
"Aku mencintaimu Go Hera," ulang Alex sambil mengeratkan pelukannya.
Deg..
Deg...
Jantung Hera berdetak bak gendang yang sedang di tabuh. Entah kenapa hatinya menolak ketika Alex mengatakan kalau dia menyukainya, perasaan apa yang dirasakannya saat ini, diapun tidak tahu.
Sretttt...
Hera melepas paksa pelukan Alex. Dia berpikir bahwa apa yang sedang dilakukan Alex saat ini sangatlah salah.
"Sadarlah Tuan!, saya sudah pernah memperingatkan Anda untuk tidak menyukai saya," Hera berbicara tanpa membalikan tub uhnya sama sekali.
"Saya bukan orang yang pantas Anda cintai Tuan, dan sampai kapanpun saya tidak akan pernah bisa mencintai Anda," ucap Hera lirih.
"Tapi kenapa Hera? kenapa kau selalu menutup rapat hatimu? kenapa kau selalu berusaha menghindar dariku?" Alex berbicara dengan suara yang sedikit meninggi.
"Tuan tidak akan mengerti , sekeras apapun Tuan mencoba Tuan tidak akan pernah mendapatkan cinta dari saya," ucap Hera dengan hati yang sebenarnya ingin mengatakan hal yang sebaliknya.. Namun trauma yang di rasakannya lebih besar dari apa yang mungkin Alex rasakan saat ini.
Sretttt...... Alex meraih pinggang Hera dan membalikannya, membuat Hera dan Alex saling berhadapan saat ini.
Cup..
Alex mengecup bibir ranum Hera. Tangan kanannya terangkat dan berhenti di tengkuk Hera, menahannya supaya dia bisa memperdalam ciu mannya.
Brughhh.. Suara kotak p3k yang jatuh ke lantai.
Alex yang pada awalnya hanya berniat untuk meng ecup bibir Hera sekilas, kini malah terbuai dan semakin lama ciu mannya semakin dalam, sesekali dia melu mat bibir ranum itu dengan ganas. Mulutnya sibuk me nye sap, me nghi sap dan menjelajah rongga mulut Hera dengan lidahnya.
Hera terperanjat, seluruh tu buhnya terasa seperti jelly , darahnya berdesir semakin hangat merasakan ci u man yang Alex berikan meskipun dia tidak bisa membalasnya.
Plakkkkk ..
Sebuah tamparan mendarat di pipi Alex ketika Hera melepas paksa ciu mannya, dan menampar keras pipi laki-laki yang sudah dengan lancangnya men cum buinya tanpa izin.
Alex sedikit meringis, merasakan panas di area pipi yang baru saja di tampar Hera.
"Kau baji ngan!" Sarkas Hera yang meluapkan amarah dihatinya. Entah kenapa hatinya sangat sakit, padahal beberapa detik yang lalu dia masih terpaku dan mungkin dia juga terbuai dengan apa yang dilakukan Alex.
Air mata yang tidak bisa dia bendung, mulai keluar dari kelopak matanya yang indah, bola matanya kian memerah antara marah dan sesak yang ia rasakan di dadanya.
"Keluar kau dari rumah ku!" Hera berucap sambil mengusap kasar air mata yang mengalir semakin deras di pipinya.
Alex yang melihat itu hanya bisa mematung, dia meruntuki dirinya yang bodoh karna telah men cium paksa gadis yang di cintainya.
__ADS_1
"AKU BILANG KELUAR, KELUAR KAU BAJI**AN!".. Hera berteriak sambil mendorong paksa tubuh Alex supaya keluar dari apartemennya.
Brakkkkk..... Pintu apartemen di banting dengan keras oleh Hera.
Hera menjatuhkan dirinya di depan pintu sambil memegang dadanya merasakan sesak ketika dia mengingat kenangan dimana ia melihat Ayahnya dan Yeseul sedang ber cum bu.
Isak tangis mulai terdengar ketika Hera sudah tidak sanggup menahan suara tangisannya.
Alex yang mendengar itu semakin frustasi , dia sakit hati dengan penolakan yang Hera lakukan kepadanya, tapi Hatinya lebih sakit melihat Hera yang menangis terisak karena perbuatan bejatnya.
"Hera!, Hera!, maafkan aku, aku tidak bermaksud melakukannya , aku, aku hanya ingin meyakinkanmu kalau aku benar-benar mencintaimu,"Alex beberapa kali menggedor pintu apartemen Hera.
Hera yang mendengar ucapan Alex tidak mau menggubrisnya sama sekali, dia masih dengan posisi yang sama dan mulai membenamkan wajahnya di kedua lututnya, tangannya memeluk erat kedua kakinya. Wanita itu terlihat sangat rapuh dan sangat menyedihkan.
Alex yang sudah lama berdiri di depan pintu apartemen Hera akhirnya menyerah, dia memutuskan untuk pergi dari sana. Laki-laki itu memutuskan untuk pergi ke sebuah clubs malam di kota Seoul. Alex ingin menghibur dirinya dengan minum-minum di sana, terlihat beberapa wanita malam dengan perawakan dan pakaian yang sangat sexih berusaha untuk mendekati Alex, Alex yang sedang dalam mode kacaunya terus menepis dan mengusir wanita-wanita yang berusaha menempelkan dada mereka kepada Alex.
