
Sementara Itu, Di Istana Evertonia...
Raja Friedrich sedang duduk di atas tahta, terlibat pembicaraan serius dengan Ksatria Yin dan Yang, keduanya dipanggil untuk sebuah meeting ekstra rahasia.
Raja yang berumur hampir setengah abad itu adalah versi senior dari Pangeran Rey, sangat awet muda, hanya saja rambutnya telah sedikit memutih. Dan sifatnya sungguh jauh berbeda, lebih kaku dan keras, tak suka dibantah.
"Sudah tiba saatnya putraku kembali ke Evertonia. Kali ini untuk selamanya."
"Tapi, Yang Mulia.." Yin mencoba mengutarakan pendapat, "Rey telah hidup bahagia di Evernesia. Anda tak bisa begitu saja menyuruhnya kembali sekarang."
__ADS_1
"Aku dapat kabar bahwa ia telah lulus dan juga bekerja sebagai fotografer, menyewa galeri, dan juga foto model amatiran. Cih! Kalian kira itu profesi mulia dan terhormat bagi seorang berdarah biru?" Raja Friedrich tampak tersenyum penuh sindiran, "Ia memiliki segalanya di sini, juga gadis-gadis pilihan yang jauh lebih cantik luar dalam daripada si Jelata Joy itu!"
"Yang Mulia, Rey dan Joy sangat mencintai satu sama lain, mereka telah menghadapi banyak hal bersama-sama!" Yang turut angkat suara membela sahabatnya.
"Mawar di kebun bunga Evertonia begitu subur, indah, terawat, dan berlimpah-limpah, Rey terlalu bodoh dan naif memetik Bunga Matahari liar di luar pagar kebun, yang tumbuhnya saja tak jelas, sembarangan. Dan tentu saja bunga liar seperti dia sama sekali tak cocok untuk dijadikan pajangan istana alias calon istri seorang penguasa. Ia mengulang kesalahan bodoh dan berat, yang sama denganku dulu. Ha ha ha ha ha."
"Rajaku! Jodoh kita ada di tempat yang tak bisa kita pilih, tentunya berlaku bagi semua orang, termasuk Rey putra Anda." Yin kembali mengungkapkan isi hati.
"Apa maksud Anda?" Yang mulai mencium adanya sesuatu yang tak beres.
__ADS_1
"Seseorang yang Rey selalu pertanyakan, impikan, idamkan, dan butuhkan... telah ada di sini. Tawanan hatiku. Intelku dengan sangat mudah berhasil menyelidiki keberadaannya. Ia muncul ke permukaan setelah dua puluhan tahun menghilang. Ya, kepopuleran amatiran putraku telah menariknya kembali dari dalam pusaran air sungai deras, dan kali ini Rey takkan ingin ia tenggelam lagi. Dengan penawaran paling menarik dariku, tentu saja."
"Maksud Anda?" duo Yin Yang terperangah.
"Ya, Mayvelina, Mawar Liar nan terlupakan. Mantan istriku satu-satunya, mantan terindah, kenangan paling manis sekaligus paling menyesakkan hati." nada suara Raja Friedrich sedikit bergetar.
"Sayangnya kami tak bisa bersama, seberapa besarpun rasa cintaku, seberapa inginpun aku bersama dengannya. Dan kali ini kupastikan Rey takkan berbuat hal bodoh yang serupa. Karena Evertonia membutuhkan seorang raja! Rey adalah raja masa depan yang negeri ini impikan!"
"Jadi, Raja telah menawan Mayvelina?" duo Yin Yang merasa bersalah kepada Rey, merasa tak melakukan sesuatu yang tak sesuai prosedur. Jangan-jangan info ini bocor dari kami? Ponsel kita disadap atau kenapa? Apakah informasi pencarian data ini terungkap?
__ADS_1
"Ya, dengan reuni kecil keluarga ini, Rey akan menghadapi keputusan tersulit dalam hidupnya, segera naik tahta, dan melupakan Joy untuk selama-lamanya." wajah Raja Friedrich kembali tampak dingin dengan senyum terlicik. "Rey akan lebih memilih untuk pergi dari Joy daripada kehilangan keluarganya lagi. Ia akan tunduk kepadaku kali ini. Seorang anak wajib untuk hormat dan berbakti kepada orangtuanya. Dan tentu saja, May menginginkan hal yang sama. Ia akan erat-erat mendekap, menahan, menawan Rey dalam pelukannya. Ha ha ha ha ha..!!!!"