The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Rey Cruize at The Evertonia Palace


__ADS_3

"Duh, kok bisa sih Xiao Jie kirim-kirimin beginian?" Rey ingin tertawa lepas tapi takut ketahuan kalau ia sedang menyelundup.


"Aku sudah jalankan ideku yang kubisikkan padamu waktu itu. Biar ketahuan apa maunya dia, jadi kita bisa berpikir bagaimana caranya agar rencana apapun yang Xiao Jie jalankan bersama ayahmu kelak tak berhasil."


"Ya, boleh-boleh saja sih, selama tak ketahuan, hati-hati, Momse. Sudah dulu ya, aku mau masuk ke istana dulu. Rey Cruize, out!"


Joy tersenyum. Iya sih, Rey mirip juga sama Tom Cruize, imut tak terlalu tinggi-besar tapi tetap ganteng dengan senyum yang paling oh so sweet sedunia!


"Sekarang saatnya beraksi!" Rey pasang tampang cool dan menyelinap masuk ke istana berbaur dengan semua cowok ksatria berbaju hitam (bukan kamen rider black, ya!)


Sementara itu di ruang tahta sedang terjadi perbincangan rahasia antara Raja Friedrich dengan Putri Xiao Jie yang masih menyamar sebagai Joy.


"Jadi sekarang kepercayaan publik Evertonia kepada Reinhard sedang turun drastis! Bagus, bagus sekali, Xiao Jie!" Raja tampak sangat puas dan memuji pencapaian putri asal Everiental itu.

__ADS_1


"Ya, aku juga berhasil memikat Rey putra Anda, Yang Mulia! Semoga saja ia akan segera menceraikan Joy dan akhirnya jadian denganku." bangga Xiao Jie, teringat chat mesra Rey yang bilang menyukainya. Ge-er habis dan sangat pede waktu itu.


Sementara kedua royal itu berbincang, tanpa mereka sadari seseorang telah hadir di antara mereka. Rey Cruize mengintai di balik sebuah pilar besar jauh di ujung ruangan, lengkap dengan kamera saku yang bisa super zoom.


Ternyata dugaanku selama ini memang benar, keduanya bersekongkol dengan apik agar tujuan masing-masing tercapai. Aku lihat saja dulu dan kumpulkan bukti agar mata dunia kelak terbuka, membersihkan namaku sekaligus menghentikan rencana gila Ayah agar tak terus mendesakku dan Joy!


"Kalau begitu, teruskan saja hubunganmu dengan Rey! Aku merestui kalian! Bila perlu, kali ini giring dia seperti Istri Potifar menggoda Yusuf!" usul Raja Friedrich sambil terkekeh.


"Ya, tentu saja, Yang Mulia! Sudah kukirimkan 'Yusuf Rey' beberapa foto seksi yang bisa membuatnya panas dingin dan kebat-kebit. Si Joy yang polos itu takkan berani berpose demikian di depan suaminya sendiri. Aku akan menang banyak, lagipula aku masih perawan tingting dan juga kelak bisa memberinya keturunan royal yang Raja idam-idamkan!"


Rey merekam dan memotret dengan mulus tanpa suara, hingga merasa cukup banyak informasi yang terkumpul, disudahinya sesi pengintaian itu.


Sebagai pangeran yang besar di istana (yang notabene rumahnya sendiri itu!) tentunya ada celah rahasia di tembok yang tinggal ia sentuh sedikit bisa terbuka dan tertutup. Rey sudah hafal betul letaknya jadi ia bisa keluar-masuk ruang tahta kapanpun dengan sangat mulus.

__ADS_1


Rey Cruize pergi dari koridor rahasia menuju taman istana, merasa puas dengan pencapaian dan info yang berhasil ia kumpulkan. Di balik sebuah pohon besar, sang pangeran penyamar bersandar sejenak.


Tiba-tiba ia tersentak. Kemunculan seseorang di ujung jalan setapak taman mengejutkannya. Rupanya Putri Xiao Jie juga sudah selesai meeting dengan Raja.


Ia sama sekali tak perduli pada sekitarnya, berjalan begitu saja sambil memperhatikan ponselnya, membaca ulang semua chat mesra Rey seperti siswi SMU membaca chat dari gebetan ketos-nya.


Rey bermaksud menjepret satu foto lagi dari balik pohon, tapi ia lupa bahwa blitz kamera sakunya menyala.


"Cahaya apa itu?" Putri Xiao Jie tersentak kaget. Dengan cepat dan penuh kecurigaan putri itu berjalan ke arah Rey berada.


Duh, cerobohnya aku, gawat gawat gawat !!!


Rey terburu-buru menyimpan kameranya begitu sadar misi rahasianya tiba-tiba saja dalam bahaya. Ia berbalik hendak pergi secepatnya, tapi...

__ADS_1


"Rey Bro !!! Kau ada di sini !!!"


Yin ???


__ADS_2