The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Lunch Unch Unch...


__ADS_3

Flashback ke beberapa hari sebelumnya.


DI Ruang Tahta Istana Evertonia sedang terjadi kehebohan. Beberapa gadis berwajah Evernesia sedang dibawa menghadap Raja Friedrich, tentunya bukan gadis sembarangan. Melainkan putri-putri bangsawan dari seluruh pelosok Evertonia.


Seperti audisi selebriti saja, ada yang dipilih dan ada yang harus pergi. Semua gadis berperawakan mirip hingga ada yang sangat serupa dengan seseorang yang belum lama membuat dua kali kehebohan di antara publik Evertonia. Lewat Royal Games dan lewat pernikahan diam-diamnya dengan Putra Mahkota Pangeran Reinhard alias Rey The Rebel Prince.


Joyliciouz the Commoner Princess, begitu publik menggelarinya. Putri karena pernikahan, bukan putri karena keturunan. Dan di mata Raja Friedrich, Joy belum ia terima sepenuhnya sebagai menantu. Karena ia tak menyukai gadis jelata.


Maka ia menyeleksi, mengaudisi, mencari seseorang yang secara fisik sangat mirip dengan Joy. Konon, seseorang memiliki doppelganger alias kembaran tak sedarah sejumlah 6 orang dari seluruh Dunia Ever. Jadi pasti ada satu saja putri yang mirip dengan Joy yang begitu umum. Gadis berambut bob kemerahan dengan kacamata tebal. Dan tubuh yang cukup berisi, sebab selera Rey memang bukan cewek Berbi.


Dan di antara ratusan putri terpilihlah Putri Xiao Jie dari East Everiental. Masih gadis dan juga sangat mirip secara fisik dengan Joy.


"Pergilah ke Evernesia. Pikat Rey. Dengan cara apapun, bila perlu, buat kecelakaan, sehingga ia terpaksa menceraikan Joy."

__ADS_1


"Maksud Raja?" Xiao Jie pura-pura tak tahu.


"Ya, kau ninuninu dengan Rey sehingga 9 bulan kemudian paling tidak aku akan dapat cucu berdarah royal." Raja Friedrich tergelak.


Putri Xiao Jie tadinya terpaksa pergi karena misi ini. Berbeda dengan Elsa maupun Chelsea, Xiao Jie sama sekali tak mengenal langsung atau pernah satu sekolah dengan Pangeran Rey. Tapi ia berangkat juga karena tugas.


Hingga kemarin, ia dengan mulus menjalankan misi pertamanya, menjadi model untuk Pangeran Rey. Mengenakan baju seksi yang memikat hingga Rey selain terkejut karena kemiripannya dengan Joy, juga terpana pada keanggunan dan keseksian Everientalnya.


Tapi kok sekarang dalam hati Xiao Jie yang masih jomblo, mulai berkembang sesuatu perasaan yang aneh, seperti bunga-bunga sakura yang mulai tumbuh di awal musim semi. Ya, Rey memang sudah berkeluarga. Sudah punya seorang anak. Tapi malah pesonanya bertambah kuat. Dan seperti yang sudah Raja Friedrich bilang, Rey memang tak luar biasa tampan dan atletis, tapi simpatik dan menarik. Jadi wajar saja bila Xiao Jie pun tertawan dengan mata sipitnya yang tajam dan ramah.


Pangeran Reinhard jelas bukan lajang lagi, tapi pengalamannya malah membuat ia bertambah matang, dewasa dan penuh tantangan!


Aku harus bisa memiliki Pangeran Reinhard!

__ADS_1


Sementara itu Rey sedang galau sendiri. Mr. Bee juga menyuruhnya datang saja ke pertemuan itu, sebab Putri Xiao Jie memiliki tender cukup besar juga untuk billboard di Bee Advertising miliknya.


"Memang kenapa sih Rey? Biasanya kau semangat ketemu klien." selidik Mr. Bee lewat sambungan telepon.


"Uhh.." Rey hampir saja mau bilang kalau Putri Xiao Jie sangat menggoda baginya karena begitu mirip dengan Joy! Tapi sangat tak profesional curcol begitu. Jadi ia urungkan saja niatnya. "Aku datang ke sana sebentar saja deh, terus buru-buru pulang, cari alasan apa gitu. Alasan kan ada satu buku!"


Jadi, tiba-tiba saja Rey menemukan dirinya ada di ambang pintu gerbang Everiental, istana kecil kediaman Putri Xiao Jie yang bergaya Everiental minimalis.


Dag dig dug.


"Selamat datang, Yang Mulia Pangeran Reinhard! Silahkan duduk. Mari minum anggur Everiental ini denganku sebagai pembuka hubungan bisnis kita. Hanya aperitif kok, tak ada apa-apanya." bujuk Xiao Jie yang masih mengenakan cheongsam seksi seperti kemarin.


Uhh, sudah lama banget gak minum anggur, wine maupun minuman beralkohol lainnya. Aku gak yakin sih, tapi...

__ADS_1


Putri Xiao Jie menimang segelas wine sambil menjilat bibir merahnya, "Ayolah, tak ada racun di dalamnya, kujamin aman.."


__ADS_2