
Akhirnya malam itu semua pun bisa tidur dengan nyenyak lagi, kecuali tentunya Raja Friedrich yang masih pinisirin dimana cincin pernikahannya dan siapa yang telah mengambilnya.
Pangeran Rey dan Joy tentu saja tak ingin langsung memulangkannya begitu saja kepada sang ayah, karena sampai saat ini hubungan mereka belum begitu membaik.
Namun bukan Rey namanya bila ia tak diam-diam menyusun rencana agar cincin yang berhasil didapatkannya bersama Shuai Tian itu bisa dikembalikan dengan cara yang unik. Serta tentu saja dengan benefit lain yang takkan terpikirkan oleh siapapun sebelumnya.
Kembali pada Xiao Jie dan Shuai Tian yang baru saja jadian. Tak semudah itu juga menyatakan perasaan suka mereka, dan mereka juga tak langsung berkencan begitu saja.
Sebab bagaimanapun Xiao Jie harus berpisah dulu dengan suami-suamiannya Raja Friedrich. Dan tentu saja Shuai Tian tak mau kelak dicap sebagai 'pebira' (bukan pebinor biasa, tapi perebut ... raja!) dan tentunya ia harus sabar menunggu hingga Xiao Jie kembali menjadi single and ready to mingle again!
Sementara Rey dan Joy masih menginap untuk sehari lagi di Everiental untuk segera kembali besok. Mereka yang sudah tahu bila Xiao Jie dan Shuai Tian sudah berbaikan dan bahkan sudah saling menyukai, tentu saja tak begitu saja meninggalkan pasangan KW super mereka ini!
__ADS_1
Pagi-pagi sekali, di depan kamar kost Shuai Tian dan juga kamar tetangganya (Xiao Jie, tentu saja!) sudah ada dua paket super duper spesial yang bertuliskan 'hadiah istimewa dari Pangeran Reinhard dan Joy.'
Masing-masing menerima bagian mereka dan membukanya di kamar masing-masing, Ternyata isinya pakaian-pakaian baru yang seperti sering dikenakan pasangan Rey dan Joy! Beserta pesan khusus agar mereka segera mengenakannya dan pergi ke tepi pantai sesegera mungkin.
"Waduh, ada-ada saja Pangeran Rey! Tapi idenya menarik." Shuai Tian yang sedari kemarin masih tak begitu mempercayai keberuntungannya tentu saja senang mengikuti rencana saudara kembar tak sedarahnya itu.
Sementara Xiao Jie masih merasa segan dan malu karena pernah berseteru dengan Reinhard dan Joy di masa lalu. Namanya juga mantan cowok yang ia coba rebut dari istrinya seperti di sinetron dan novel-novel mainstream, tentu saja ada perasaan enggan, walaupun Rey-Joy sudah melupakan.
Tapi mereka berdua jadi juga datang bersama-sama ke tempat dimana sudah ada Pangeran Rey dan Joy... dalam pakaian yang sama! Tentunya merah-merah marun dan merah tua, warna kesayangan pasangan itu. Jadi mereka sekarang persis seperti anak kembar sedang berkencan double date dengan anak kembar lainnya!
Dan tentu saja Xiao Jie yang masih kagok dan malu-malu saat bertemu lagi dengan mantan rival cintanya. Sekarang pun ia mengenakan kacamata tanpa ukuran yang ada dalam paket yang diterimanya, jadi ia dan Joy seakan tak ada bedanya pada pandangan pertama.
__ADS_1
Namun Shuai Tian erat bin mesra menggandengnya, dan Xiao Jie tentunya melunak, jadi ia pun berusaha tersenyum mencairkan suasana kaku.
"Aku sangat gembira berjumpa dengan kalian!" sambut Joy. "Kami ucapkan selamat ya, dan mari kita berempat bersenang-senang!"
"Aku dan Xiao Jie... eh, tentu saja juga berterimakasih kepada Anda berdua yang sudah memperkenalkan kami!" Shuai Tian tersenyum, sekarang sudah tak semalu-malu kemarin lagi, jauh lebih percaya diri.
"Iya, baiklah. Maafkan semua perbuatanku ya, Reinhard dan Joy." akhirnya Xiao Jie buka suara dan ikut nyengir, mirip Joy walaupun masih sedikit lebih fierce, "Aku sekarang sudah menemukan Shuai Tian-ku, dan berjanji takkan pernah membuat masalah lagi."
"Tentu saja, Xiao Jie. Bury the hatchet!" Joy ikut menyambutnya seperti seorang BFF saat ini.
Mereka duduk berhadap-hadapan di kursi dan meja pantai. Pangeran Rey dan Joy sudah mempersiapkan banyak hidangan brunch lezat untuk mereka berempat.
__ADS_1
"Kami berencana untuk membantu Xiao Jie agar tak mendapatkan masalah saat mengembalikan cincin kepada ayahanda rajaku. Jadi kami memiliki rencana super spesial untuk itu, dan setelahnya Xiao Jie dan Shuai Tian pasti bisa bebas memulai relasi kalian yang baru!" ungkap Sang Pangeran saat mereka mulai makan bersama.
Kira-kira rencana apa ya? Shuai Tian dan Xiao Jie berpandang-pandangan.