The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Tak Seperti yang Ia Duga


__ADS_3

Suasana berubah tegang. Semua mata hadirin memandang ke depan, melihat kehadiran Sang Pangeran Putra Mahkota yang datang membawa keluarga kecilnya, Joy dan Rey Junior, Maverick.


Apakah akan terjadi perang antara si raja tua dengan putranya seperti yang dinantikan beberapa orang yang hadir di sini?


Tapi ada hal unik di sini. Keluarga Rey tak hadir dengan seragam kerajaan maupun gaun pesta elegan. Melainkan busana biasa saja, pakaian sehari-hari rakyat jelata. Rey dengan jaket marun kesukaan dan celana jins hitam, Joy dengan blus merah tua dan legging hitam, serta Mav dengan baju anak bergaris-garis biru putih tanpa lengan dan celana jins biru pendek.


"Hah, sebegitu santainya kau hadir di sini, seolah kau ingin jalan-jalan ke mal tanpa peduli pada negaramu dan kerajaanmu?" Raja Friedrich tertawa geli, sarkastis, tampak meremehkan penampilan Rey sekeluarga yang acuh tak acuh itu. "Sangat pantas untuk kalian. Cih, rakyat jelata."


"Ya, kami bukan pangeran dan putri. Saat ini kami hadir sebagai rakyat biasa. Dan juga tanpa kuasa apa-apa." di luar dugaan semua orang yang hadir saat ini, Rey tampak tenang dan begitu santai.


Tak seperti reaksi yang diharapkan atau diduga sebelumnya. Bahkan Yin Yang dan Agnez pun ikut-ikutan bingung.

__ADS_1


"Kukira Rey bakal datang seperti tsunami dan berkata 'Ayahanda! Aku sangat tak setuju bila wanita itu akan menjadi ibu tiriku dan juga ratu!' Ya, ia pasti sebetulnya dalam hati sangat tak suka dan tak akan pernah merestui pernikahan ini!" bisik Agnez.


"Tapi tuh, lihat saja sendiri, aneh sekali, ia malah senyam-senyum saja." balas Yin.


"Sepertinya happy-happy saja, walau tak berpakaian pesta." Yang ikut bingung.


"Aku dan keluargaku bukan datang sebagai anak raja dan penerus tahta. Jadi, semua terserah Yang Mulia dan calon mempelainya yang cantik dan seksi ini saja." ucap Rey lagi.


Astaga! - Putri Chelsea di antara para hadirin ikut baper. Rey kok setelah merid tambah cool dan awet muda saja, baby face kebangetan padahal sudah berbuntut satu! Dasar cinta lama, selalu bersemi kembali setiap menatap senyum ramah dan nakal dan juga mata sipitnya yang seksi. Sebel sebel sebel !!!!


"Tu, tu, tu, tunggu dulu !!!" Raja Friedrich gusar. "Bukankah kau tak suka bila aku memperistri orang yang kau tak suka, bahkan menolak cinta lama ibumu, dan tak ingin gadis ini kelak menjadi ratu baru?"

__ADS_1


"Oh, ya, betul! Tapi karena kami juga tak berminat pada tahta dan istana, jadi kami tak pro pada Xiao Jie tapi juga tak kontra pada keinginannya menjadi ratu."


Raja menggigil marah besar pada kejadian tak terduga ini.


"Oh, baiklah!" akhirnya ia bertepuk tangan tiga kali keras-keras, "Kau menang!"


Xiao Jie juga memandang bingung. Waduh, apakah ini berarti sesuatu? Langkahku untuk menjadi ratu istri raja masih jalan atau tidak?


"Aku tetap akan menikahi Xiao Jie! Dan tak akan mundur dari tekadku ini! Tapiiiii..." raja memandang ke calon istrinya sambil menyeringai lebih lebar dari senyum kucing Cheshire,


"Karena kami akan menikah tanpa cinta, tentunya nanti Xiao Jie juga takkan menerima nafkah lahir batin dariku dan juga gelar sebagai ratu!"

__ADS_1


Apaaaaaa ?????


Semua hadirin terbelalak. Xiao Jie menganga lebar dengan bibir merah membentuk huruf O, benar-benar tak bisa langsung percaya. Kepalanya mendadak pusing. Gak jadi ratu? Lalu ngapain aku di sini, sebentar lagi bakal nikah sama raja tuir yang gak aku cintai sama sekali?


__ADS_2