
Pertemuan Aldo dan papanya untuk papanya untuk pertama kali setelah lebih dari dua bulan membuat mereka merasakan bahagia yang tak terkira.
Aldo sangat bersyukur, dia yang sudah berusaha menemukan sang Papa, dia tak harus mencari keberadaan Papanya, tapi kini Papanya hadir di hadapannya, tanpa dia harus berusaha mencari lagi.
Mereka berpelukan sangat erat dan lama, mereka berusaha untuk melepaskan rindu berat yang sudah lama mereka rasakan, kebahagiaan mereka sungguh luar biasa.
"Papa pergi kemana saja!" Aldo dan Papanya saling melepaskan pelukan.
"Papa akan jelaskan semua tapi tidak di sini"
"Bagimana papa tahu jika Aldo ada di disini"
"Ini proyek kita sejak lama, selama kau menganggap Papa menghilang, sebernya Papa di sini masih memantau perkembangannya" Papa mencoba berbicara tenang.
"Tapi Papa bilang ada urusan di Spanyol dan Itali, terus?!" Aldo begitu heran dengan orang yang ada di hadapannya, dia bukan orang asing, tapi Apa yang sudah dia katakan dan lakukan membuat dia seakan menjauh dari Aldo.
"Semua akan Aku jelaskan, ayo kita pergi keluar" Papa mencoba merangkul Aldo, dia ingin mengajak Aldo keluar, dan dia bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Suasana Bali yang begitu tenang, membuat banyak wisawatan yang selalu ingin datang lagi dan kembali lagi, baik wisatawan dari dalam negeri atau bahkan wisatawan dari luar negri, mereka semua merasa begitu tertarik, merasa nyaman, itu juga alasan Aldo untuk membuat apartement du Bali.
"Papa masih mencintainya?!" Papa menjelaskan pada Aldo tentang semua masa lalunya, tentang cinta pertamanya dan segala penyesalannya.
"Lalu kenapa Papa bisa menikah dengan Mama!" Aldo tak ingin diam saja, dia merasa butuh keadilan di sini
"Setelah Papa kehilangan jejak cinta pertama Papa,.Papa putuskan utuk pergi ke jogyakarya untuk mencarinya" mata papa mulai berkaca-kaca, Aku dapat melihat saat dia mengusap air matanya.
__ADS_1
"Dari mana papa tahu jika dia di jogja?!" Aldo bertanya lebih detail lagi.
Papa selalu berusah mencari keberadaan cinta pertamanya itu, tapi tak kunjung bertemu, papa tak pernah menyerah dan mungkin dari kisah kasih ada hasil Anak pertama atau tidak atas hubungan terlarang itu, dia sama sekali tak tahu.
"Lalu kenapa papa menikah dengan Mama
?!" Aldo mengulang lagi pertanyaannya, karena dia masih merasa sangat bingung.
Papa yang hilang tanpa kabar, membuat semua orang khawatir malah cerita masa lalunya, yang sedikit membuat Aldo marah.
"Papa Anak orang yang tak mampu, kau juga tau sendiri, jika apa yang kita rasakan, segala kekayaan, harta berlimpah, mobil mewah dan semua yang kita punya adalah hasil kerja keras kita"
"Papa anak yang nakal, Papa protes dengan Kemiskinan orang tua papa, Papa bekerja keras untuk menghidupi papa sendiri, tak berniat membatu kakek dan Nenekmu, tapi sejak mengenal cinta pertama papa, Papa berubah menjadi Anak yang berbakti, dia juga membuat Ayah ingin bangkit. Dia yatim piyatu, tak ada orang yang melindungi dia, Papa sangat mencintai dan ingin selalu melindungi dia, tapi syetan begitu pintar mengelabui manusia, kami tak sengaja melakukan hal yang terlarang, setelah Papa melakukan hubungan itu, dia menghilang tanpa kabar, sejak saat itu Papa berubah tanpa sengaja Papa telah berubah"
Papa mulai menghela nafas, seakan ingin membagi beban berat yang selama ini di tanggung nya seorang diri.
.
"Tapi perasaan bersalah itu kembali muncul, setelah papa sudah sadar jika papa tak lagi mudah, papa tau kematian sudah di depan papa.
"Papa mencintai mama?!" Aldo masih ingin meyakinkan dirinya, dia ingin tau apakah nama Mamanya masih ada atau sudah tak ada di hati papanya.
"Papa sangat mencintai Mamamu, tapi rasa ini muncul kembali hanya karena Papa merasa bersalah pada dia, Papa hanya ingin meminta ma'af dan menebus segala kesalahan Papa"
Aldo tau papa orang yang sangat setia dengan Mama, dulu kemanapun papa dapat tugas dari pekerjaannya, Papa selalu mengajak serta Mama, walau pergi ke luar negeri sekalipun
Papa sangat mencintai Mama..
__ADS_1
"Mama adalah orang yang mampu menerima Papa apa adanya, kita memulai semua dari nol, kita tak punya apa-apa dan hanya Mama yang setia menemani Papa, Papa tak akan pernah menghianati Mama"
Papa memeluk Aldo, anak satu-satunya, yang begitu sangat di cintainya.
"Papa bisa di posisi sekarang juga karena pengorbanan Mama"
"Papa sudah menemukanTante Ayu?!" Aldo menepuk pundak Papanya, dia dapat sedikit merasakan apa yang sudah di rasakan papanya selama ini.
"Belum..!" Papa menghela nafas lagi
"Lalu papa tak akan pulang?!"
"Entahlah, Papa tak tahu"
"Jika papa tak pulang, maka papa harus menanggung dosa lain yang lebih besar, mama juga tanggung jawab papa, dia sedih dan itu karena papa"
"Pulanglah pa..kita cari sama-sama, Aku akan membatu Papa menemukan Tante Ayu, tapi Papa harus berjanji tak akan kembali mencintainya, itu hanya sekedar tanggung jawab Papa saja tak lebih"
Aldo seakan tahu apa yang di rasakan Papanya, dia tak ingin Papanya terlalu larut dengan penyesalan seorang diri, mereka sama, mereka laki-laki yang begitu bertanggung jawab pada orang yang di cintainya, itu yang menyebabkan Papa begitu menyesal.
Aldo dan papanya adalah orang-orang yang begitu menghargai cinta, berusaha untuk selalu memberi yang terbaik untuk orang yang di cintainya, meski papa tak beruntung dengan cinta pertamanaya
Mereka sama-sama tak beruntung dengan cinta pertamanya, Aldo kehilangan cinta pertama untuk selamanya, begitupun Papa tak dapat menemukan cinta pertamanya, dia sangat menyesal, penyesalannya sungguh luar biasa.
Tak semua orang beruntung menemukan cinta sejati dalam hidupnya.
__ADS_1