The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Rencana Menjebak si Naga Wanita


__ADS_3

"Uhh, apa? Aku pulang tadi siang? Aku sedang di kantor menunggu Mr. Bee pulang dari meeting kok, boro-boro mau beli makan siang, untung bawa dari rumah. Telepon berdering terus, kesal banget aku harus mengangkatnya."


Haaaah?? Kalo begitu, siapa tadi? Rey bingung bukan kepalang. Aduh, jangan-jangan, yang tadi itu...


"Jangan bilang kalau tadi ada hantuku datang ke rumah.." Joy melipat tangan tanda curiga.


"A ha ha ha, bukan hantu sih, tapi..." Rey memandangi mulut Mav yang belepotan saus tomat. "Nanti saja deh ceritanya kalau bocah junior kita ini sudah bobo."


Malamnya setelah Maverick tertidur lelap di kamarnya, Joy mencecar Rey lagi, ingin tahu segala yang terjadi.


"Oke, kita lihat CCTV saja, kebetulan rekaman tadi siang masih ada, dan ini betulan tak disengaja atau direncanakan ya. Jangan marah padaku." Rey sedikit seram juga, apabila yang dikhawatirkannya betul-betul nyata.


Dan pasangan kita itu dengan tegang menyaksikan detik-detik kepergian Joy ke kantor, dan beberapa menit kemudian muncul kembali saat Rey sedang menyiram tanaman.


"Iya, itu kok seperti aku ya." Joy mengernyitkan kening. "Aneh bisa melihat diriku sendiri dari jauh. Tapi kok aku yang ini sedikit grogian, walaupun kelihatannya senang betul bertemu denganmu."

__ADS_1


Rey dan Joy berpandang-pandangan. "Ini pasti..." mereka berseru bareng, "Xiao Jie !!!"


"Apa yang kau lakukan bersamanya?" amarah Joy meledak, tapi belum sampai cakar-cakaran. Cuma kesal bin geregetan bin cembokur saja. "Awas ya kalau kalian..."


Rey bergidik, sedikit takut tapi bersyukur banget bila ia tak sampai kebablasan tadi siang ninuninu dengan seseorang yang ternyata bukan Joy itu. "Nonton dulu, Momse.Nanti kau tahu kalau tak terjadi apa-apa."


"Oke." Joy berusaha tenang. "Kita tonton sampai selesai."


Lalu muncul adegan-adegan Joy-joy-an makan bareng, nonton bareng, hingga hampir saja berhasil diajak masuk kamar.


"Sama sekali bukan Joy. Duh, bodohnya aku! Maafkan aku ya, Momse. Aku tadi betulan mengira itu kamu, terlalu gembira, Sayang. Syukurlah tak sempat kuapa-apain. Tapi sebel juga aku berhasil ditipu oleh Naga Wanita Berbulu Singa itu.." (bukan Domba, Joy itu Singa!)


"Ha ha ha... dasar Xiao Jie si Naga Wanita. Tambah kesal juga aku padanya, sekarang ia bertambah dekat dengan keluarga kita. Bahaya juga bila ia sudah berhasil masuk ke rumah ini, bisa-bisa Maverick nanti diculiknya!"


"Jangan bilang begitu.. Aduh, aku saja hampir berhasil memasuki Venus Flytrap-nya!"

__ADS_1


"Hukuman bagi Popse! Malam ini jadi My Little Pony lagi!" kesal Joy, mematikan lampu-lampu, lalu menghempaskan Rey ke ranjang.


*sensor *sensor* *sensor*


...************...


Keesokan harinya, sambil sarapan bareng pasangan kita menyusun rencana, kebetulan itu hari libur dimana biasanya Joy ada acara kumpul bareng tetangga beda blok dan Mav juga ada playdate bareng bocah-bocah lainnya.


"Hari ini kemungkinan besar Naga Wanita itu masih penasaran dan memata-matai kita. Bagaimana kalau kali ini kita sekeluarga bekerja sama untuk memerangkapnya?"


"Naga ciapa, Mami? Dibo The Gift Dlegen ya Mi?" tanya bocah Mav polos.


"Pokoknya nanti Mav ikut Mami ya, main sebentar ke luar rumah. Papi sendirian di rumah seperti kemarin dan kita tunggu saja beberapa saat apakah Naga Wanita itu akan muncul menjemput Pangerannya.."


"Pangerannya kali ini bawa pedang, bukan pedang yang itu ya, tapi pedang penusuk hati hingga broken heart..." tambah Rey sambil tersenyum penuh rasa ingin balas kesal. (Bukan dendam ya, gak baik ah pendam dendam.)

__ADS_1


__ADS_2