The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Mencoba Membarukan yang Lama (CBBK)


__ADS_3

"Begini. Cincin itu dulu cincin pernikahan ayah-ibuku, jadi aku yakin bila ayahku masih sangat mengidolakannya dan merasa sangat kehilangan benda itu, tentunya ia masih memiliki perasaan tertentu pada ibuku." urai Rey. "Jadi ia sebenarnya masih bisa mencintai ibuku lagi."


"CLBK?" Joy dan Shuai Tian-Xiao Jie sama-sama kaget. "Ayahmu seorang raja yang keras. Bahkan aku saja belum ia terima sebagai menantu." Joy sedikit ragu.


"Kami tak begitu mengerti, Pangeran Rey. Tapi kami rasa bisa saja sebuah kenangan membangkitkan perasaan lagi, apalagi Raja Friedrich dan ibu Rey dulu benar-benar pernah menikah, hanya terpisah karena status, kalau tidak salah.." Shuai Tian yang diam-diam sedari dulu mengidolakan Pangeran Rey sedikit-banyak mengetahui perjalanan kehidupan kerajaan.


"Ya, CLBK memang susah betul. Seperti kemarin, saat kukira, ehm, Rey betul-betul sudah menduda dan juga tiba-tiba datang kemari hendak mendekatiku lagi. Sempat ada perasaan yang seperti mau keluar lagi, syukurlah karena ketahuan itu hanya Rey-rey-an, malah ternyata seseorang yang berbeda tapi malah jadi super spesial.." Xiao Jie malu-malu tapi enggan mengakui.


"Jadi kau betulan tadinya berharap ada Duren Pangeran Rey?" Shuai Tian belagak ngambek.

__ADS_1


"Kalau untuk semua yang telah terjadi, mungkin iya, namanya juga CLBK, tapi Cinta Baru Bersemi Kemudian alias CBBK, mengapa tidak? Lagian walau aku marah besar, aku akan selalu jinak lagi bila kau masakkan aku sesuatu yang enak." Xiao Jie yang memang doyan makan tentunya bukan cuma hati, namun senang juga lidahnya dimanjakan masakan pacar barunya.


"Nah, bila begitu, kami akan urus semuanya, Xiao Jie tinggal tunggu saja kabar baik dari kami, ayahku akan segera memaafkanmu begitu ia berjumpa kembali dengan ibu!" Rey terlihat antusias.


"Jadi, maksudmu, Mayvelina ibumu akan segera bertemu dengan ayahmu untuk mengembalikan cincin itu?" Joy membayangkan semuanya, namun masih sedikit ragu. "Dulu juga pernah merayu ayahmu untuk bersatu lagi demi memberikanmu keluarga yang utuh, tetapi ayahmu menolak."


Joy, Xiao Jie dan Shuai Tian bersamaan menatap benda kecil berkilauan itu.


"Wah, ternyata kalian yang berhasil mendapatkannya dariku." Xiao Jie terkikih, sebal sekaligus mengaku kalah. "Baiklah, asal aku bisa segera menjadi janda yang juga masih ting ting, segera lepas dari predikat istri-istrian, aku tak keberatan."

__ADS_1


"Tentu saja, kami setuju bila Pangeran Rey ingin menolong agar Xiao Jie segera terbebas dari raja yang menikahinya tanpa cinta." Shuai Tian ikut terharu. "Sudah kuduga, hidup di istana walau segalanya tersedia ternyata tak seenak yang diduga sebelumnya, betul, Xiao Jie?" ia berusaha agar pacar barunya segera melupakan keinginan lamanya, "Enakan kita ikuti jejak Pangeran Rey dan Joy saja, pacaran tanpa memandang status dan kedudukan."


"Dulu kupikir bisa menjadi ratu, eh, walaupun aku seorang putri, ternyata tidak. Rupanya memang ada jalan hidup tak terduga di sini!" Xiao Jie mengakui keberuntungannya.


"Nah, kalau begitu, kami kembali dulu ke Evernesia dan menjalankan segalanya!" Rey tampak puas, menutup kencan ganda mereka dengan senyuman smize-nya yang khas.


"Eh, tunggu dulu! Sebagai tanda terima kasihku, kalian akan kubawakan oleh-oleh banyak makanan lezat yang akan kumasakkan untuk kalian nikmati di rumah bersama anak-anak kalian! Bagaimana?" Shuai Tian memberi usul yang menarik.


"Wah, tak perlu repot-repot! Tapi kami sangat menyukai hidanganmu juga, Shuai Tian! Terima kasih banyak." ungkap Joy, membayangkan Dede Harvey si Radar Makanan akan sangat menikmati masakan Shuai Tian yang memang beda lezatnya daripada semua masakan buatan restoran di mal-mal terkenal.

__ADS_1


__ADS_2