The Secret Bride

The Secret Bride
Episode 52 : Kehilangan juga


__ADS_3

Yun menyerahkan ponsel Ho Young ketika selesai berbicara dengan ketua sayap timur yang bersama Valerie di Villa. Keduanya kembali menemui Ho Young.


"Mereka memindahkan Tuan muda dengan cepat." kata Dori di depan.


"Dengan apa?" Suara kecil Yun menjadi pusat perhatian Ho Young.


"Kendaran apa yang paling cepat tapi tidak menimbulkan suara?" Dori bertanya.


"Mereka tidak pernah keluar dari gedung itu saat dipantau melalui drone tapi saat kita datang gedungnya sudah kosong dan itu berlangsung dengan cepat, berpindah ke gedung satu ke gedung yang lainnya." tambah Dori menjelaskan apa yang dia lihat.


"Kecuali mereka menggali terowongan yang panjang!" Ho Young sudah berpikir sejak tadi, melihat apa yang terjadi


"Saat kita mengejar kelompok Gen keluar negeri, mereka bersembunyi di terowongan panjang yang dibangun untuk kepentingan militer. Cari tahu lahan ini milik siapa!?"


Aku lupa! batin Yun berteriak.


"Kak Yun sudah mencari tahu Tuan." Dori melihat Yun melalui kaca


Yun berpikir sebentar. "Milik seorang pensiunan militer. Saya tidak tahu detailnya tetapi orang itu meminta permohonan pensiun dini setelah kecelakaan yang terjadi ketika dia bertugas di iran,"


"Dan, saya mendapat informasi bahwa dia bukan dari kalangan orang kaya. Walau mengumpulkan uang sampai pensiun, dia tidak akan bisa membeli tanah seluas satu desa besar. Fakta pentingnya adalah satu hari setelah dia mengumumkan pensiun dini, dia melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 5 kali."


Ho Young merasa ada yang aneh dari informasi yang diutarakan Yun. Pelipisnya mengerut. "Sumber?"


Biasanya Ho Young tidak akan menanyakan hal seperti ini pada Yun tetapi dia begitu penasaran pada masalah ini, hanya untuk menjatuhkan satu orang, dia begitu penuh persiapan.


"Tuan Darren yang memberikan informasi bahwa tanah ini milik seseorang dari militer. Lalu, kami menghubungi 'orang itu' dia mengetahui dengan jelas apa yang terjadi di dalam."


Ho Young tercekat.


"Kau melanggar aturan Yun!" suara berat datang dari bosnya.


Yun tahu itu salah. "Setelah tuan muda di temukan, saya akan menerima hukuman."


"Dia akan meminta balasan, sebaiknya kau siap!" Ho Young tidak pernah melibatkan seorang psikopat untuk membantu kasus.


"Baik Tuan." Yun tahu ini akan melelahkan, apa lagi jika berurusan dengan Bin.


...🖤...


Dijalur lain, Darren menekan lengan kirinya yang terkena tembakan. Meski terlihat seperti goresan tapi darah yang keluar tidak berhenti. Dia dibawa menuju tempat teraman, keluar dari zona merah.


Sebelum dia bertemu dengan Ketua sayap barat, Darren di hadang oleh sejumlah orang bersenjata.


"Ho Young butuh bantuan, kalian pergi saja." katanya menyandarkan kepalanya, sementara anak buah Ho Young mengambil alih lengannya untuk di obati.


Tidak lama dari depan, tiga mobil dikenali sang supir. Lampu depan berkedip-kedip dan mereka berhenti. Ada rasa legah dan khawatir bersamaan dari para anggota yang lain. "Kak! mobil Ketua sayap timur dan anggotanya!" Dia menunjuk mobil dengan logo sayap milik Ho Young.


"Apa yang terjadi, minta mereka ikut!" perintah ketua sayap barat.


Dia khawatir, keberadaan Ketua sayap timur menjadi pertanda ketidakamanan istri dari teman bosnya.

__ADS_1


Mereka berhenti di tanah lapang luas. Tanpa basa-basi, ketika turun dari mobil, Ketua sayap barat langsung melontarkan pertanyaan. "Apa yang terjadi!?" suaranya cukup keras. Meski jabatannya sama-sama Ketua dari kelompok KOM, Ketua sayap barat disegani. Dia telah menjadi keluarga lebih lama di bandingkan dengan semua orang yang berada di dalam Geng itu.


"Kami menerima perintah mutlak, Kak." dia memberikan rekaman itu untuk di dengarkan.


"Lalu kalian meninggalkan mereka disana!?"


"Ya kak, atas perintah dan kami membawa Are, pengawal pribadi Tuan Darren."


"Dimana dia?"


Berbalik kebelakang dan meminta Are turun.


Betapa kagetnya Darren saat melihat Are turun dari mobil itu. Pria itu turun dari mobil tanpa memperdulikan tangannya yang masih dalam perawatan.


"Are!"


"Tuan!"


Sepertinya, Are harus khawatir akan dipecat. Wajah pucat Darren saat melihatnya adalah salah satu factor kekhawatirannya.


