
Enam bulan setengah lebih, tepatnya tujuh puluh hari setelah ada niat untuk membuat masjid. Hari ke tujuh puluh Aldo resmi menanda tangani berkas kelengakapan pembelian sertifit tanah untuk dijadikan masjid
Masjid yang di buat Aldo berasa di desa yang terpencil, masjid tersebut kecil jadi Aldo ingin memperbesar dan membuatnya lebih megah agar warga bisa lebih nyaman dan khusyu' beribadah
__ADS_1
Aldo membeli tanah-tanah disekitar masjid, membelinya dengan harga tinggi, dia sekaligus berniat untuk membantu perekonomian masyarakat sekitar, saat orang lain membeli 1jt per meter, Aldo justru membelinya 4juta per meter, Aldo memang telah sangat dermawan dari dulu, tak ada rasa kikir atau pelit dalam membantu orang lain.
Mentari begitu panas, setelah semua berkas lengkap tanpa ingin mengundur waktu akhirnya peletakan batu pertama oleh KH.Munzir, sengaja Aldo meminta sang kyai untuk melakukannya, dia menganggap jika itu dilakukan sang kyai berharap dan berdo'a supaya semua berjalan lancar dan berkah tak ada kendala apapun.
Waktu akan terus berlalu, selagi masih ada waktu maka lakukanlah banyak kebaikan, melakukan apapun di niatkan ibadah, waktu tak akan pernah kembali ingatlah lima perkara sebelum lima perkara mungkin itu yang membuat sang kyai Alim tersebut rela datang untuk peletakan batu pertama pembagunan masjid, meski beliau sedang sakit...ingat lah lima perkara sebelum lima perkara, satu: ingatlah sehatmu sebelum datangya sakitmu, berbuat baik selagi mampu, sebisa kempuan kita
__ADS_1
Kedua:ingatlah masa kaya mu sebelum datang miskinmu itu yang sekarang Aldo rasakan, Aldo selau berada diatas tapi dia tidak pernah lupa kewajibannya, selalu mengeluarkan zakat,infaq dan shodaqoh bahkan kadarnya di lebihkan dari hitungan semestinya diapun tidak pernah meremehkan orang lain, ketiga ingat lah masa muda sebelum datangnya masa tua, maksunya pergunakan masa muda untuk melakukan hal-hal yang positive, berusaha untuk mengumpulka amal baik yang banyak, selagi muda tenaga masih sempurna, ke empat: ingatlah lapangmu sebelum masa sempitmu, semua yang ada didunia rizqinya sudah ditentukan oleh Allah, saat ada rizqi sebisa mungkin kita berbagi pada orang lain, waktu tidak akan kembali, pergunakan waktu sebisa mungkin untuk berbuat baik, beramal akhirat yang banyak, kelima dan terakhir: ingatlah hidup sebelum datangnya kematian, kita tak pernah tau kapan ajal kita datang, semoga kita selalu dalam lindungan-Nya
Semua makanan ada sudah di siapkan para warga untuk Aldo dan rombongan, para warga sangat antusias dengan pembangunan masjid yang semua biayanya akan ditanggung Aldo, juga warga sekitar yang sawah dan kebunnya di beli Aldo dengan harga yang mahal, mereka berterima kasih pada Aldo dengan menyiapkan makanan dengan berbagai macam hidangan, ada opor ayam kampung, ada lodeh terong, ada ayam goreng, ada ikan mujaer bakar, ada bandeng presto, ada ikan gabus bumbu bali ada oseng-oseng kangkung, ada sayur sop, dan banyak yang lain, begitupun buah, segala macam buah ada tersedia di sana, Ada semangka, melon, jeruk, apel, pir, pepaya, kelengkeng, anggur.. .itu adalah bukti saat kita baik dengan orang lain niatkanlah ibadah karena Allah, jika orang tersebut membalas kebaikan kita itu sebagai tanda bahwa orang baik, dia akan di balas kebaikan juga.
__ADS_1