The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Kejutan Rasa untuk Xiao Jie


__ADS_3

Menemani Putri Xiao Jie dan duduk bersamanya di sini? Duh, gawat gawat gawat! Kalau aku kelihatan sebelum menyamar bagaimana ini? Duduk sebegitu dekatnya.


Begitu gugupnya Shuai Tian sehingga rasanya mau kabur saja saat itu. Tapi karena ia teringat pada kata-kata Pangeran Rey dan Joy yang menyuruhnya tetap tenang dan cool saja, ia pun berusaha untuk pura-pura tak ngeh siapa yang menjadi tamunya saat ini. Kacamata hitamnya juga melindungi dengan cukup baik dan seragam kafenya juga tipikal saja. Rambutnya juga tertutup topi jadi sepertinya tak menyolok.


Xiao Jie juga tak melihat wajah koki sekaligus waiter itu karena sibuk dengan ponselnya.


Sementara satu tangan lagi membuka tutup klakat, memegang sumpit, siap menikmati sebuah xiao lung bao yang masih sangat hangat mengepul. Dim Sum berisi cairan semacam kuah sup itu adalah kesukaan Xiao Jie, ia sering memakannya tapi belum pernah menemukan yang benar-benar selezat buatan almarhum neneknya.


Duh, Xiao Jie terkenal berselera tinggi, bagaimana kalau hidangan buatanku hari ini ternyata tidak enak? Bisa-bisa ia akan ngamuk besar, mencopot kacamataku ini dan habislah sudah semua rencana penyamaranku sebagai Pangeran Rey sebelum benar-benar beraksi! Demikian pikir si pemalu dan ragu-ragu Shuai Tian yang masih jones abis itu.

__ADS_1


Xiao Jie segera menggigit sebuah xiao lung bao, semuanya bagai adegan lambat di mata Shuai Tian bagai slow motion bermenit-menit, padahal aslinya cuma beberapa detik.


Aduh, kok rasanya seperti sedang menghadapi kritikus makanan, juri Master Chef Evertonia Season 13 atau Raja Friedrich suami si Putri Naga ini! - Demikian Shuai Tian menunggu sambil menahan napas.


Dan reaksi Xiao Jie setelah mengunyah makanan itu sungguh di luar dugaannya. Diletakkannya ponsel yang sedang ia pegang dan matanya seperti berkaca-kaca. Sambil termenung menatap lautan, Xiao Jie mengunyah makanannya perlahan sekali, menelan dengan enggan, lalu berkata pada diri sendiri,


"Duh, Nenek, kok tiba-tiba aku jadi sangat rindu padamu! Hu hu hu hu hu !!!!"


Xiao Jie si Rakus sungguh membuat Shuai Tian melongo keheranan. Kok ada ya cewek yang nafsu makannya begini tinggi? Apakah ia sebegitu kelaparan atau memang ada naga bersarang dalam dirinya?

__ADS_1


"Astaga, ini luar biasa lezat sekali !!! Sebuah mahakarya luar biasa dalam bentuk hidangan yang membawaku kembali ke dalam memori masa lalu yang sangat indah, menghidupkan kenangan semasa nenek masih hidup di mansion masa kecilku yang bahagia, dimana aku dibesarkan, dan malangnya aku tak pernah bisa lagi menikmati dim sum seenak ini lagi sejak beliau tiada..." Xiao Jie seperti biasa selalu menggunakan majas hiperbola dan berlebihan seperti dalam anime Born to Cook.


Hadehhh... walau Shuai Tian merasa cewek ini sedikit norak, tapi pemuda itu legaaaa luar biasa karena Sang Putri ternyata menyukai hidangan buatannya!


"Hidangan buatanmu sangat luar biasa, lima bintang atau enam kalau bisa! Terima kasih banyak ya! Besok aku akan datang kembali, dan besoknya lagi, dan besoknya lagi..." Xiao Jie menghabiskan minuman soda susu yang juga sangat ia nikmati, lalu berdiri dan meletakkan segepok uang kertas Dolar Evertonia yang masih begitu baru dan segar di atas meja. Xiao Jie tersenyum puas, melenggang cuek pergi dari kafe tanpa melihat wajah Shuai Tian sekejap matapun.


"Eh, Ma'am, xie xie, tapi maaf, bill Anda tak sebanyak uang i...." Shuai Tian terburu-buru mengejar.


"Tak perlu, kembalinya dan lebihnya mau berapapun semua untukmu saja!" Xiao Jie pergi entah kemana tanpa berpaling.

__ADS_1


Duh, Putri Sultan banget! Senang juga 'sih ada tamu begini, masakanku pun dia suka! Tapi bagaimana mungkin aku bisa menghadapi cewek se-naga ini?


__ADS_2