
Seri 'The Prince & I' terinspirasi dari kisah nyata yang dialami penulis dan juga sebagai tribute dari cinta dan berkat yang selalu ada dalam hidup kita.
Penulis sendiri, jujur saja, bukan penggemar sinetron, penikmat drama Korea maupun fans telenovela. Penulis hanya seorang ibu rumah tangga yang tak punya banyak waktu luang. Jadi harap maklum kalau hasil ceritanya gado-gado nano-nano alias orisinal rasanya, karena memang yang mainstream itu sudah banyak dan melelahkan, penulis coba untuk mendobrak tradisi dengan ide menulis mix and match. Kadang ironis, sarkastis, nyeleneh, ngegas, menohok, lucu, romantis. Gado-gado banget deh. Silahkan suka dan silahkan tak suka, karena penulis memang orangnya jujur dan blak-blakan apa adanya.
Namun sebagai perangkai kata tanpa wicara, penulis mencoba untuk mengajak pembaca sebagai teman berkhayal dan pengisi inspirasi, agar bukan hanya seperti menonton alias membaca saja. Melainkan terhisap masuk ke dalam kisah yang kucoba tuturkan.
Season 1 bertutur tentang perjalanan cinta Joy. Sama seperti jones-jones lain, Joy bukan cewek yang mudah menemukan cowok di real life. Maklum, manusia lebih melihat fisik yang cantik daripada hati yang baik. Mari jujur sajalah dan tak usah munafik. Tapi beruntungnya, Joy bertemu Rey lewat metode yang tak semua orang yakini berhasil. Apalagi belum ada video call waktu itu. Inilah bukti nyata, cinta itu bisa ditemui di mana saja.
__ADS_1
Hanya satu pesan moral dari penulis : pedekate boleh, tapi jangan dulu jadian serius secara online, apalagi dengan janji mau nikahan. Dunia maya adalah tempat dimana semua hal mungkin ada, namun mungkin juga tak pernah ada.
Season 2 bertutur mengenai beratnya kehidupan pacaran, tak seenak yang dibayangkan. Sebab cinta sepasang manusia selalu penuh godaan dan cobaan. Entah karena wajah ataupun kebaikan. Jadi sesetia-setianya kita atau pasangan, cinta harus tetap dijaga, tak bisa terjamin begitu saja.
Season 3 bertutur tentang pernikahan. Jalinan cinta dua manusia yang sering dianggap akhir dari segala kisah dongeng : happily ever after. Tapi kenyataannya tidak selalu semulus yang diidamkan atau dicita-citakan.
Rey yang walaupun adalah pangeran, juga adalah cerminan seorang pemuda biasa. Seorang pemuda kuliahan yang baik dan sopan serta pintar, tapi jadi korban ambisi orangtuanya yang raja. Syukurlah Joy yang bahkan waktu jadian tak tahu siapa Rey, mau menerimanya apa adanya.
__ADS_1
Rey dan Joy bukan pasangan wah-wah seperti kisah Novel Mainstream dimana tokoh-tokohnya kaya, hebat, cantik dan tampan secara bombastis, atletis, seksi dan menarik seperti oppa-oppa atau eonni Korea. Rey dan Joy hanya cerminan dari kebanyakan kita. Namun cinta yang bukan hanya urusan ikat-mengikat telah membawa mereka sampai saat ini.
Pasangan suami-istri asli yang telah menginspirasi kisah ini telah bersama selama hampir 20 tahun lamanya. Penulis berharap, pembaca bisa meneladani dan memetik buah inspirasi dari manisnya suka, sayang dan cinta Rey dan Joy. Mereka berdua akan sangat senang apabila Anda menyukai dan setia membaca kisah sederhana ini.
Selalu berdoa agar kita bisa menyukai, menyayangi dan mencintai pasangan kita dan seluruh anggota keluarga kita. Jadikan mereka inspirasi yang tak pernah padam.
Tetaplah menulis dan membaca, sebab sesungguhnya kita ada untuk saling melengkapi.
__ADS_1
Season 4 segera hadir, stay tuned.