The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5

The Prince & I : Sang Pangeran & Aku Season 1 - 5
Dua Kepala (Kembar) Lebih Baik Daripada Satu


__ADS_3

"Apa idemu, Rey?" Joy mendekat agar Shuai Tian tak mendengar pembicaraan mereka.


"Daripada aku yang turun tangan langsung mencari info tentang Xiao Jie, lebih baik kita minta tolong pada doppelganger-ku untuk..." Rey tak ingin terlalu banyak bicara dulu karena jadi tak seru!


"Silahkan dicicipi aneka masakan Everiental terbaik tanpa micin dan pengawet buatan, sajian kafe tapi homemade ala Cook Shuai Tian!" pemuda yang sangat mirip dengan Rey itu datang menyajikan aneka hidangan yang tampak begitu lezat. Cap cay yang betulan memakai 10 jenis sayuran, bakmi goreng non-instan yang tak kalah lezat dari Evermie, dan juga bebek panggang berkulit super crispy. Masih hangat mengepul dengan aroma menggugah selera.


Rey dan Joy pun menikmati makan malam ter-hao chi yang tak kalah enaknya dengan hidangan istana Evertonia!


"Aduh, enaknya! Mamammia! Saingan koki Rey!" ungkap Joy sedikit mencoba membuat Rey jeles. "Sudah ganteng, baby face, pintar masak lagi! Cewek pasti auto jatuh cinta!"

__ADS_1


"Luar biasa betul kamu, Cook Shuai Tian!" puji Rey terkagum-kagum, tak perduli pada usaha Joy kali ini. "Kau betul-betul berbakat jadi chef, bukan lagi cook!"


"Aduh, xie xie Yang Mulia, xie xie!" Shuai Tian tampak malu-malu dipuji pangeran dan membungkukkan badan berkali-kali dengan takzim.


"Wah, tak perlu begitu, sama-sama ya, Shuai Tian!" ucap Rey.


"Kau masih bujangan?" tanya Joy menyelidiki.


Joy tertawa. Walau secara fisik Shuai Tian sangat mirip dengan Rey, tapi sifatnya sedikit pemalu dan sepertinya kurang percaya diri.

__ADS_1


"Kau mau menolong Pangeran Rey tidak? Sedikit saja. Dan mulai besok pagi saja, ya. Kami akan mengirimkanmu busana seperti yang sering dipakai suamiku ini." ucap Joy mengungkapkan sebagian rencananya kepada Shuai Tian.


"Tentu saja! Tapi, bagaimana caranya?" Shuai Tian yang ngefans dengan Rey dan dijuluki Dobel Rey tentu saja berminat untuk menolong idolanya.


"Kau hanya perlu memata-matai Xiao Jie untukku saja, dalam kata lain, menjadi penggantiku. Karena aku dan Joy akan mengawasi dari jauh saja kali ini. Bagaimana, kau bisa menyamar menjadi aku?" ungkap Rey pelan-pelan kepada Shuai Tian sambil memeluk bahunya seperti seorang sahabat.


"Aku... eh, aku sih mau banget. Tapi, Pangeran Rey, aku tak bisa terlalu berwibawa dan pandai bicara sepertimu. Aku sangat pemalu dan pendiam, talentaku hanya mengolah rasa dan tata boga saja." Shuai Tian tampaknya juga bisa smize sama persis seperti Rey, menjadikannya betul-betul mirip dengan Rey, setidaknya dari sisi ekspresi dan suara.


"Kau pasti bisa, hanya butuh sedikit percaya diri dan semangat. Tadi saja Joy mengiramu sebagai aku! Nah, kali ini kau harus membantu kami menyelidiki Joy-joy-an yang alamat terakhirnya mungkin masih berada di sekitar sini!"

__ADS_1


Shuai Tian masih sedikit malu dan ragu, tapi demi idolanya dan kembaran tak seibunya yang baru ia temukan hari ini, tentu saja ia akhirnya berkata, "Baiklah, Pangeran Rey dan Joy, aku siap menjadi diri Anda!"


"Oke, Shuai Tian! Ini nomor ponselku, kita keep in touch ya! Besok kita bicarakan lagi bagaimana kita beraksi bersama! Jangan takut, aku dan Joy tetap bersamamu!"


__ADS_2