Alex terus menegak minumannya, sungguh penampilannya saat ini terlihat sangat kacau, pakaian yang dia kenakanpun sangat berantakan.
Wohyun yang baru sampai di dalam clubs pun mulai mengedar kan pandangannya mencari sosok bosnya yang sedang kacau.
Wohyun memutuskan untuk datang ke clubs setelah sopir Alex memberitahunya jika atasannya itu datang ke clubs ini. Matanya tertuju pada sebuah meja bar yang di sana terdapat seorang pria yang terus menerus meminta bartender untuk mengisi gelasnya yang kosong.
"Alex! apa yang sedang kau lakukan? kenapa kau ada disini?" Wohyun merebut gelas yang sedang di pegang Alex.
"Wohyun, dia menangis, dia mengais Wohyun," Alex yang sudah mabuk mulai meracau.
"Hera, Hera , dia menolak ku Wohyun, dia menangis," ucap Alex . Alex berusaha untuk merebut gelas yang tadi di ambil Wohyun dari tangannya.
"Hentikan lah!" Wohyun yang sudah mengerti kenapa Alex bisa sampai seperti ini, mulai memapah Alex keluar dari Clubs.
"Aku akan mengantar mu pulang."
Setengah jam kemudian, Alex dan Wohyun sudah tiba di kediaman keluarga Kim.
"Alex sayang, Kamu kenapa Nak?" Jessica yang di beri tahu pak Jang kalau Alex pulang di antar Wohyun dengan keadaan yang sangat berantakan mulai berlari menuruni tangga dan menghampiri Alex.
"Dia kenapa Wohyun?" tanya Tuan Kim.
"Anu Tuan, sepertinya putus cinta," ucap Wohyun sedikit geli.
"Apa?" Pekik Angel.. "qpa aku tidak salah dengar? kakakku putus cinta? wanita mana yang bisa membuat kakakku patah hati, aku harus memberikannya hadiah yang mahal." ucapnya bertepuk tangan sambil berjalan menghampiri Alex yang sudah ada di pelukan mamanya.
"Kau ini Angel, kakakmu sedang sedih kamu malah senang," Jessica sungguh heran dengan kelakuan kakak beradik ini.
Angela yang mendengar itu hanya menampakan cengir kudanya.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi dulu Tuan, Nyonya," ucap Wohyun membungkuk sopan.
"Terima kasih sudah mengantar Alex pulang Wohyun," tuan Kim menepuk bahu Wohyun.
Wohyun tersenyum lalu berjalan keluar dari kediaman keluarga Kim.
"Mama, Mama, Dia menolak Alex ma, dia menangis ma. Alex jahat ya sama Hera? tapi Alex cinta sama Hera ma, Alex sangattt mencintai Hera," Alex meracau sambil memeluk erat mamanya.
"Buahahahahaha"...... Angela tertawa puas.
"Jadi Hera yang sudah membuatmu Gila seperti ini kodok burik? hahaha hahaha Kau memang pantas mendapat kannya," ucap Angela yang di beri jitakan di dahinya oleh Jessica.
"Kau ini, kasian kakakmu, kamu malah bahagia seperti itu, nanti kalau kamu jatuh cinta dan cintamu bertepuk sebelah tangan baru tau kamu," Jessica memperingati.
"Sudah, sudah, lebih baik kita bawa Alex ke kamarnya, biarkan dia istirahat, besok, baru kita ajak dia untuk bicara," tuan Kim merebut Alex dari pelukan Jessica dan mulai memapahnya, membawa Alex ke lantai atas.
"Nyusahin aja," gumam Angela yang mengekori kedua orang tuanya dan Alex dari belakang.
Sementara disisi lain...
Hera berjalan gontai ke kamarnya, dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Hera masih menangis, namun tidak mengeluarkan suara seperti tadi. Hanya air matanya saja yang terus mengalir.
Kini Hera meringkuk memeluk guling yang ada di sana, lama Hera menangis sampai pada akhirnya dia memejamkan mata dan mulai tertidur tanpa memperdulikan dirinya yang masih mengenakan long dres dan make up yang masih menempel di wajahnya.
🍓🍓🍓
"Maafkan kami Tuan, ada orang yang berusaha mencegah kami untuk membawa Nona Hera," Ucap salah satu pengawal Go Myung Jin.
"Siapa Dia?" tanya Myung Jin dingin.
"Sepertinya petinggi di perusahaan Estate Group Tuan," Jawab pengawal itu.
"Baiklah, untuk sekarang, biarkan saja dulu, aku masih ada cara lain untuk membawa Hera pulang ke Rumah ini," ucap Myung Jin penuh keyakinan .
To Be Continue...
Beberapa masih dalam tahap revisi. Maaf untuk ketidaknyamanannya reader.,🙏
Hai para Readers... jangan lupa Like , Komen, Vote sama hadiah nya ya... Dukungan dari kalian sangat berarti untuk Author.. Thank you..😘😘
ini Visual bapak nya Hera.. Kalo gak syuka skip aja ya.. maafkan kehaluan Author...
__ADS_1
Ini visual Han yeseul..