The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Penolakan Menyakitkan di Masa Lalu


__ADS_3

Maka gadis jelata May dan Raja Friedrich dari Evertonia diam-diam mulai menjalin hubungan yang sesungguhnya dinyatakan sebagai pelanggaran berat oleh undang-undang monarki kolot Evertonia. Waktu itu Raja Friedrich masih berusaha keras menutupi status hubungan mereka dengan pura-pura mengangkat May sebagai sekretaris pribadinya yang bertugas mengurus semua agenda kerajaan. Namun tak selamanya cinta mereka bisa ditutup-tutupi sementara para bangsawan mulai mengendus curiga.


Maka secara diam-diam dalam sebuah upacara keagamaan yang tertutup, Friedrich pun menikahi May dan menyembunyikan status pernikahan mereka dengan tak pernah mengadakan pengumuman, jumpa pers maupun Royal Wedding.


Sayangnya dalam usaha mereka menutup rapat status suami-istri itu, May sukses berbadan dua dan perutnya yang mulai membuncah pun tak dapat lagi disembunyikan. Publik mulai berspekulasi liar bahwa sebenarnya Raja Friedrich dan sekretaris cantiknya Mayvelina telah menikah secara diam-diam.


"Raja Friedrich yang mulia, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, kami mohon Anda dapat menjelaskan semua ini, mengapa Anda dan Nona Mayvelina ternyata telah meresmikan hubungan secara diam-diam, sementara kerajaan kita yang mulia sesungguhnya telah berusaha keras menjaga kemurnian darah keturunan bangsawan Evertonia selama beratus-ratus tahun. Kita membutuhkan seorang calon raja masa depan yang jelas silsilah keturunannya sehingga tak memutus sejarah luhur darah biru Kerajaan Evertonia."


Demikianlah permohonan yang diajukan para tetua bangsawan, mendesak Raja Friedrich untuk mengakui semua dan mengambil sebuah keputusan super berat : Turun tahta secara sukarela atau menceraikan May serta mendeportasinya keluar Evertonia untuk selama-lamanya.

__ADS_1


Dalam dilema berlarut-larut serta tekanan keras dari bangsawan dan rakyat, akhirnya Raja Friedrich mengambil keputusan,


"May, setelah kau melahirkan anak kita nanti, sebaiknya kita segera berpisah, karena sesungguhnya hubungan kita ini tak pernah boleh terjadi, dan kita harus bisa melupakan dan merelakan semua yang pernah terjadi di antara kita menjadi kenangan."


"Tapi... " May mulai bersimbah air mata. "Raja, aku tak ingin berpisah darimu dan juga dari anak kita nanti, laki-laki maupun perempuan. Aku ingin kita bertiga tetap bersama apapun yang terjadi!" ratapnya memohon agar raja menangguhkan keputusan memilukan itu.


"Hal itu takkan pernah terjadi karena semua yang kita lakukan sebenarnya adalah kesalahan. Kau memang mawar terindah di Evertonia, tetapi kau sebatang Mawar Liar yang tak sengaja tumbuh di halaman kerajaan dan seharusnya memang kami cabut dan segera buang, karena kehadiranmu memutuskan tali silsilah murni kerajaan. Lagipula kau takkan pernah bisa menjadi seorang ratu. Sedangkan anak kita bisa tetap akan bersamaku, sebab darahku ada pada tubuhnya, dan ia masih bisa menjadi raja di kemudian hari!" Friedrich tegas berkata dengan nada dingin.


Lahirlah seorang anak laki-laki berambut hitam dengan wajah tampan dan sipit seperti Friedrich, namun berbola mata cokelat seperti May. May memberinya nama Reinhard yang berarti besar, berani dan kuat, dengan panggilan akrab Rey.

__ADS_1


Setelah bayi Rey berusia beberapa bulan, Mey terpaksa merelakan putra mungil semata wayangnya diambil dan dipelihara oleh sang ayahanda raja, sementara ia dipaksa pindah, terbuang ke negeri yang jauh untuk selamanya.


"Dan jangan pernah berani muncul atau mengatakan dirimu siapa di hadapan Rey apabila nanti ia telah dewasa, atau kau dan dia akan menanggung akibat pahit dari semua perbuatanmu untuk selamanya..."


Demikianlah kalimat terakhir Friedrich sebelum menyerahkan surat perceraian mereka ke dalam tangan May yang malang.


*******************


Dan di sini kini May berdiri menatap billboard dimana terpajang foto iklan Rey dan Joy.

__ADS_1


"Anakku..."


__ADS_2