THE COLD GIRL

THE COLD GIRL
Baku Hantam


__ADS_3

"Bu apa kak Hera merebut calon suami kak Hye mi?" Min-Ji mencoba mengeluarkan rasa penasarannya dengan bertanya kepada Ye-Seul.


Setelah Alex dan ayahnya berhasil meyakinkan Myung Jin. Alex meminta ijin untuk mengadakan acara pertunangan dalam waktu dekat. Bahkan kalau memungkin kan Alex akan melangsungkan resepsi pernikahannya dua minggu setelah dia resmi melamar Hera. Siapapun yang mendengar ini mungkin akan menganggap Alex gila. Jika saja latar belakang keluarga Alex dan Hera adalah keluarga yang biasa-biasa saja mungkin waktu dua minggu akan cukup untuk meyiapkan acara pernikahan dadakan.


Keluarga Kim dan Keluarga Go adalah dua keluarga yang sama-sama memiliki bisnis yang besar. Akan sangat banyak tamu yang harus di undang. Belum lagi Hera meminta untuk mendesign gaunnya sendiri. Terbayang bukan berapa lama waktu yang di butuhkan. Bahakan WO yang mereka gunakan lebih dari sepuluh WO dari perusahaan yang berbeda.


Alex berusaha membuat acara pertunangan yang sangat mewah dan megah, dia ingin acara lamaran maupun pernikahannya di siarkan di Tv, supaya semua orang tau kalau Alex akan segera memiliki istri dan Hera akan memiliki suami. Alex berharap dengan cara seperti ini orang-orang yang berusaha untuk mendekati mereka akan menyingkir dengan sendirinya. Terutama Minhyuk. (Dendam si abangπŸ˜…)


Untuk urusan yang berhubungan dengan Hera Alex akan menunjukan taringnya dengan sangat bangga. Sama hal nya seperti saat dia baku hantam dengan Minhyuk karena sama-sama tidak mau mengalah untuk Hera.


Flash Back On


Hera memutar bola matanya malas melihat dua pria yang ada di hadapannya sedang adu pandang dengan mata yang berkilat penuh amarah, andai ada burung yang lewat di antara kilatan mata mereka sudah pasti burung itu akan gosong dan mati di tempat. Hera menghembuskan nafasnya berkali kali. Bukan ini yang Hera inginkan, Hera berniat untuk menemui Minhyuk sendiri dan akan berusaha untuk menjelaskan masalahnya sendiri. Namun Alex bersikeras tidak mau memberikan ijin jika dia tidak ikut dengan Hera.


Hera mengajak Minhyuk bertemu di sebuah cafe yang tidak terlalu ramai, Hera ingin apa yang nanti dia sampaikan kepada Minhyuk bisa dia ucapkan dengan tenang.


"Aku akan menikah dengan Alex Minhyuk,".Hera mulai berbicara karena tidak mungkin dia membiarkan situasi seperti ini terus terjadi. Minhyuk menolehkan wajahnya menatap Hera, telinganya mendadak tuli seakan menolak apa yang baru saja dia dengar . "Maaf karena telah menyeret mu ke dalam masalah keluarga kami. Aku harap kau bisa mengerti Minhyuk." Alex tersenyum menatap Minhyuk yang sedang terbengong tak percaya.

__ADS_1


"Aku akan mengirimkan undangan pertunangan ku dan Hera kepadamu segera," ucap Alex meraih tangan Hera dan membawanya keluar dari sana. Minhyuk bingung, dia mendadak ngebug . Otaknya blank .


"Masuklah!" Alex membuka pintu mobil dan menyuruh Hera untuk menuruti apa yang baru saja Alex katakan. Hera akan masuk namun tiba-tiba tangannya di tarik kasar oleh seseorang.


Setttttt Hera terlepas dari genggaman tangan Alex.


"Kau," Minhyuk menjeda kalimatnya. "Katakan kalau ini tidak benar! katakan kalau kau hanya sedang bercanda. Orang tua kita sudah sepakat untuk menjodohkan kita, dan sebentar lagi aku akan melamar mu kita akan menikah," Minhyuk menarik tangan Hera tidak terima jika dia di tinggalkan begitu saja. "Dia di tolak? Seorang Kang Minhyuk? yang benar saja," Batin nya.


