
2 bulan kemudian.......................
Aldo sudah lulus dari SMA dan mendapatkan rangking satu sedangkan Putri juga sudah lulus dengan mendapatkan rangking satu juga dan itu semua berkat Aldo yang tiap malam gak pernah bosan mengajari Putri tentang soal soal yang akan keluar saat ujian.
Sekarang mereka sudah terikat dengan hubungan pertunangan. Yah saat Aldo di nyatakan lulus, Aldo segera menelvon mama dan papanya yang masih ada di luar negeri. Aldo menceritakan kepada mereka bahwa Aldo ingin melamar kekasih nya dan kedua orang tua Aldo pun tentu menyetujuinnya karena memang itulah yang di inginkan olehnya dan juga oleh papanya Putri.
__ADS_1
Setelah Aldo membicarakan tentang lamarannya, kedua orang tua Aldo keesokan harinya langsung datang ke Indonesia dengan semangat "Akhirnya tidak perlu repot repot juga menjodohkan mereka. Hanya dengan merencakanan pertemuan mereka dan akhirnya mereka saling jatuh cinta dan kini akan segera bertunangan. Ah rasanya begitu bahagia. Herman, kini kita akan menjadi besan. Kamu sahabat terbaikku dan akan menjadi keluargaku". gumam papanya Aldo.
Hari itu juga kedua orang tua Aldo bersama Aldo datang ke rumah Putri untuk melamar Putri. Oh ya kedua orang tua Putri juga sudah pulang dari Singapure karena tugas yang di sana sudah selesai jadi Papanya Putri sudah mendapatkan jabatan yang memang ia inginkan dari dulu. Di sana papanya Putri dan papanya Aldo pura pura tidak saling kenal. Ya sedangkan Putri hanya senyam senyum saja karena ia tau di balik semua kepura puraan ini. Hanya Aldolah yang tidak tau menau bahwa dirinya telah di jodohkan sama Putri saat mereka masih kecil lebih tepatnya saat mereka masih bayi dan setelah itu papanya mengatur pertemuan itu dengan cara membawanya Putri ke acara Aldo padahal itu gak ada sangkut pautnya sama dia. Dan saat itulah mata Aldo mengarah padanya dan membuat Aldo sampai sekarang gak bisa jauh dari Putri hehe.
Acara itu benar benar mewah dan megah. Yah bagaimana mungkin gak mewah jika Aldo menghabiskan uang sebanyak 5 miliar untuk acara tersebut dan uang itu hasil tabungannya sendiri tanpa bantuan dari siapapun termasuk ke dua orang tuannya bahkan semua acara juga Aldo yang menyiapkan sendiri. Ke dua orang tua Aldo sangat bangga terhadap Aldo, walaupun ia masih muda tapi fikirannya sudah sangat matang buktinya ia berani melamar anak orang di saat usiannya masih tergolong muda bahkan baru saja lulus SMA dan 1 tahun lagi setelah Putri lulus, Aldo akan segera menikahinnya.
__ADS_1
Setelah acara pertunangan itu selesai. Aldo mengantarkan Putri ke rumah orang tuanya karena sejak mereka pulang, Putri sudah tidak tinggal lagi di rumah Aldo.. Orang tua Aldo juga sudah kembali ke luar negeri karena memang perusahaan yang ada di sana tidak bisa di tinggalkan terlalu lama.
Setelah pertungan itu Aldo dan Putri semakin dekat. Bahkan mereka sering liburan ke luar kota untuk bersenang senang tapi tenang saja, mereka tidak sampai kelewat batas kog karena mereka mengerti sampai mana batas batasnya bahkan Aldo juga berjanji pada dirinya sendiri kalau ia tidak akan menyentuh Putri selain pelukan dan cium pipi n keningnya serta pegangan tangan. Hanya itu saja bahkan Aldo juga gak berani untuk melumat bibir mandi punya Putri karena jika itu di lakukan sama halnya Aldo sudak menyakiti dan merusak Putri. Ia tak ingin menyentuhnya kecuali mereka sudah halal.
Tapi entah kenapa setelah pertunangan itu, Putri seringkali sakit. Seperti sakit kepala, terutama di pagi hari, kadang sulit jalan bahkan beberapa kali kejang kejang. Kadang ia juga merasa matanya kabur saat melihat apa yang ada di hadapannya, sulit bicara dan emosi yang gak stabil. Sebenarnya Aldo dan juga kedua orang tuanya ingin membawa Putri ke rumah sakit tapi Putri selalu saja tidak mau, ia selalu bilang kalau dirinya hanya merasa lelah saja.
__ADS_1