The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
The Most Shining Among The Others


__ADS_3

Suamiku. Ya ampun!!


Joy yang sering berandai-andai segala macam sedikit banyak takut juga. Kemarin belum jadian saja, kuatir Rey gak suka dan perlahan-lahan mundur teratur. Dulu pas udah jadian, kuatir pas tahu status Rey sebenarnya. Bukan suami orang seperti di novel atau roman picisan atau sinetron gaje di televisi, melainkan seorang pangeran !!! Joy si jelata polos yang very humble dan tak berambisi aneh apa-apa alias berkeinginan muluk-muluk, apalagi kepengen jadi putri, duduk manis di tahta sambil dikipasi dayang-dayang? Uhh, santai, tapi nanti dulu yah!


Sayangnya Joy telanjur jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan heran, tiap melihat wajah Rey, ia jatuh cinta lagi dan lagi, walau Rey sedang gak ngapa-ngapain sekalipun. Senyumnya saja sudah bisa membunuh Joy.


Dan kala cinta berkali-kali diuji, Joy tetap akan jatuh cinta lagi walau kadang kesal pada Rey Putus nyambung pun pernah, walau cuma beberapa jam. Dan tentu saja putusnya omdo alias omong doang. Gak berapa lama pasti salah satu ada yang langsung minta maaf.


Ya, Rey memang berbeda. Di antara teman-temannya atau bahkan pangeran-pangeran lain. Ia paling bersinar. Bukan 'ta-daaa' seperti ksatria paling wah-wah di film-film kolosal, pakai baju zirah, ketopong besi, bawa pedang atau tombak dan naik kuda putih. Tapi sudah cukup dengan senyum manis, suara rendah dan ramah, dan pembawaannya yang gentle. Rey mampu mengimbanginya. Rey yang sedikit lebih muda tapi lebih dewasa dan sabar. Ibarat air sejuk siap menyirami api Joy bila terlalu panas membara.

__ADS_1


Dan Joy sudah yakin. Ya, Rey akan menjadikanku istri paling bahagia. Bukan cuma pura-pura bahagia seperti ungkapan para jones, tetapi bahagia sungguhan.


Joy segera diantar masuk tim bridal ke ruang rias bersama mamanya, sementara di luar kesibukan kru pernikahan dadakan bin rahasia semakin menjadi. Jumlah mereka tak banyak, tapi bekerja cepat dan sigap. Sementara segala sesuatu disiapkan, tentu saja sang calon pengantin pria datang memantau.


Siapa lagi kalau bukan Rey!


Ia tak memakai stelan tuxedo pengantin, melainkan seragam resmi Kerajaan Evertonia lengkap dengan mahkota. Tampak cakap sekaligus tetap gagah, wajahnya yang baby face berseri-seri menggambarkan kebahagiaan hatinya.


Rey memastikan semua orang yang hadir tak ada yang membocorkan rencana dan lokasi pernikahan ini. Maka ia rela mengurus sendiri semuanya. Ia sedikit lelah, tapi sangat bahagia.

__ADS_1


"Oh ya, Pak Pendeta sudah hadir, dan Yin Yang serta Agnez juga, tinggal menunggu Joy saja. Dan tentu nanti fotografernya Mr. Bee." Rey mengecek semua tempat dengan semangat. Kedua sahabatnya segera bergabung dan ikut mondar-mandir mengurus persiapan hidangan resepsi, tempat pemberkatan yang penuh bunga mawar dan bunga matahari, dan juga segala hal terkecil lain.


Sungguh sibuk sekali, dan Joy belum juga keluar. Rey sudah tak sabar.


Tamu-tamu telah tiba di dermaga. Mereka terbengong-bengong kagum pada pemandangan pulau hijau kecil berpasir putih bersih, yang kini dipenuhi hiasan mawar merah Evertonia dan bunga matahari. "Wow, ini semua asli? Dan betulan Rey-Joy akan nikah di sini?" Mr. Bee yang didaulat jadi seksi dokumentasi berjalan paling depan, jeprat-jepret kameranya sana-sini.


Beberapa tamu lagi juga hadir termasuk MC Mr. Brokoli si pembawa acara top Evertonia, orang-orang kepercayaan Rey dan beberapa teman keluarga, mereka duduk di kursi putih yang ditata rapi menghadap altar dimana pasangan Rey dan Joy akan menjalinkan hubungan mereka untuk selamanya.


"Selesai, Nona Joy. Kita segera mulai acaranya." tim bridal membawakan cermin rias tinggi ke hadapan Joy yang sudah mengenakan gaun pengantin putih keemasan mengembang semata kaki berikut veil tembus pandang menutupi rambut dan bahunya.

__ADS_1


Wah... aku betulan bisa jadi semanis ini? Tanpa kacamataku dan memakai softlens saja, mataku juga tampil beda, dan gaun ini seperti gaun bidadari dalam mimpi...


__ADS_2