
Setelah selesai makan dan minum obat, Putri menghampiri Aldo yang ada di teras rumah. Aldo lagi memainkan gitarnya.
"Sejak kapan, kamu suka main gitar?" tanya Putri setelah duduk di dekat Aldo.
"Sejak lulus SD."
"Hemmm boleh gak aku dengerin kamu sambil nyanyi."
"Kamu mau mendengarkan aku nyanyi."
"Iya, emang kenapa?"
"Suaraku jelek."
"Itu gak jadi masalah. Aku akan menilainya nanti setelah kamu selesai nyanyi."
"Baiklah. Tapi kamu mau aku nyanyikan lagu apa?"
"Emmmm merindukanmu."
"Oke......." Aldo pun mulai memainkan gitarnya dan menyanyikan lagu merindukanmu - Dash Uciha
kau lihat aku di sini menunggumu
Menanti akan kehadiran dirimu
Berkali-kali ku menghubungi kamu
Berharap kau dan aku cepat bertemu
Jujur aku tak sanggup bila kau jauh
Terasa berat dan hampir ingin mengeluh
Rasa ini sungguh membuatku jatuh cinta padamu
Kau ciptakan lagu indah
Kau senyum semanis buah
Satu tapi pasti dan sangat berarti
Kau takkan terganti
Senyum dirimu membuatku terlalu bersemangat
Jalani hari-hariku dengan hebat
Kau tahu hidup tanpamu itu berat
Denganmu aku kuat
Dengan begitu ku berhenti untuk terus mencari
Karena ku telah temukan pawang hati
__ADS_1
Mengisi kesempurnaan hidup ini
Walau terkadang kau tak mengerti
Betapa besar rasa ini
Peluk aku, katakan kau milikku oh sayang
Dengarkan lagu ini
Kau melodi yang menari-nari
Menembus khayalku
Andaikan kau bisa rasakan
Ku menahan rindu yang menjadi-jadi, pesona keajaiban
Senyum dirimu membuatku terlalu bersemangat
Jalani hari-hariku dengan hebat
Kau tahu hidup tanpamu itu berat
Denganmu aku kuat
Dengan begitu ku berhenti untuk terus mencari
Karena ku telah temukan pawang hati
Mengisi kesempurnaan hidup ini
Ku merindukanmu.......ku merindukanmu..........ku merindukanmu...................ku merindukanmu
Percaya rindu ini milikmu hanya milikmu, hanya milikmu............coba untuk percaya
Ku merindukanmu, Ku merindukanmu, Ku merindukanmu, Ku merindu, Ku merindukanmu
Setelah Aldo selesai bernyanyi, Putri langsung tepuk tangan.
"Wah suaramu bagus juga ya. Aku suka deh. Sering sering dong nyanyiin buat aku hehe..........kamu nyanyi gitu bikiin aku jadi baper deh"
"Benarkah. Apa perlu aku nyanyi lagi agar kamu tambah baper hehe....."
"Enggak deh. Mending kita nonton film korea yuk."
"Kamu tuh kenapa suka banget sih nonton film kayak gituan. Semua komik gak pernah lepas dari korea, nonton film pun juga gitu."
"Entahlah mungkin karena cowok cowok di korea itu ganteng ganteng."
"Emang aku gak ganteng tah. Sampai kamu mengidolakan mereka."
"Bukan gitu."
"Lalu."
__ADS_1
"Seneng aja lihat mereka.
"Terus kalau kamu lihat aku gak seneng tah?"
"Seneng juga."
"Gak bisa tah berhenti mengidolakan mereka?"
"Gak bisa."
"Kenapa?"
"Karena mereka sudah menghantui fikiranku. Sudah ada di hati dan fikiranku."
"Lalu aku?"
"Kamu juga sudah ada di hati dan fikiranku kog. Kamu kenapa cemburu sama mereka. Mereka kan cuma pacar hayalanku saja sedangkan kamu adalah pacar yang nyata, yang selalu ada buat aku."
"Jika mereka kini ada di hadanmu, apa yang akan kamu lakukan?"
"Entahlah, mungkin aku akan meluk mereka satu persatu."
"What!!!"
"Kamu kenapa sih? jangan teriak gitu dong."
"Habis kamu sih bikin aku kesel. Masa iya kamu mau peluk mereka. Emang kamu gak mikirin perasaanku gimana?"
"Ya mikirin sih tapi kapan lagi coba aku punya kesempatan bisa bertemu mereka. Jadi jika tuhan mentakdirkan aku bisa ketemu, aku gak mungkin menyia nyiakan kesempatan itu dong. Jadi aku akan meluk mereka erat satu persatu."
"Boleh aku tanya?"
"Gimana perasaanmu jika aku di peluk oleh wanita lain?"
"Aku gak suka."
"Kenapa?"
"Karna kamu hanya milikku dan aku gak suka yang sudah jadi milikku di pegang pegang oleh orang lain."
"Begitulah denganku Put, aku gak suka jika kamu peluk cowok lain walaupun dia adalah idolamu karena kamu hanya milikku jadi hanya aku yang bisa kamu peluk, yang bisa kamu sentuh bukan mereka."
"Baiklah, aku minta maaf. Aku salah."
"Jadi mulai hari ini, janji ya gak usah lihat lihat film korea lagi?"
"Kenapa?"
"Biar kamu gak tambah ngefans sama mereka. Jika kamu ingin lihat film itu, alihkan saja dengan lihat aku. Aku rela kog di liatin kamu sampek puas."
"Idiiiiiiiiiiiiiiih.......kan bosen jika ngeliatin kamu terus."
"Tapi aku gak pernah bosen tuh ngeliatin kamu."
"Terserah deh." Putri segera masuk ke dalam rumah dan langsung masuk kamar. Ia benar benar tak habis fikir dengan apa yang di fikirkan oleh Aldo.
__ADS_1