
3 bulan kemudian setelah Aldo dan Putri menikah, Putri di nyatakan positif hamil.
"Yank........Aku gak nyangka deh, kita akan segera menjadi orang tua." Ucap Aldo sambil mengelus elus perut Putri.
"Iya yank, aku juga gak nyangka. Tapi jujur aku sangat bahagia dengan kehamilanku ini." balas Putri sambil terus makan mangga muda, garam dan juga cabe mentah yang di potong kecil kecil.
"Iya aku juga sangat bahagia apalagi anak kita kembar 3 pula. Ah rasanya sungguh membahagiakan sekali. Sekali ayang melahirkan langsung 3 anak sekaligus." Ucap Aldo yang tak henti hentinnya terus mengelus Perut Putri dan mencium perutnya beberapa kali.
"Kira kira nanti mau di kasih nama apa yank?" tanya Putri, ia sudah menghabiskan sepiring mangga mudannya.
"Kan yang cowok 2 tu terus yang ceweknya satu. Jadi aku kasih nama Aldian One Putra Mahardika, Aldi Two Pangeran Saifullah dan yang cewek aku kasih nama Putri Naila Three Sofiani. Bagus kan?"
"Bagus sih tapi apa gak kepanjangan?"
"Enggaklah."
"Terus panggilannya siapa?"
__ADS_1
"Putra, Pangeran dan juga Naila."
"Oke deh, aku setuju. Oh ya yank, aku pengen makan di atas genting dong."
"Ha! yang benar saja yank. Kamu kan gak bisa naik tangga lalu gimana kamu bisa sampai ke atas genteng?"
"Aku gak mau tau caranya gimana. Yang jelas aku pengen makan dan bobok di sana."
"Tapi di luar dingin yank apalagi di atas genteng."
"Tapi aku bisa lihat bulan dan bintang secara langsung. Apalagi sekarang bulan purnama pasti cerah dan terang menderang. Boleh ya yank?"
"Enggak mau. Pokoknya di atas genteng."
"Baiklah demi kamu aku akan melakukannya. Sekarang aku akan ambil tangga dulu. Kamu tunggu di sini bentar ya."
"Oke sayang."
__ADS_1
Aldo pun segera mengambil galah yang ada di gudang lalu ia segera menaruhnya di luar samping rumah. Setelah selesai, ia kembali kepada Putri yang sekarang lagi asyik makan permen kapas.
"Ayo." Ucap Aldo setelah ada di dekat Putri. Putri pun menghentikan makan permennya.
"Gendong sampai atas ya. Aku kan gak bisa naik tangga, jadi aku gendong ya." pinta Putri.
"Mana bisa sayang, jika aku naik tangga sambil gendong kamu bisa bisa kita jatuh bareng ke bawah. Kamu mau itu terjadi?"
"Enggak. Terus gimana aku naiknya?"
"Iya sudahlah gini aja biar gak ruwet kita pergi ke lantai atas biar nanti aku nyuruh orang buat buka semua gentengnya jadi kamu bisa lihat bulan dan bintar secara langsung nanti aku juga akan matikan lampunya biar kerasa seperti ada di luar rumah. Gimana, mau gak?" tanya Aldo, Putri berfikir sejennak setelah itu ia pun menganggukkan kepala sebagai tanda setuju.
"Untung lagi hamil anakku." gumam Aldo yang di dengar oleh Putri tapi Putri hanya tersenyum saja tanpa menghiraukan ucapan Aldo. Aldopun menyuruh tukang kebunnya untuk membuang semua gentiing yang ada di lantai atas. Setelah selesai, Putri dan Aldo tidur tiduran sambil menatap langit yang di hiasi oleh ribuan bintang bintang, malam yang cerah karena memang lagi bulan purnama membuat Putri menikmati semua pemandangan itu dengan punuh kesenangan.
"Kamu bahagia?" tanya Aldo sambil melihat ke arah Putri sekilas.
"Ya, aku sangat bahagia tapi lebih bahagia lagi jika kamu peluk aku hehe." jawab Putri. Aldo hanya tersenyum mendengar jawaban Putri, ia langsung memeluk Putri dengan erat. Tak lupa mereka memakai selimut tebal agar tidak kedinginan dan tak terasa merekapun tertidur pulas.
__ADS_1
Keesokan paginya, Aldo dan Putri bangun tidur. Yah mereka bangun jam 6 pagi lalu mereka segera mandi dan segera bersiap siap untuk pergi ke kantor. Oh ya sejak Putri hamil, ia selalu ikut Aldo ke kantor. Karena ia tidak suka jika jauh jauh dari Aldo. Aldopun tak mempermasalahkannya. Di kantor, selama Aldo fokus untuk mengerjakan berkas berkasnya. Putri akan setia menemaninnya di samping Aldo tapi bukan berarti Putri hanya diam saja. Ia memang ada di samping Aldo tapi ia juga fokus menonton drama korea, film favoritnya tak lupa dengan berbagai macam cemilan yang ada di pangkuannya. Aldo hanya menggeleng gelengkan kepala, dari pertama ia kenal sampai sekarang Putri selalu selalu saja tak pernah lepas dari makanan dan berbagai macam cemilan. Di belikan baju keluaran terbaru, dia malah biasa aja. Tapi pas di belikan cemilan banyak, eh malah lompat lompat kegirangan. Sampai sampai Aldo males mau belikan tas dan baju baru untuk Putri karena percuma, gak akan mungkin di pakai karena Putri sekarang lebih suka memakasi daster kelelawar dari pada baju baju yang di belikan oleh Aldo. Rambutnya pun yang tadinya terurai, kini malah di iket dua, kanan kiri layaknya tanduk sapi dan wajahnyapun hanya pakai pelembab tanpa bedak dan sedikit makai lipstik.
Tapi walaupun penampilannya seperti itu, Putri masih tetep saja terlihat cantik walaupun sekarang agak sedikit gemuk. Mungkin efek hamil kali ya tapi perutnya masih datar sih karena memang hamilannya masih umur 2 bulan. 1 bulan setelah Aldo dan Putri nikah, Putri di nyatakan positif hamil dan kini kehamilannya sudah berumur 2 bulan jadi 7 bulan lagi Putri akan melahirkan. Tapi jujur sejak awal kehamilan Putri, Putri semakin manja dan semakin banyak makanannya lebih parahnya lagi Putri gak pernah mau jauh jauh dari Aldo. Apakah Aldo merasa risih? tentu tidak, Aldo sangat menikmati kebersamaanya dengan Putri. Semua yang di inginkan oleh Putri selalu di penuhi olehnya. Baginya Putri adalah sumber kebahagiaannya dan sejak mereka menikah, Putri tak pernah sekalipun mengeluarkan air mata karena ulahnya, yang ada hanyalah rasa kebahagiaan yang selalu saja menyelimuti mereka berdua.