The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Pembukaan Galeri Foto Rey, Terbukanya Pula Suatu Rahasia!


__ADS_3

Rey merasa bangga pada pencapaiannya ini, bagaimanapun ia telah berusaha sendiri untuk memulai sesuatu yang baru, bukan sebagai seorang pangeran, melainkan orang biasa, seorang fotografer berbakat yang mulai dari nol. Dan ia sangat ingin Joy ada di sisinya kelak saat pembukaan perdananya.


Di sisi lain, Joy juga sedang merasa gembira karena mendapatkan bukan hanya seorang asisten tapi juga seorang sahabat. Elsa tak hanya terampil meng-handle klien, mengangkat telepon maupun mengurus hal-hal kecil saja. Ia juga mulai lengket dengan Joy, sudah seperti BFF dari SMA saja.


Singkatnya, mereka kemana-mana sekarang selalu berdua. Sudah lengket kayak perangko! Makan siang, duduk ngobrol bila sedang tak banyak pekerjaan, serta tentu saja curhat tentang cowok. Elsa masih jomblowati, serta merasa dirinya paling malang di dunia. Joy sampai merasa heran, kok bisa ya, padahal Elsa sangat cantik dan juga dengan mudah bergaul, kok masih merasa susah mencari cowok?


Joy pun berjanji akan mengajaknya keluar bersama entah makan di mal atau jalan-jalan, sehingga Elsa bisa berkenalan dengan teman-teman Joy juga, mahasiswa, lulusan seni atau teman lamakah, walau Joy pun sebenarnya tak punya banyak kenalan. Tetapi dengan adanya Elsa, ia jadi mulai lebih berani terbuka, dan sedikit banyak tertular sifat berani bicara juga.


Malah sekarang setiap malam Joy ngobrol juga di telepon dengan Elsa selain dengan Rey. Rey yang belum ketemu ataupun mengenal Elsa sedikit banyak cemburu juga saat Joy dengan asyiknya bercerita bahwa rekan barunya di kantor yang cantik itu begitu baik hati, tak pelit berbagi makanan, dan juga sangat periang.


"Elsa lagi, Elsa lagi. Sainganku sekarang bukan cowok ganteng ya, tapi cewek cantik." irinya sambil tertawa menyindir saat Joy akhirnya mengangkat telepon, sedikit lebih malam karena habis bicara dengan Elsa.

__ADS_1


"Ah, Rey gak perlu cemburu. Elsa kan bukan cowok ganteng.Apa sih berbahayanya untuk hubungan kita. Kurasa kau juga perlu berkenalan dengannya, siapa tahu Ksatria Yin atau Yang juga kepincut."


"Ide bagus sih. Nanti kalian datang ya ke pembukaan galeri fotoku. Aku akan buka besok sore. Kalian datang lebih awal saja, kalau aku belum ada, kalian menunggu saja sambil lihat-lihat."


Joy mengiyakan, dan lagipula inilah saat yang tepat untuk sedikit pamer pada Elsa sahabat barunya yang jomblo, cewek tomboy sepertinya pun bisa punya cowok tampan, pangeran lagi. Elsa pasti akan sedkit iri dan ingin cepat-cepat punya cowok juga.


"Ayo! Aku juga tahu kalian pacaran karena dulu setia nonton acara Royal Games itu, Pangeran Rey memang imut sekali ya, aku ngefans berat. Kau sangat beruntung bisa bersama dia. Kenalan di mana sih, kalo saja waktu itu aku juga mencoba cari jodoh dengan cara itu." cerewet Elsa di kantor.


Tapi bagaimana dengan apa yang akan terjadi karena sesuatu yang awalnya baik, ternyata bisa berubah kapan saja, termasuk pada dua manusia kesayangan Joy ini.


"Kita datang kecepatan. Rey sedang tak ada." Joy, bergandengan tangan dengan Elsa, memasuki ruang galeri Rey yang mulai ramai dipadati pengunjung. Sebagian besar tentu saja fans cewek Rey yang memang sudah sedari dulu mengincar kesempatan untuk berfoto dan minta tandatangan, selain tentu juga para penggiat seni foto kenalan dan calon kustomer Rey.

__ADS_1


"Karya Rey bagus-bagus ya." Elsa tulus memuji sambil menatap kagum di bawah sebuah foto besar berbingkai kayu, potret secangkir kopi yang tampak hangat mengepulkan uap, seolah-olah seperti baru diseduh, dan langsung tersaji di hadapan.


"Eh, aku ke toilet dulu ya, tunggu di sini, jangan kemana-mana oke?" Joy melambai, "Sambil mencari Rey sekalian."


"Baiklah."


Agak lama juga Joy pergi, karena sambil berkeliling melihat-lihat. Elsa masih menunggu di tempatnya, ketika gadis pirang itu melihat sesosok tubuh pria ramping berjas rapi lewat di hadapannya.


"Pangeran Rey dari Evertonia." ia tak sengaja menyebut tanpa maksud memanggil.


"Oh?" Rey berhenti. "Kau sepertinya aku kenal. Putri Elsa dari Eversnow?"

__ADS_1


__ADS_2