"Dimana istriku! apa yang terjadi?"


"Tuan ---"


Dia tidak melanjutkan karena ketua sayap barat berbicara. "Istri anda memberi perintah mutlak." Rekaman itu telah berpindah ke tangan Darren.


Betapa dingin dan kesal wajahnya terlihat jelas, tidak habis ide gila istirnya itu.


"Maaf Tuan" tahu alasan apapun tidak akan diterima walau pria itu paham ini bukan sepenuhnya salah pengawalnya.


"Keadaan istriku!?"


Banyak hal yang ingin dia bicarakan, lagi-lagi janji pada Valerei menuntutnya untuk diam. "Nyonya meminta saya menelepon saat bertemu dengan anda."


"Tolong bantu Ho Young, saya dan Are akan kembali ke villa!" Kata Darren.


Kedua Ketua tim itu tampak berpikir lalu melihat satu sama lain.


"KAK!" lengkingan suara dari belakang mengalihkan perhatian mereka. Seorang pria turun dari motor balap miliknya.


"Min!?"


"Apa yang kau lakukan disini?


"Kak! Ketua kelompok Hari terbunuh. Saya sudah melapor ke Tuan Ho Young, karena itu saya ke sini, meminta anda untuk menemui Tuan Ho Young"


"Terbunuh?"


"Kita harus segera ke sana kak!"


Mereka mengikuti Min pergi menemui Ho Young. Kematian ketua kelompok Hari adalah hal yang tidak pernah dia bayangkan. Siapa yang telah melakukannya? Walau Ho Young ingin melakukannya tapi dia tidak mungkin menghabisi ketua HARI. Ada beberapa hal yang tidak bisa dia lakukan dalam pekerjaan ini.

__ADS_1


.


Mobil berhenti di seberang ladang ilalang, ditengah-tengah itu terdapat lapang luas. Karena pandangan terbatas oleh keremunan, mereka tidak dapat melihat Ho Young. Mereka berjalan ke depan hingga seorang yang berada paling belakang berbalik dan menepuk pundak teman-temannya lalu mereka membukakan jalan. Di sana Ho Young berdiri disampingi Yun dan Dori, sementara tangannya yang lain tidak terlihat batang hidungnya.


"Kak!?" panggil ketua sayap timur.


"Perhatikan, apa mereka anak buah mu?" Dia diminta maju untuk mengidentifikasi rekannya.


Matanya tidak dapat percaya, dua orang yang sedang terbaring tidak bernyawa adalah dua anak buahnya yang sedang bertugas menjaga Valerei, istri dari teman bosnya. Bibirnya kering, dia tercekik kenyataan.


"Mereka orang yang menjaga Valerei, betul?"


Saat itu Darren kaget, mendengar nama istrinya, seperti sekujur tubuhnya tersengat listrik. "Apa yang kau katakan Ho Young!?"


"Darren, istrimu menghilang! Maaf!"


Bodoh! Dia seharusnya tidak meninggalkan istrinya, dia harusnya menjaga Valerei. Semua makian dia keluarkan untuk dirinya sendiri.


"Bagaimana bisa? dia aman didalam villa itu!" ujar Darren.


"Ini terjadi karena pengaturan ku yang kurang matang. Maaf!" dia terlalu percaya bahwa masalah ini hanyalah permainan anak-anak, karenanya dia kehilangan banyak nyawa keluarganya dan dua orang yang berharga hilang.


"Ho Young! Istriku sedang hamil!"


Semua orang kecuali Ho Young tentu kaget, mereka tidak pernah diberitahukan informasi penting. Ketua sayap timur tidak bisa bergerak, dia juga memiliki seorang istri sebelumnya. Karena masalah pekerjaanya dia harus kehilangan seluruh keluarga. Saat itu istrinya juga sedang mengandung. Kehilangan yang merobek hatinya hingga kini tidak pernah menghilang walau dia membalas dendam.


"Ho Young!" tangan Yun memegang jas pria itu dengan erat. Untuk kedua kalinya Yun merasa tegang.


"Kematian ketua HARI apa juga rencana?"


Ho Young menggeleng. "Tidak! dia memang mati, peluru yang menembus dadanya milikku!"


"Milikmu?"


"Ya' seperti itulah kejadiannya!"


"Siapa yang membunuhnya?" Darren tidak berpikir bahwa Ho Young akan menembak temannya sendiri walau sekarang mereka adalah musuh.


"Teman bisa tidak berperasaan jika menyangkut nyawa keluarga, Darren."


Ho Young tidak menolak tuduhan, bagi dirinya apa yang berbeda. Peluru yang menembus tubuh sahabatnya adalah miliknya.


"Pistol Tuan dibawa oleh seseorang dan digunakan untuk membunuh ketua HARI" sahut Yun, tidak ingin ada informasi yang salah mengenai Pria yang dia cintai.


"Siapa?"


"Orang gila!" Jawabnya singkat, tidak ada ekspresi lain kali ini.


Orang gila!? Siapa?


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2