
Dan alhasil sepanjang pagi itu baik Rey-Joy maupun Rey-rey-an yang standby menunggu Naga Wanita untuk kembali ke kost-nya harus gigit jari karena sungguh lama sekali, syukurlah Rey-Joy sudah berbekal tolak nyamuk anti lengket. Dan juga Shuai Tian si Rey-rey-an merasa sedikit lega karena tak usah menunggu melulu, yang ditunggu-tunggu belum nongol juga!
Namun kira-kira pukul sepuluh pagi lewat sedikit, dimana biasanya Shuai Tian sudah membuka kafe, tampak Xiao Jie di ujung jalan kembali mendekat ke tempat kost.
Rey-Joy yang sedari tadi asyik mesra-mesraan di semak-semak mendadak standby kembali. Bukan karena takut tertangkap hansip, melainkan ingin menunggu aksi Shuai Tian!
"Alert, alert, target on the way home!" - demikian Rey buru-buru mengirim chat ke ponsel kembarannya.
Dan tentu saja Shuai Tian sebagai Rey-rey-an juga sudah melihat targetnya. "Roger that!" balasnya sambil menyimpan ponsel.
OK, ready or not, here we go.. it's now or never !! - demikian pikir Shuai Tian si jones yang nekat entah demi apa.
__ADS_1
Keringat dingin mulai mengucur dan tangan serta telapak kakinya ikut basah berkeringat. Introversinya yang mirip dengan sifat Joy kadang memang membuatnya canggung. Tapi Shuai Tian sadar, ini saatnya untuk percaya diri dan belajar cuek sama seperti Pangeran Rey yang cool walau sering berada dalam situasi terjepit.
Dan Xiao Jie tampaknya sedang gak mood alias lagi tak senang!
Lagi-lagi si Naga Wanita melakukan monolog. Ia memang suka bicara sendiri, tak perduli bila pejalan-pejalan kaki di trotoar kadang menoleh dan menganggapnya sudah gila!
"Hari ini kok kafe Shuai Tian tutup yah! Sebel sebel sebeeeel !!! Padahal aku sudah merasa begitu kelaparan, keroncongan bin keruyukan! Mau makan di mal, rasanya sedang malas! Semua kuliner terbaru sudah kujajal! Masak sendiri saja hari ini di rumah, ah!"
Dan sebelum sampai ke teras rumah kost, Sang Naga Wanita tiba-tiba berhenti.
"Pangeran Rey?" ia mendekat, tak ingin banyak basa-basi.
__ADS_1
"Putri Xiao Jie!" sambut Rey, tersenyum manis.
Duh, tenang, tenang - Shuai Tian dalam hati terus berdoa agar Xiao Jie tak segera ngeh!
"Pangeran Reinhard! Mau apa kau kemari? Mau membuka luka lama yah, karena menolak cintaku dan membiarkanku diikat cinta ayahmu yang membuatku menangis membayangkan andai saja kau jadi milikku?" Xiao Jie merasa emosinya berkecamuk, diaduk-aduk fenomena alam El Nino.
"Kau sudah punya dua putra, aku tahu! Aku juga sudah tak mau CLBK lagi denganmu!" Xiao Jie hendak berlalu, berusaha ketus dan terdengar galak. "Tak usah berpura-pura, tak ada gunanya kita bermanis-manis sebab percuma saja !!! Aku tak rela dipoligami apalagi sampai nanti jadi ibu tiri !!!"
"Tunggu dulu!" Shuai Tian alias Rey-rey-an tiba-tiba mendapat dorongan luar biasa untuk masuk lebih dalam lagi agar Xiao Jie yakin pada dirinya.
Diraihnya lengan jenjang Xiao Jie, dan ditariknya Sang Naga Wanita Everiental ke dalam rengkuhannya sambil menatap mata sipitnya dalam-dalam.
__ADS_1
"Kabar baik !!! Aku sudah berpisah dengan Joy !!! Aku sekarang lajang !!!"
Apaaaa... ????