The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Tumbuhnya Benih di Kebun Bunga Kami


__ADS_3

Raja Friedrich untuk sementara pun mesti sekali lagi mengalah. Gunung Batu Karang nan keras hati itu mesti tunduk pada lembutnya tetesan air dari si Tenang Pangeran Rey. Dan Joy pun tak perlu mengobarkan api amarahnya lagi ataupun memendam bara kesedihan, karena suaminya yang pendiam namun menghanyutkan itu sekali lagi menjadi superhero-nya.


Sungguh, Rey bukan seperti aktor cowok Khoreya nan sixpack bin atletis, bintang Hollywood macho bin gagah perkakas, juga bukan pangeran berbaju zirah dan berkuda putih seperti di kisah-kisah masa lalu dan dongeng favoritnya. Tapi bisa saja melakukan hal-hal tak terduga seperti ini.


Diiringi doa dan harapan dari keluarga, sahabat dan rekan-rekan mereka, akhirnya Rey dan Joy kembali melanjutkan hidup di Evernesia.


Joy segera kembali bekerja lagi seperti biasa di Bee Advertising, merasa gembira karena Bos Bee menghadiahkan mereka foto-foto serta editan video pernikahan yang luar biasa.


Pula Rey bekerja di studio, galeri dan juga melakukan beberapa pekerjaan lain seperti rakyat jelata Evernesia pada umumnya.


Waktu berlalu, hingga suatu hari Joy menyadari sesuatu yang tak biasa.


"Aku tak dapat tamu bulanan, sudah beberapa hari. Uh, jangan-jangan.." ia tak merasa mual-mual ataupun pusing, tapi sedikit lemah saja. Diteleponnya Mama.


"Apa kau perlu ke dokter? Oh, oh, tunggu dulu. Mama tahu. Coba kamu ke apotik atau mini market, beli test pack."


"Ehh.. Maksud Mama?" Joy mendadak jengah.

__ADS_1


Tapi namanya juga penasaran, maka segera dilakukannya juga saran Mama. Pertama kali Joy beli test pack yang paling hemat, murah meriah. Lalu pagi-pagi sekali diam-diam ia mencobanya di kamar mandi. Tak mau bilang-bilang Rey yang masih tidur lelap, karena ingin menjadikannya sebuah kejutan.


Alangkah kecewanya Joy saat test pack itu menunjukkan satu garis saja. Tapi tamu bulanannya belum juga datang. Jadi, apa yang harus Joy lakukan?


Ia dapat ide. Mungkin aku harus beli satu lagi yang lebih mahal sedikit. Dan keesokan paginya Joy mencoba sekali lagi.


Lalu, hasilnya?


"Rrrreyyyyyy... !!!" si tomboy itu mendadak heboh sendiri, buru-buru balik ke kamar tidur.


"Sembarangan! Lihat, lihat, lihat!" Joy buru-buru menunjukkan hasil yang ia peroleh setelah menyalakan lampu.


Dua garis biru.


"Oh, jadi aku akan jadi papi?" Rey terbelalak. "Betulan ini bukan prank, kan?"


"Waduh, Rey. Iya kamu akan jadi papi dan aku akan jadi mami. Anak ganteng dan lucu imut sepertimu!"

__ADS_1


"Tahu darimana anak kita laki-laki?"


"Perasaanku saja!"


Tetiba Rey memeluk dan mencium Joy dengan gembira dan penuh syukur. "Waaah.. jadi calon ayah, papi, daddy.. Sungguh gembira. Eh, kita kroscek ke dokter kandungan dulu, jangan bilang orang-orang lain dulu sebelum tiga bulan ya Joy!" Rey yang begitu senang seperti tak sabar menunggu pagi.


Akhirnya beberapa belas minggu setelah positif hamil, setelah USG, Joy dan Rey segera mengetahui jenis kelamin calon bayi mereka. Laki-laki.


Sesuai prediksi dan keinginan Joy.


Saat hamil kebo 9 bulan Joy lalui dengan santai dan cuek, beda dengan calon ibu lainnya. Rey yang memang suami siaga selalu mendampinginya ke dokter kandungan, tak perduli pada fans-fans yang bergibah, menonton dan menggosip.


Hingga tibalah saatnya Joy melahirkan. Di pagi hari menjelang siang pada musim panas yang cerah, lahir dengan cepat dan selamat seorang bayi laki-laki yang sehat, lucu dan tampan, putih bersih seperti papinya.


Rey dan Joy memberinya nama Maverick, yang berarti mandiri.


...PI Season 2 tamat - ikuti terus "The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 3"...

__ADS_1


__ADS_2