
Tak perlu waktu lama bagi iklan Rey dan Joy yang segera diedit dan diolah oleh Bee Advertising menjadi iklan utama super masif di berbagai media cetak dalam dan luar ruang seperti billboard dan juga majalah. Sejak pertama melihat cetak birunya, brand fashion mereka sudah sangat puas dengan pemilihan Rey dan Joy yang belum lama menghebohkan dunia Ever gegara Royal Games, pengungkapan teranyar dan tergamblang hubungan sepasang putra raja dan cewek jelata. Sekarang mereka harus siap-siap menjadi sensasi baru lagi. Waduh, gawat, Joy ngeri-ngeri sedap.
Mr. Bee tersenyum puas. "Joy memang pembawa keberuntungan! Sepertinya kita akan segera sukses besar, klien kita langsung jatuh hati pada kalian. Tapi siap-siap saja terkenal. Ada enak dan tidaknya, Joy."
"Uhh, bingung juga, si tomboy pemalu yang bukan siapa-siapa sepertiku." Joy sedikit merendah.
"Tak apa-apa bila terkenal. Asal bukan viral karena sesuatu yang nakal, misalnya skandal."
"Mr. Bee seperti lagi berpuisi, kata-kata Anda berima!" Joy tiba-tiba tertawa. "Iya sih, kuharap kami berdua bisa menolong perusahaan kita. Tapi entahlah, ini sedikit baru untukku."
"Rey menurutku lumayan baik dan asyik juga. Joy beruntung sekali memiliki dia. Semoga kalian bisa segera menikah." harap Mr. Bee, "Bila saja ada seorang putri cantik tiba-tiba berkenalan denganku. Ha ha ha."
__ADS_1
"Elsa kita kan seorang putri. Cantik pula. Tapi ia sukanya sama Rey, dan tentu saja Rey tak boleh sama dia, karena aku sayang Rey." Joy sedikit curcol.
"Oke, yuk siap-siap untuk launching iklan kita besok, Joy. Kuharap kau siap untuk segala kemungkinan. Dan tentu saja kalian akan memperoleh sebagian rejeki ini, lumayan ditabung untuk biaya nikah." tutup Mr. Bee.
Tak berapa lama, di sudut jalan-jalan raya pada billboard yang tinggi besar dan di badan-badan gedung pencakar langit dunia Ever, segera terpajang Iklan Fashion Premium berkonsep "Black & White Retro First Love" dimana Rey dan Joy beradu gaya ibarat dua top model, berbusana seksi hitam putih bergaris-garis dengan penegas sedikit merah.
Juga di semua majalah premium seperti Cozmo dan BhaZaar, pada sampul belakang tentunya, berhias banyak variasi pose Rey dan Joy. Dan tentu tak ketinggalan ada nama "Prince Rey x Beloved Joy" yang klien mereka inginkan muncul di sudut semua promosi.
"Tapi Joy juga cantik banget.. Dulu di Royal Games sudah bikin iri, sekarang tambah panglingin lagi !!!"
"Iya, heran juga. Ternyata semua cewek juga bisa jadi cantik dan seksi walau sehari-hari tampil tomboy ya. Aku juga bisa dong !!!"
__ADS_1
"Jadi ingin beli bajunya. Pasti mahal ya. Uhh, bagus. Nabung ahhh. Joy aja jadi beda banget, apalagi aku !!!"
"Jadi cakep betul, cocok untuk ke pesta nih outfit-nya! Cuss beli sekarang, mumpung masih new arrival!"
Reaksi positif publik di mana-mana tentu saja membuat Rey dan Joy tambah populer. Walau tentu saja ada pro dan kontra, Joy mulai bisa belajar menanggapi dengan santai. Seperti Mr. Bee bilang, tak apa terkenal, asal tak menjadi viral dengan cara tak halal.
Sementara itu, di sebuah tempat di sudut kota.
"Rey..."
Seseorang terpaku menatap billboard dimana terpajang salah satu iklan baru Rey dan Joy. Seorang wanita setengah baya tapi masih terlihat awet muda. Berdiri di kejauhan, matanya berkaca-kaca.
__ADS_1
Akhirnya kutemukan lagi kau. Aku sangat rindu...