"Yakkkkk!! lepaskan tangan mu!" Alex berusaha melepas tangan Minhyuk yang sedang mencengkram erat pergelangan tangan Hera. Alex bisa melihat ketika Hera meringis ke sakitan. "Minhyuk aku bilang lepaskan!" ucap Alex ketika Minhyuk makin kuat mencengkram tangan Hera."Kau menyakitinya Kang Minhyuk," Teriak Alex yang sudah habis kesabaran.


Bughhhhhhh... Minhyuk tersungkur karena mendapat serangan tiba-tiba dari Alex. Minhyuk yang terpancing emosi bangkit dan Bughhhhh.... Satu tinjuan mendarat di pipi Alex.


Bughhhh.. Satu tendangan dari Alex mendarat di perut Minhyuk. "Aku tidak akan melunak jika kau menginginkan hal seperti ini terjadi," Alex berjalan untuk mendekati Minhyuk yang tersungkur di tanah, Alek menarik kerah baju yang di pakai Minhyuk, tangannya melayang di udara hendak menghajarnya kembali.


"STOOOPP!!.. Stop Alex. Cukup, kau akan membunuhnya," teriak Hera yang melihat Minhyuk sudah tak berdaya.


Hera ingin membantu Minhyuk untuk berdiri, namun Alex menahannya dan menarik Hera untuk segera masuk ke mobil."Kau, jangan pernah ganggu Hera lagi!" Alex memperingati Minhyuk sebelum masuk ke mobil dan menjauh dari area cafe tersebut.

__ADS_1


"Hahaha," Minhyuk tertawa, dia berdiri masih dengan tangan yang memegangi perutnya. "Kau pikir aku akan menyerah dengan mudah, cuihhh,".. Wohyun meludah mengeluarkan darah yang ada di mulutnya. "Jangan harap Alexander," Minhyuk menyeringai menatap mobil Alex yang sudah menghilang dari pandangannya.


Ckiittt... Alex menepikan mobilnya di pinggir jalan yang sepi, ini sudah malam, tidak banyak mobil yang berlalu lalang. "Kau tidak apa-apa?" Tanya Alex menarik tangan Hera dan melihat pergelangan tangan wanitanya itu memerah bekas cengkraman Minhyuk. "Maafkan aku karena tidak bisa melindungi mu," Alex mengusap tangan Hera lembut dan sesekali dia meniupnya.


"Aku baik-baik saja Alex. kau seharusnya tidak menghajar Minhyuk," Hera menatap Alex berharap Alex akan mengerti ucapan Hera. "Dia menyakiti mu Hera. Aku tidak bisa jika tidak menghajarnya," Alex menatap dalam ke mata Hera, dia melepas tangan Hera yang sejak tadi ada dalam genggamannya. "Aku tidak akan pandang bulu Hera, Siapapun yang berusaha menyakitimu akan mendapatkan balasan yang setimpal," Alex mengusap lembut pipi Hera dengan tangannya yang juga terluka karena terlalu brutal menghajar Minhyuk.


Hera menarik tangan Alex yang ada di pipinya. "Kau terluka lagi," ucap Hera mengalihkan pembicaraan karena Hera tau, saat ini dia tidak mungkin bisa membantah kata-kata Alex. Hera memegang telapak tangan Alex dengan kedua tangan mungilnya. Alex tersenyum, dia terpaku menatap Hera meniup lembut luka di punggung tangannya. "Cantik, kau benar-benar sangat cantik," ucap Alex membuat Hera yang sedang menundukkan kepalnya mendongak menatap Alex..


Flash Back of.


"Min-Ji, tidak ada yang merebut Alex dari siapapun. Sejak awal Alex memang mencintai kak Hera, kak Hye Mi hanya mencintai Alex secara sepihak. Kau juga tau kalau kak Hye Mi baru sekali melihat Alex ketika ada seminar di kampusnya dan kedua kalinya saat acara makan malam. Ye-Seul menjelaskan semuanya karena takut Min-Ji salah paham dan akan menganggap Hera sama seperti dirinya di masa lalu.


"Kau lihat lah! bukan kah kakak pertamamu sangat cantik? sangat cocok bersanding dengan Alex bukan?" Min-Ji menganggukkan kepalanya melihat Alex yang sedang menyematkan cincin di jari manis Hera.


Hye Mi tersenyum menyaksikan acara pertunangan Hera dan Alex. Dia memeluk erat lengan ayahnya ketika melihat Alex mengecup kening Hera begitu mesra. Hye Mi ikhlas, tapi hatinya masih bergetar melihat adegan seperti ini di depan matanya.


To Be continued...

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote sama komentarnya Readers.. Saranghae.. 😚😚


__ADS_2