
Setelah kejadian di rumah sakit, hubungan Salsa dan Aldo semakin dekat.
Hari ini, Salsa berencana untuk menjenguk ke rumah Aldo untuk bermain dengan Farah dan Fatah.
Hubungan S2alsa dengan kedua anak Aldo kini pun semakin dekat .
Mereka selalu senang tiap kali Salsa datang ke rumahnya
Terlebih saat Salsa sudah membolehkan mereka memanggil dengan sebutan "ibu".
Farah dan Fatah juga sangat senang, saat Nenek dan kakeknya memberitahukan jika Salsa akan segera menikah dengan Ayahnya dan menjadi ibu sambung bagi mereka.
Salsa pun sangat bahagia di umurnya yang telah menginjak 35 tahun, di usianya yang sudah tak remaja lagi ia pada akhirnya merasa telah memiliki seorang anak yang bisa ia sayangi dan menyayanginya, meski mereka bukan anak kandungnya.
begitupun dengan laki laki yang ia cintai dan mencintainya.
Hari ini Aldo menceritakan kepada Salsa sesuatu yang seharusnya menjadi rahasia terbesar di dalam keluarganya.
Namun Aldo membutuhkan teman cerita terlebih Salsa akan menjadi calon istrinya sebab itu ia mempercayakan Salsa untuk mengetahui rahasia terbesar dalam hidupnya.
*****
"Assalamualaikum." ucap Salsa yang baru datang ke rumah Aldo.
"Waalaikumussalam wah ada Salsa nih. Ibu gak nyangka kamu ke sini, pasti anak anak senang banget ada kamu di sini" ucap Ibu Aldo.
"Alhamdulillah, hehe iya Bu, pumpung hari Minggu. Anak anak libur Salsa ke sini, ingin main sama anak anak." ucap Salsa.
"Ohya nduk, silahkan masuk .
Itu anak anak lagi main di kamar mereka, datangin saja. Mereka pasti senang kamu datang." ucap ibu Aldo.
"Iya Bu, aku ke kamar anak anak dulu ya Bu." ucap Salsa.
__ADS_1
"Iya Sal, silahkan" ucap ibu Aldo. Dan salsa pun segera masuk ke dalam kamar anak Aldo.
"Assalamualaikum Ibu boleh masuk?" ucap Salsa dengan membuka pintu tersebut.
"Ibu...." ucap kedua anak Aldo yang sedang bermain di kasur segera berlari memeluk Salsa.
"Hallo sayang, gimana kabar? lagi main apa nih?" ucap Salsa kepada kedua anak Aldo.
"Farah lagi main boneka, masak masakan dan rumah rumahan. " ucap Farah.
"Kalau Fatah lagi main siperdermen, wushhh." ucap Farah dengan memainkan robot siperdemennya.
"Masya Allah, ibu boleh ikut main gak? seru kayaknya." ucap Salsa.
"Boleeeeh donggg ibuku , main sini sama Farah dan Fatah." ucap Farah mewakili.
"Tapi kan aku laki, permainanku siperdermen. Emang ibu paham permainan laki laki?" tanya Fatah protes.
"Hehehe iya ibu gak paham, ibu main permainan sama Farah aja deh. Tapi kalau Fatah ikut main bareng boleh . Pasti seru hehehe." ucap Salsa.
"Hemm kok ibu jahat sih? jangan ngambek dong apalagi sampai bilang ibu jahat.
No, no , no..
Ibu sayang banget sama kalian berdua tapi memang ibu gak paham permainan cowok seperti Ayah mu yang menyukainya.
Karena Ayahmu cowok, tentu dia lebih menyukai permainan cowok seperti Fatah dan bermain bersama Fatah .
Kalau ibu kan perempuan jadi lebih paham ke permainan Fara, karena kita sama sama perempuan, gitu sayang hehe....." ucap Slsa terpotong karena Fatah memotong pembicaraan tersebut.
"Berarti ibu gak mau main sama Fatah ?" tanya Fatah.
"Eh, gak gitu. Tentu ibu mau sekali main sama Fatah , tapi maaf kalau mungkin ibu gak paham permainan Fatah. Jadi bolehkan tolong Fahamkan ibu tentang permainan Fatah ? tentu dengan senang hati ibu akan mempelajarinya dan bermain dengan Fatah, karena ibu sayang kalian berdua.
__ADS_1
kalau perlu Farah juga ikutan main, supaya bisa main bareng makin seruuu loh. " ucap Salsa."
"Betulll itu kak Fatah. aku tiap kali mau mau main sama dia pasti di bilang kagak paham permainan cowok. Tapi kalau aku ajakin main sama aku juga kagak mau kak fatahnya. " ucap Farah ngambek.
"Bukan gak mau, tapi males. Kan Aku gak paham permainan perempuan. Dan kami juga gak mungkin paham permainan cowok." ucap Fatah.
"Udah, udah dong jangan berantem.
Kalau kalian berantem ibu gak suka dan ibu akan pulang nih." ucap Salsa yang langsung pura pura berdiri ingin pergi dari kamar tersebut.
"Eh, jangan dong. Ibu jangan pergi. Ih ini karena kak Fatah." ucap Farah.
"Loh kok karena aku sih? kamu juga yang mulai. Iya Ibu jangan pergi dari sini dong. Fatah senang ibu datang ke sini." ucap Fatah.
"Stoppp... Oke ibu gak akan pergi tapi ibu minta jangan berantem, berisik tauk. Ibu gak suka denger orang berantem okee , janji? ucap Salsa dengan menautkan jari kelingkingnya ke mereka berdua.
"Okeee janji ibu,maafin kami ya." ucap mereka berdua.
"Iya maafin Fatah dan Fara ya." ucap mereka kembali.
"Iya sayang, gak papa. Ibu maafkan tapi jangan di ulang ya." ucap Salsa.
"Okeeee buuu , shiapppp." ucap Farah dan Fatah.
"Makasih sayang." ucap Salsa segera memeluk mereka berdua.
"Makasih juga ibu Salsa." ucap mereka berdua yang memeluk balik Salsa.
"Yaudah yuk kita main bersama gimana?" tanya Salsa.
"Boleeehhh yuuuk." ucap mereka berdua yang langsung ajakkin Salsa ke kasur untuk main bersama mereka.
"Eh tapi mainnya di lantai aja ya, kasur nya sayang kalau buat main ." ucap Salsa berusaha memberikan pengertian.
__ADS_1
"Okeeee deh Bu." ucap Farah dan Fatah yang langsung turun dari kasur dan mereka bertiga bermain di lantai.