THE COLD GIRL

THE COLD GIRL
Kau semakin Manja Sayang


__ADS_3

Jangan pernah mengganggap dirimu telah mengenal seseorang yang yang sudah lama ada di sampingmu. Apa yang kamu lihat di permukaan belum tentu itu adalah kenyataan yang tersimpan di dalam. Sebuah fakta bahwa kita hanya bisa mempercayai diri kita sendiri membuat wanita yang kini sedang duduk dan menyibukkan diri dengan kertas dan pensil di tangannya membuat semua orang yakin jika dia dalam keadaan yang sangat baik selama ini.


Alex hanya menatap sendu sang istri dari tempat duduknya sekarang. Laki-laki itu memperhatikan semua gerak gerik wanita pujaan hatinya yang entah kenapa sangat sulit bagi Alex untuk memahaminya. Hera tersenyum ketika menoleh dan bertemu pandang dengan iris mata Laki-laki yang selalu membuatnya merasa nyaman dan aman.


"Senyum itu. Senyum yang kau berikan sekarang, apakah itu benar-benar senyum indah dari dirimu yang sebenarnya sayang? Kenapa aku semakin takut tidak bisa mengenali dirimu yang sesungguhnya," Alex membalas senyum sang istri meski ada banyak tanya di benaknya.


"Makanlah dulu sayang! Kamu bisa melanjutkan semuanya nanti. Jangan sampai kamu sakit karna lalai menjaga kesehatan. Pola makan yang baik itu penting untuk kelangsungan hidup kita," Alex tidak akan menyerah untuk membujuk sang istri supaya mau menghentikan kegiatannya sejenak. Sebenarnya Alex bisa saja menghentikannya secara paksa. Tapi menggambar design adalah hobi sang istri yang akan selalu membuatnya bahagia. Alex tidak ingin merebut apapun dari Hera sekalipun itu tentang hobinya.


Tangan lentik Hera berhenti menggoreskan pensil di atas kertas. Dia tersenyum menatap suaminya yang kini sedang menatapnya. Wanita itu menggeser posisi duduknya kemudian menelusup kan kedua tangan nya di perut sang suami sampai menerobos melewati pinggang dan berakhir di punggung lebar Laki-laki itu.


"Kelangsungan hidupku Alex bukan kelangsungan hidup kita. Kau akan selalu baik-baik saja. Aku yakin kau tidak selemah itu.Jangan pernah sakit. Aku akan makan bersamamu sekarang," Hera membenamkan kepalanya di dada bidang Alex sambil menyesap aroma pinus yang sangat di sukainya.


"Aku suka bau mu sayang. Sangat harum," lanjut Hera menggosok gosokan hidungnya di dada Alex sampai ke curuk leher laki-laki itu.


Alex menggeliat saat merasakan nafas hangat sang istri menerpa lehernya. Seluruh bulu kuduknya merinding, darahnya ber desir semakin hangat. Matanya terpejam saat bibir sintal Hera menyentuh kulit lehernya.


"Hera stop!" pekik Alex tertahan. mata yang sebelumnya tertutup kini terbuka lebar menatap sang istri yang kini sedang menatapnya dengan kening yang berkerut.


"Kenapa?" tanya Hera polos ketika kedua tangan suaminya mendorong bahunya untuk menjauh.


"Astaga!. Dia tidak sadar kalau dia sedang menggodaku," Alex menggerutu dalam hati.


"Aku tau kau sangat menyukai wangi tubuhku. Tapi sekarang makan dulu, kau boleh melakukannya lagi nanti," Alex mengecup bibir Hera sekilas melu mat nya lalu menggeser tubuhnya supaya lebih mudah untuk mengambil makanan di meja.

__ADS_1


"Aku mau di suapi" ujar Hera tersenyum manis membuat Alex terkekeh kemudian mencubit pipi istrinya gemas.


"Kau semakin manja sayang."


Di tempat lain.


Angel tertawa melihat Erick panik dengan mulut yang terbuka dan kedua tangannya sibuk menuangkan air ke dalam gelas kemudian menegaknya.


"Hahahahaha. seharusnya kau mengatakannya dari awal kalau kau tidak suka memakan makanan pedas. Aku malah pesan tteokbbokki ekstra pedas," Angel menyodorkan segelas susu dingin yang baru saja di pesannya. "Minumlah ini. Kau akan merasa lebih baik setelah meminumnya."


