The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Foto Model Dadakan


__ADS_3

Dan hingga besoknya pun Joy belum mulai bicara dengan Rey, apalagi dengan Elsa. Rasanya setelah kejadian semalam, kok jadi enggan berteman dengan penikung itu.


Bos Bee mencium perubahan menyolok yang terjadi antara kedua staf ceweknya, namun mereka berdua tak memberi petunjuk apa-apa, hanya saling mendiamkan saja di kantor. Tak ada lagi makan bareng, apalagi ngobrol di ruang tamu saat istirahat. Mereka masing-masing sibuk dan tak bicara kecuali urusan pekerjaan.


Dan pada saat tertentu Joy dengan sudut mata minusnya kadang menangkap view perubahan Elsa yang seperti ABG sedang jatuh cinta. Sesekali menatap layar ponsel, senyum-senyum sendiri, serta rajin membalas chat entah dari siapa. Memang Elsa punya banyak teman, tapi kali ini kok terasa beda. Mungkinkah Elsa sedang chat dengan Rey? Lagipula Joy sudah hampir seharian ini mendiamkan Rey. Tak ada lagi chat selamat pagi, siang, sudah makan belum, kamu sedang apa, dan hal-hal mesra lainnya.

__ADS_1


Sementara Elsa semakin berani dan semakin matang dengan rencana sekaligus perasaan yang sedari kemarin membuncah di dadanya. Ia berjumpa lagi dengan Pangeran Rey, yang di masa lalu hanya seorang senior SMA Kerajaan yang jauh, cowok yang dekat dengan Putri lain yang sedikit mirip dengannya bernama Putri Chelsea. Belum lagi rumor lama di SMA dimana semua siswa royal membicarakan pose-pose heboh Putri Chelsea di tempat tidurnya yang konon sangat hot, dan dijepret oleh fotografer junior, Pangeran Rey! Tentu saja, tak ada foto Rey di sisinya jadi tak pernah ada yang tahu apakah mereka sempat foto berdua atau begituan atau apalah. Yang jelas, Rey sempat sangat malu karena foto itu luas beredar. Sebenarnya ia memotret hanya untuk konsumsi pribadi Chelsea saja. Rey menganggap Chelsea hanya sebagai model dan ia hanya ingin belajar menjadi fotografer profesional. Hanya saja Chelsea yang bodinya memang bagus, dengan bangga kemudian memamerkan beberapa fotonya di media sosial, tentunya mencantumkan juga nama Rey.


Pihak kerajaan pun diam saja, karena memang hubungan antara Rey dengan putri manapun otomatis telah direstui oleh pihak kerajaan. Tapi Rey yang tidak mau lagi, alias kapok. Akhirnya, Chelsea menjadi model terakhirnya hingga selepas SMA dan tak ada lagi model-model wanita.


(Tentunya kecuali pose Joy di kolam renang kemarin-kemarin, yang ini tetap rahasia Rey dan Joy saja.)

__ADS_1


"Rey!" ia mengetik chat lagi. "Sabtu pagi besok boleh aku ke studio fotomu, aku ingin sekali kau foto glamor, aku bersedia bayar berapapun harga yang kau mau. Lumayan kan, sekalian untuk portfolio-mu."


Rey, yang sedari kemarin memang mulai menerima beberapa job sekaligus berhasil menjual beberapa karya di pembukaan galeri fotonya, membaca pesan Elsa itu dalam kegalauan.


Masalah dengan Joy belum selesai, ia belum bisa diajak ngomong jujur, kalau Elsa itu bukan siapa-siapa, hanya teman junior SMA dulu. Tapi di sisi lain, Rey merasa inilah saat yang tepat untuk sekali lagi melihat penerimaan Joy pada hobi dan profesi barunya. Masih menyusun skripsi sekaligus memulai pekerjaan baru, Rey sangat ingin buru-buru membuktikan diri kepada Joy. Ia bisa sukses, ia bisa lepas dari pengaruh ayahanda raja.

__ADS_1


"Baiklah, Chelsea. Besok kau datang saja, ini alamatku, Aku tak punya wardrobe, bawa saja baju dan make-up sendiri, oke?"


Duh, kalau Joy sampai tahu, bisa salah paham lagi deh.


__ADS_2