The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Diangkat Tinggi-tinggi, lalu...


__ADS_3

"Uhh, duduk di pangkuanmu?" Rey spontan berpikir keras untuk menolak. Gawat gawat gawat, kalau benaran dilakukan nanti aku bisa hilang kendali dan lepas kontrol! Lalu terjadilah adegan-adegan seperti di novel itu, *sensor* *sensor* *sensor* !


"Iya, takut ya? Aku tak menggigit, paling-paling nanti kutinggalkan bekas lipstik saja di lehermu, bukan cupangan alias lovebite ya," goda Xiao Jie sambil mengedipkan sebelah mata, alis dan bulu matanya cetar membahana bersaing dengan bulu kuduk Burung Merak kali ya...


"Waduh, maaf, tapi.. di bawah pahaku, ada bisul..." alasan Rey asal saja, bikin Xiao Jie dadakan berkerut jijik.


"Masa sih?"


"Iya, kalau tak percaya kau boleh lihat sendiri, nanti kubuka celanaku..."


"Bu, wo bu yao, xie xie!" ujar Xiao Jie sambil sedikit membuang muka. Tapi alasan Rey yang memang susah dibuktikan itu belum bisa membuatnya mundur begitu saja.


"Gapapa deh, kau duduk saja di sisiku!" Xiao Jie menyuruh Rey lagi, dan kali ini Sang Pangeran tak kuasa menolaknya.


"Kau suka kopi susu?" tawar Rey, mengambil secangkir kopi susu tanpa gula kegemarannya.


"Uhhh, tidak, no, thanks, aku alergi susu. Aku sedari kecil tak tahan pada produk susu, intoleransi laktosa." Xiao Jie menggeleng dengan tatapan sedikit takut pada cangkir kopi susu dalam genggaman Rey.


"Kalau begitu, bagaimana mungkin kau bisa jadi susu-ku?" Rey tergelak.

__ADS_1


"Uhhh, iya sih, maaf tak bisa." Xiao Jie sekali mendesah kesal, tapi lagi-lagi mendesak Rey agar minum anggur merah yang ada di tangannya, "Kau saja minum ini sedikit, lalu kau bisa lebih berani terhadapku."


"Nanti dulu, Putri! Santai saja, malam ini masih panjang!" Rey masih mencoba mengulur waktu dan jarak antara Xiao Jie dan dirinya.


"Bagaimana kalau kita mulai dengan berfoto-foto saja, seperti awal kita bertemu? Aku bawa kameraku lho." Rey ingin buru-buru mengakhiri permainan ini.


"Oh, boleh, tentu saja! Aku siap memberimu pose ter-hot seperti pose bikini yang pernah kukirimkan di chat, bahkan lebih dari itu!" godanya.


Ayo, 'Yusuf' Reinhard. 'Istri Potifar' datang menggodamu. Mari mendekat padaku dan nikmati aku.


Sementara Rey membidikkan kameranya, Xiao Jie terus memberikan pose-pose paling berani. Rey sebenarnya cuma pura-pura sih, tak satupun foto yang ia jepret itu ia save, takut nanti Joy melihatnya.


Ehhhh....? Xiao Jie berhenti tersenyum dan berpose berani. "Apa maksudmu?" ia bertanya dengan nada tajam.


"Ini, lihatlah." Rey mengambil remote controller dan menyalakan televisi layar lebar di dinding.


"Kau sebenarnya hanya ingin menjadi ratu dan tak benar-benar mencintaiku. Malah kau mendekati ayahandaku Raja Friedrich agar kau kelak bisa menjadi istrinya!"


"Haaaaah ??? Tidak, itu sama sekali tak benar!" Putri Xiao Jie mendadak marah besar.

__ADS_1


"Ini buktinya," ujar Rey santai sambil mulai menunjukkan foto-foto di layar televisi.


Muncul foto-foto yang Rey Cruize jepret di ruang tahta saat Xiao Jie sedang melakukan meeting rahasia. Sebenarnya sih foto biasa saja, namun karena diambil dengan angle yang tepat, seolah-olah Xiao Jie terlihat dekat dengan Raja Friedrich, bahkan ada adegan ketika keduanya seolah sedang berbisik mesra! Beberapa diedit dengan aplikasi PotoZhop oleh Joy juga dengan sangat mulusnya sehingga terlihat seolah-olah hampir berciuman, dekat sekali!


"Ini, ini, ini semua fitnah! Aku tak tahu siapa dan kapan ada orang yang mengambil foto-foto ini!" Xiao Jie membantahnya.


"Dan masih ada lagi! Tangkap layar alias screenshot chat-mu dengan diriku, dimana sebenarnya bukan aku, melainkan Joy yang menyamar menjadi diriku!" Rey menyertakan juga semua yang ia katakan di layar yang sama.


Wajah Xiao Jie bertambah merah padam, bukan karena anggur yang ia minum, melainkan rasa malu yang amat sangat.


"Bila semua ini kubeberkan kepada pers dan kukatakan bahwa bukan aku yang mempedekate-mu, melainkan kau yang memperalatku untuk mendekati ayahku karena ambisimu menjadi ratu, maka semua akan berbalik padamu!"


"What... what the heck.." Xiao Jie merasa sangat marah, malu, kesal dan sebal. Ternyata ia selama ini chat dengan Joy, dan lebih parah lagi, suami-istri ini sudah tahu ambisi sesungguhnya.


Sudah tertipu cinta online, terjebak sendiri pula!


"Aku tak kepengen sama ayahmu! Aku hanya ingin kamu, Reinhard! Dan aku juga tak mau jadi ratu! Aku cuma, cuma, cuma..."


"Terserah. Tapi bila kau masih ngotot ingin menghancurkan keluargaku, semua bukti ini akan kugunakan untuk melawanmu. Sekarang, kau sebaiknya pergi secara baik-baik dari kehidupanku dan Joy. Kalau tidak, semua foto ini akan beredar luas, sama seperti foto seksimu yang kau gunakan untuk menjatuhkan citraku di mata publik Evertonia!"

__ADS_1


__ADS_2