"Ahhhh. Aku tidak tau kalau perempuan sangat menyukai makanan pedas , aku pikir aku bisa mentolelir rasa pedasnya tapi begitu masuk ke mulut ini benar-benar panas dan membakar seluruh bagian di dalam dalam mulutku," Erick berbicara setelah menegak habis susu yang di berikan Angel.


"Apa kau benar-benar akan pergi?" tanya Angel kepada Erick. Wajah yang tadinya memancarkan aura bahagia kini redup bagai di selimuti awan hitam . Sangat kelam dan gelap. Seperti tidak ada kehidupan di sana.


"Kau bohong. Aku tau kau sangat sibuk. sama seperti kak Alex yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Orang-orang seperti kalian mana ada waktu luang. Semua waktu yang kalian miliki kalian habiskan hanya untuk berbisnis," Angel mengerucutkan bibirnya sebal.


Cup. Erick mengecup bibir Angela membuat pipi wanita itu memerah . Angel benar-benar tidak bisa untuk tidak tersenyum sekarang, bibirnya semakin tertarik ke atas saat Erick kembali menciumnya .


"Hentikan Erick! Aku malu," Angel menangkup kedua pipinya yang terasa semakin panas.


Erick hanya tersenyum menatap Angel yang sangat lucu di matanya. Bagaimana bisa gadis berusia 29 tahun tersipu malu saat dia hanya mengecupnya sekilas. "Apa dia baru pertama kali melakukan skinsip dengan seorang pria. Tapi jika mengingat profesinya sebagi seorang model itu sangat tidak mungkin bukan," Itulah yang sedang di pikirkan Erick saat ini.


Erick mengantarkan Angela pulang ketika dia dan Angel sudah puas jalan-jalan. sebenarnya mereka tidak pernah puas, apalagi sekarang Erick akan kembali ke negaranya. Entah kapan dia bisa kembali ke korea untuk menemui Angel .

__ADS_1


Angel menggeliatkan tubuhnya mencari posisi yang paling nyaman di kursi mobil Erick. Mereka sebenarnya sudah sampai di depan gerbang rumah orang tuanya Angel. Tapi Erick tidak tega untuk membangunkan Angel yang sedang tidur pulas di sampingnya. Dia hanya menunggu sambil menatap lekat wajah cantik Angel dari dekat.


Erick mencondongkan tubuhnya untuk membuka sit belt yang Angel gunakan. Namun gerakan nya terhenti tepat di depan wajah Angel saat hidungnya tidak sengaja menyentuh hidung Angel. Erick membeku matanya tidak bisa berkedip sama sekali. Wajahnya kaku dan lidahnya kelu. Perlahan dia mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Angel sampai pada akhirnya bibir Erick bertemu dengan bibir tipis nan merah milik kekasihnya itu.


Angel membuka matanya perlahan saat merasakan ada sesuatu yang menekan dalam bibirnya. Matanya membulat sempurna ketika melihat Erick sedang memejamkan mata sambil berusaha untuk mencumbuinya. Angel tertegun untuk sesaat namun setelah dia mendapatkan kembali kesadarannya Angel mulai memejamkan mata dan membalas kecupan, lum atan , dan hi sa pan yang Erick lalukan di bibirnya.


Erick menarik tengkuk Angel semakin memperdalam cium an nya. ******* mulai terdengar dari bibir Angel yang terasa sangat merdu di telinga Erick membuat hasrat nya semakin membara. Erick menggerakkan tangan nya di balik kemeja yang Angel kenakan. Angel terperanjat namun karna dia sudah terbakar api ga ir ah Angel malah mengalungkan tangannya di leher Erick. Tangan yang satunya ia gunakan untuk membuka kancing demi kancing di kemeja yang erick kenakan.


Erick semakin melancarkan aksinya ketika mendapat lampu hijau dari Angel. Tangannya terus bergerak ke atas sampai pada saat telapak tangannya sudah mendarat di dada Angel ...


Tok. Tok .Tok..


Mereka tidak mendengarnya sama sekali.


Tok. Tok Tok. Pintu kaca mobilnya kembali di ketuk dari luar .


Angel mendorong tubuh Erick dan segera merapikan pakaian juga penampilannya. Sama hal nya dengan Angel. Erik juga buru-buru mengancingkan kemeja dan merapikan rambutnya yang di buat acak-acakan oleh Angel.


Seeettttttt!!!!. Kaca mobil di turunkan.


"Kak Alex!" gumam Angel saat laki-laki itu menatap horor ke arahnya.


To Be Continued.

__ADS_1


Jangan lupa Like dan komen nya ya.🤗


__ADS_2