
Sedikit berkenalan dengan Shuai Tian, si cowok bujangan alias jones kembar tak seibu Pangeran Rey.
Memiliki kafe kecilnya sendiri di tepi pantai Everiental, sedari dahulu koki junior alias home cook itu tak pernah memiliki impian muluk-muluk. Hobinya hanya masak, dimana sebagian orang masih beranggapan kalau memasak adalah takdir dan kewajiban seorang istri dan ibu saja. Alias wanita. Dapur bukanlah area seorang pria sejati - itu sebagian besar kepercayaan atau mitos dunia Ever.
Bahkan saat Shuai Tian masuk ekstrakurikuler di SMP Everiental sebagai cowok satu-satunya di kelas Tata Boga, banyak yang mengatainya banci dan juga tak gentleman. Kebanyakan anak laki-laki memang memilih ekskul elektronik atau komputer, sementara Shuai Tian yang sama lembut dan baby face-nya dengan Rey, lebih memilih membuat kue sus dan pancake.
Memang mereka beda beberapa tahun, Shuai Tian lebih muda dan juga jones asli, sementara Pangeran Rey selain sudah berkeluarga, juga lebih matang dalam hal cinta.
Anyway, karena fisik dan suara mereka hampir sama secara identik walau beda secara keturunan, takkan ada yang langsung ngeh. Joy saja tertipu!
__ADS_1
Malam itu Shuai Tian pulang ke kost-nya dengan perasaan campur aduk antara senang bin gembira bin tersanjung bertemu dengan kembaran-nya Pangeran Rey, juga masih merasa bingung plus tak percaya, ketika tadi polos dan langsung menerima begitu saja permintaan Sang Pangeran dan istrinya.
Duh, nyamar menjadi Pangeran Rey dan berusaha mendekati Putri Xiao Jie yang cantik dan seksi itu? Sebenarnya aku suka-suka aja 'sih, tapi dia 'kan istri Raja Friedrich!
Shuai Tian, sama halnya seperti semua rakyat Evertonia, tak tahu atau belum tahu sama sekali bila Xiao Jie belum pernah disentuh seujung kukupun oleh Sang Raja! Masih perawan tingting yang ayu. Walau galak dan nyebelinnya sama seperti Joy, bahkan lebih parah! Maklum, julukannya saja Naga Wanita!
Coba pembaca tebak, siapa dia...
Ya, dia adalah Xiao Jie! Putri istri-istrian Raja Friedrich yang sedang dicari-cari Rey dan Joy! Ternyata mereka tetangga kost, hanya berbeda pintu alias tinggal bersebelahan!
__ADS_1
Sudut pandang / point-of-view Xiao Jie
Hari ini aku pulang sedikit malam ke kost-an baruku. Aku belum tahu apa yang akan kulakukan di persembunyianku ini. Mungkin akan cari kerja dan menyamar jadi rakyat biasa. Tentunya sebagai putri aku masih bertugas mengatur Everiental, tapi hanya dari ponsel saja! Sekarang semua hal bisa dilakukan secara virtual, betul? Jadi sama seperti saat aku di istana, aku masih punya wilayahku ini, hanya saja aku menjalankan semua lewat klik-klik-klik!
Sebenarnya selain merindukan Rey, aku juga ingin sekali makan makanan enak-enak. Karena aku sebenarnya punya cukup simpanan untuk membeli apa saja, dan aku malas masak, aku ingin wisata kuliner sepuasnya dari persembunyianku ini!
Omong-omong tentang makanan, sebenarnya dari beberapa hari silam semenjak aku menghuni tempat ini, sering tercium aroma wangi masakan dari dapur tetangga kost-an. Aku belum kenal-kenalan dengan sesama tetanggaku, lagipula aku tak mau identitasku terlalu menyolok di sini! Jadi, nanti saja deh kenalan-kenalannya!
Tetanggaku pasti pintar masak. Entah dia koki atau apa, aku hanya pernah sekali melihat punggungnya saat ia pergi pagi-pagi entah kemana. Siapa dia? I don't care! Aku hanya berada di sini untuk bersembunyi bersama harta karun suami-suamianku Raja Friedrich. He he he he he!
__ADS_1