untuk Mayang (Bagian kedua)...
...----Batalyon X, Kota Malang----...
Suasana barak bujangan itu menjadi lengang setelah kepergian Bang Togar menuju gudang senjata untuk melaksanakan tugasnya. Bang Togar mendapatkan giliran berjaga seminggu empat kali karena hukuman yang diberikan oleh komandan kompi mereka. Semua itu akibat keteledorannya meninggalkan batalyon tanpa sepengetahuan danru dan juga danki. Seperti biasa permasalahan dalam percintaan membuatnya harus kembali menelan pil kepahitan. Ibarat kata sudah jatuh tertipa tangga pula. Hal itu yang kini di alami olehnya. Gadis yang ingin dia jadikan sebagai PERSIT-nya lebih dahulu di pinang orang. Mendengar kekasihnya akan di lamar Bang Togar kemudian pergi meninggalkan batalyon demi membatalkan acara lamaran tersebut. Namun, malang tak dapat di tolak dan untung tak dapat di raih. Sang Kekasih lebih memilih pria yang melamarnya ketimbang Bang Togar. Dengan hati yang hancur sang pujangga pun melangkahkan kaki menyusuri jalan berliku tanpa arah dan tujuan hidup. Serasa orang asing yang luntang lantung di jalanan mencoba melupakan kenyataan pahit yang harus dia rasakan.
Setyo yang sering curhat dan bertukar fikiran dengan Bang Togar ikut merasakan kekecewaan itu. Kini keduanya bagaikan 'soulmate' karena pernah merasakan hal yang sama. Bahkan dalam benak Setyo dia berfikir untuk menceritakan apa yang dialaminya kepada Bang Togar hanya saja belum tepat waktunya untuk menceritakan semua itu. Kejadian yang dialami Bang Tagor membuat Setyo berfikir dua kali untuk menceritakannya.
"Aku harus kuat! Kalo aku lemah Mayang gak bakalan bisa menjadi milikku!" Seru Setyo setengah berbisik kemudian bangkit dari tidurnya.
Tangannya mengarah pada laci meja yang tak jaug dari tempat tidurnya. Ya, dia berusaha mengambil bungkus nasi goreng yang diberikan oleh Bang Togar tadi.
'Setelah memakan nasi goreng ini, aku harus meminum suplemen penambah darah agar aku bisa menemui Rian di tempatnya bekerja. Aku dengar dari Danton Heru tadi Mayang akan di pindahkan ke rumah sakit M di pusat kota Malang agar dapat menjalani operasi malam ini. Semua itu dilakukan karena dokter bedah yang yang menangani mendadak berhalangan datang serta peralatan di tempat Mayang di rawat saat ini kurang memadai,' batinnya dalam hati seraya memasukan sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya dan mengunyahnya dengan perlahan. Bagi Setyo kepindahan Mayang ke rumah sakit M yang merupakan tempat kerja sepupunya Rian merupakan suatu keberuntungan. Itu berarti info dan kabar dari Mayang akan lebih mudah ia dapatkan.
__ADS_1
"Jika memang situasi dan kondisi memungkinkan, aku bisa menemui Mayang di rumah sakit. Aku benar-benar sangat mengkhawatirkannya,' gumam Setyo dalam hati seraya terus menyuapkan nasi goreng ke dalam mulutnya.
💖💖💖💖💖💖
...--Rumah sakit X, pinggiran Kota Malang--...
Beberapa jam sebelum Mayang dirujuk ke rumah sakit M untuk penanganan lebih lanjut dan melakukan operasi dokter datang menemui Radhif untuk meminta persetujuan. Persetujuan Radhif sangatlah penting dalam hal ini. Sebab bila terlalu lama di tunda-tunda hal buruk bisa saja menimpa Mayang. Mengingat kondisinya yang tidak stabil karena mengeluarkan banyak darah.
"Pak Radhif ada yang hendak saya sampaikan kepada Anda suami dari Ibu Mayang dan juga satu-satunya keluarga pasien. Sehubungan dengan kurangnya peralatan di tempat kami, malam ini juga akan saya beri surat rujukkan kepada Anda agar bisa memindahkan Ibu Mayang ke rumah sakit Z di sana ada dokter kandungan muda yang mempunyai 'skill' lebih baik dari saya. Dia akan membantu mengatasi masalah istri Anda. Selain itu ada dokter umum lulusan terbaik yang bekerja di sana. Saya berharap semua itu bisa membantu agar istri Anda bisa segera sembuh. Sebelum kondisinya semakin parah dan tidak tertolong lagi," ucapnya sembari memberikan petunjuk agar Kak Radif mengikutinya.
'Semoga Allah melindungi Mayang. Jangan berikan cobaan melebihi batas kemampuannya, ya, Allah. Kasihani dia, ya, Allah. Mudahkan dan lancarkanlah proses pemindahan, operasi hingga pemulihannya. Hamba tak tahu harus berbuat apalagi untuk Mayang. Aku pasrahkan semua ini kepada-Mu wahai Sang Pencipta dan pemberi kehidupan. Karena hamba sebagai manusia hanya bisa terus mendampinginya dan memberi kekuatan serta perhatian untuknya,' doa Radhif dalam hati.
Hatinya pilu dan terluka saat memanjatkan doa itu, dia seakan layang-layang yang putus, kini terbang tanpa arah tak tau akan kemana.
__ADS_1
💖💖💖💖💖
*Siapakah dokter kandungan yang di maksud oleh Dokter Vivian?
*Apa hubungan Dokter Vivian dengan kedua dokter yang tadi di sebutkan olehnya?
*Apa rahim Mayang ikut di angkat saat operasi?
Nantika kisah selanjutnya hanya di "Takdir Cinta Mayang" part 86. Terima kasih 🙏😍
Jangan lupa like, vote dan tip dan komennya yang membangun ya teman-teman semua.
Karena semua itu bisa menjadi imun dan penyemangat untuk Author dalam menulis, mohon maaf apabila masih banyak kekurangan, karena Author masih pemula, semoga bisa lebih baik lagi kedepannnya 🙏😊🤩
__ADS_1