
Raja Friedrich yang sedang gundah gulana tentunya tak menginginkan kejutan apa-apa, atau setidaknya tak mengharap banyak akan kepulangan Xiao Jie.
Ia sudah lama sadar, bahwa langkahnya membawa Naga Wanita itu kemarin ternyata tak berbuah hasil yang ia inginkan, sebab Pangeran Rey tak tertarik untuk marah dan membuatnya membatalkan niat tersebut. Hingga akhirnya terjadilah 'pernikahan royal bohong-bohongan tanpa cinta' yang malah membuat semuanya menjadi runyam.
Namun kedatangan May hari ini membuat Sang Raja Tua terkejut.
Mau apa dia? Raja yang selalu curiga dan tetap waspada pada segala kemungkinan bersiap-siap menyambut kedatangan mantan istrinya yang konon membawa sesuatu yang istimewa.
"Selamat berjumpa kembali, Yang Mulia." May telah siap pada segala kemungkinan, segala penolakan maupun penerimaan apapun yang mantan suaminya akan berikan. Tugasnya hanya mengembalikan cincin saja lalu menyampaikan maksud Xiao Jie yang ingin berpisah secara baik-baik dengan Sang Raja.
"Oh." Raja Friedrich sedikit terpukau. "Kau masih secantik dahulu dan bahkan hari ini sungguh luar biasa. Seakan kau ingin mengejek hubungan pernikahanku yang gagal dengan Naga Wanita Xiao Jie yang kabur membawa sesuatu dariku?"
__ADS_1
"Maksudmu cincin kita ini?"
Raja Fredrich yang tadinya masih sok cool itu terperangah melihat benda yang kemudian dikeluarkan oleh mantan istrinya itu.
"Darimana kau memperoleh benda itu? Jangan-jangan kau bekerjasama dengan Xiao Jie untuk mencurinya dari kamarku."
"Aku bahkan tak pernah mengenal apalagi bertemu dengan wanita itu." May jujur menjawab.
"Hmm, betul juga ya. Lalu darimana kau bisa memperoleh benda kenang-kenangan kita itu?"
Raja yang telah menua namun masih memiliki wajah dan perawakan yang mirip dengan Rey itu terdiam. Ia tak bisa memungkiri, penampilan May hari ini sangat memikat. May yang saat gadis dulu sudah begitu cantik menarik, dan hingga kini tampak tak menua. Bahkan dengan berani, Friedrich yang dulu begitu kolot diam-diam mendobrak tradisi dan berpacaran secara rahasia dengan May yang lalu ia nikahi secara rahasia pula.
__ADS_1
Walau semuanya harus berakhir setelah Reinhard lahir.
"Kuakui, dulu aku yang ceroboh karena melanggar undang-undang kerajaan. Menikah denganmu, seorang rakyat jelata, dalam istana ini." Friedrich mencoba mengenang masa lalu yang ia mati-matian berusaha lupakan.
"Ya, seandainya dahulu kita menikah dengan cara seperti yang Rey-Joy lakukan, di luar negara ini, tentunya takkan ada masalah. Karena itu masih diperbolehkan, walaupun aku takkan pernah bisa menjadi seorang ratu."
"Ya. Itu ide yang baik yang ditemukan kemudian oleh putra kita yang pemberontak itu. Kini, terus terang aku agak iri juga melihat kebahagiaan keluarga kecil mereka. Memiliki dua cucu. Ah, kita sudah menjadi sepasang kakek dan nenek. Sungguh ironis, aku malah terjebak bersama si gadis Naga Wanita pencuri." Raja Friedrich terkikih, menertawakan dirinya sendiri yang bernasib malang. "Selama bersamanya, kami bahkan tak melakukan apa-apa, karena memang tak ada cinta, apalagi ikat-ikatan!"
"Kita masih bisa mengulang semuanya dari awal. Bersatu lagi, melupakan masa lalu. demi kebahagiaan kita berdua dan Reinhard sekeluarga juga."
May mendekat, "Rajaku, aku mungkin tak layak untuk menjadi ratumu. Namun kita berdua tetaplah sepasang kakek-nenek dari dua cucu laki-laki yang pintar dan lucu dan juga orangtua dari seorang putra yang sangat baik."
__ADS_1
Raja Friedrich menatap wanita cantik yang pernah ia nikahi. "Jadi, apa maksudmu dengan semua ini, May?"
"Aku ingin kita bersama-sama lagi. Aku masih menunggumu dan masih ingin bersamamu."