The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Season 4 : Seseorang di Sana (Masih) Memikirkanmu...


__ADS_3


Beberapa tahun berlalu dalam damai setelah Putri Xiao Jie Si Naga Wanita Everiental terkurung dalam istana Evertonia bersama Raja Friedrich tanpa ada kabar berita dan kejelasan nasib.


Sementara keluarga kecil Rey dan Joy tampak anteng-anteng saja alias damai sejahtera di Bumi Evernesia, dimana putra bungsu mereka, Dede Harvey dan Sang Kakak Maverick tumbuh semakin besar. Keduanya kini sudah memasuki usia batita dan balita, sementara Rey dan Joy masih bekerja dan juga membesarkan anak-anak bersama-sama seperti keluarga kelas menengah Evernesia pada umumnya.


Si kecil Harvey atau juga akrab dipanggil Dede Hay, seorang bocah lelaki yang lucu dan chubby namun sangat gemar makanan enak. Sudah sering dibelikan atau dibuatkan makanan oleh Rey dan Joy, apalagi sang ayah yang hobi memasak setiap akhir pekan pasti memasakkan hidangan istimewa. Belum apa-apa, semua makanan disapunya hingga Kakak mav sering sekali berteriak,


"Papi, Mami, Dede Hay menghabiskan pizza-ku!" adu Mav sambil menangis, sementara Dede Hay cuma senyum-senyum saja dengan wajah belepotan keju dan celemotan saus tomat.


"Waduh, besok ya Papi belikan lagi! Atau Papi buatkan!" hibur Rey sambil membelai rambut hitam tebal putra sulungnya yang semakin besar semakin mirip tampannya.

__ADS_1


"Waduh, Mami punya sisa cheesecake di kulkas siapa yang habiskan, ya?" suatu hari Joy yang sudah menyembunyikan kue favoritnya di kulkas, menemukan semuanya sudah ludes tak bersisa.


Dede Hay tentu saja diam sambil tersenyum, menjilat jemarinya yang lagi-lagi belepotan.


'Duh, Mami, siapa lagi kalau bukan si Radar Makanan Dede Hay!" adu Mav kesal karena ia juga hanya kebagian sedikit.


"Sudah, sudah, besok Papi belikan lagi ya Mi!" senyum Rey lebar dengan smize-nya yang masih tak berubah walau sudah berputra dua.


Kedua putra Rey dan Joy memang sering bertengkar dan kadang berebutan barang atau giliran nonton televisi, namun mereka juga saling menyayangi. Mav sebagai kakak yang baik selalu menjaga adiknya dan sering bercanda berdua, kadang juga mengajarkan adiknya beberapa macam pelajaran sekolah kegemarannya seperti melukis dan membaca. Sementara Dede Hay yang belum lama masuk sekolah nursery juga sudah menunjukkan bakat menari dan menyanyi. Saat hari pertama sekolah ia girang sekali dan tak menangis dan ketakutan seperti anak-anak murid baru lainnya. Bahkan ia sering menirukan gerak dan lagu di televisi.


Keluarga yang tetap penuh cinta itu belum tahu perkembangan terbaru di istana Evertonia. tempat yang sudah hampir dilupakan Pangeran Reinhard alias Rey selepas pernikahan politik Raja Friedrich dengan Putri Xiao Jie. Hingga suatu hari terdengar kabar terbaru yang hanya beredar dalam istana dan tak ingin digembar-gemborkan pada pers maupun media oleh Sang Raja. Mungkin karena malu, segan atau apa?

__ADS_1


Tapi tentu saja, serapi-rapinya Raja Friedrich si Batu Karang menyimpan rahasia, duo Yin Yang kedua ksatria jones sahabat akrab Rey dan Putri Agnez yang masih lajang, mengetahuinya. Dan mereka segera mencoba menghubungi Rey dan Joy yang selama ini belum pernah kembali ke Evertonia.


"Rey, apa kabar Bro? Maaf kami mengganggumu, kau pasti sedang sibuk ya bersama anak-anakmu? Kalian baik-baik saja?" chat Yin Yang kepada Rey.


Rey yang sekarang jarang sekali baca ponsel kecuali saat bekerja sedikit terkejut juga para sahabatnya itu tiba-tiba chat lagi.


"Oh, Bros! Aku rindu kalian! Ya, kami baik-baik saja, ada apa?" balasnya lewat sambungan telepon, sementara Joy dan kedua bocah Rey junior tengah asyik makan spaghetti buatan Popse Rey di meja makan.


"Cincin pernikahan Ibundamu Mayvelina dan Raja Friedrich yang selama ini masih ayahmu simpan dengan rapi di kamar tidur utama kerajaan telah hilang! Padahal Raja sudah menyimpannya dengan baik! Walau orangtua kalian telah berpisah, Raja masih menyimpan cincin itu. Ternyata..." Yin dan Yang tak langsung bercerita.


"Ternyata apa, Bros?" desak Rey tak sabaran. Joy ikut tertarik juga dengan pembicaraan suaminya, sedikit mendekat, "Ada apa, Popse?"

__ADS_1


Rey menyalakan suara telepon ke loudspeaker agar Joy ikut mendengar.


"Siapa yang mengambil, atau lebih tepatnya, mencuri cincin itu, coba kau tebak?" kali ini suara Agnez, rupanya ia menyambar telepon yang tadi dipegang duo Yin dan Yang, lalu melanjutkan, "Si Naga Wanita Xiao Jie!"


__ADS_2