Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Hati Salsa


__ADS_3


Semua orang berhak bahagia, merasakan dicintai, saling mencintai, bukan hanya mencintai dari satu siai tapi juga di cintai, merasakan hidup yang sebenarnya, menjalani hidup dengan saling melengkapi, suka dan duka bersama.


Setiapa wanita ingin di perlakukan istimewah, di cintai dengan sepenuh jiwa, tulus dan apa adanya.


Salsa memiliki syarat sempurna menjadi istri sholikha, dia baik dalam perangainya, sopan, bijak dan lembut dalam berbicara, selalu menjaga muru'ahnya sebagai wanita, masa-masa kelam nya telah membuat dia menjadi wanita sholikhah seutuhnya,


Usianya tak lagi mudah, dia juga ingin menikah, merasakan rumah tangga yang bahagia, saling mencintai.


Matahari akan terus bersinar, memberikan cahaya, memberi kehangatan menerangi setiap sudut bumi, meski kadang kehadiran matahari seakan tiada guna, nyatanya adanya matahari sangat berguna bagi manusia, entah manusia berfikir atau tidak, entah sadar atau tidak, kehadiran matahari selalu kita butuhkan meski kadang dia kita sia-siakan.


Itu yang Salsa rasakan, kehadiran dalam hidup Aldo hanya sebagai peran pendamping, bukan peran utama, sejak dulu apapun rela Salsa berikan untuk Aldo, cinta tulus dan seakan tak bertepi, tapi kini dia ingin menjadi peran utama dalam kehidupan Aldo, dia sudah terlalu lama menyimpan rasa cinta itu sendiri, menyimpan rasa sakit itu sendiri, dia ingin Aldo tau bahwa dari dulu hingga kini,. Cinta nya tulus hanya untuk Aldo seorang, tak ada laki-laki manapun yang mampu menggeser kedudukan spesial Aldo dalam hatinya, dia ingin memiliki Aldo sepenuhnya, dia ingin Aldo membalas cintanya yang suci dan tulus, dia merasa berhak merasakannya.


Cinta pertama adalah cinta yang sangat berkesan, dia indah, debaran pertama, cinta pertama sangat spesial dan entah mengapa cinta pertama Salsa hanya untuk Aldo, tidak ada cinta kedua, ketiga, ke empat, bagi Salsa hanya Aldo cinta satu-satunya.


Sebenarnya dia telah lelah mencintai Aldo, andai boleh memilih dia ingin bisa mencintai orang lain, ada cinta ke dua, ke tiga, ke empat dan cinta seterusnya, agar dia tidak merasakan sakit sendirian, cinta ini sungguh membingungkan bagi Salsa.


Di taman banyak orang bermain bersama keluarga masing, suasana taman kota sangat ramai, banyak orang berlalu lalang, ada yang hanya berlari untuk olahraga, ada yang bercengkrama, ada yang bermain dengan Anaknya.Hari minggu hari yang spesial bersama orang-orang yang spesial. Taman kota sangat sibuk, waktu kumpul bersama orang-orang tersayang, karena di hari-hari lain jarang bisa dirasakan kumpul bersama. ada si kembar Farah dan Fatah juag disana, mereka bermain gembira, ceria, tanpa bebab.


Salsa sudah mengajak Aldo janjian, ada hal penting yang dia bicarakan dengan Aldo, ini tentang hati dan perasaannya.

__ADS_1


"Tan...tante Salsa" Farah melihat Salsa dari jauh, dan langsung memeluknya dengan penuh cinta.


"Salam dulu dong sayang, bagaimana cara salam yang baik" Salsa mencubit gemas pipi perempuan kecil, manis yang ada di depannya.


"Assalamu'alaikum, Tan..!" Farah cengingisan.


"Wa'alaikum salam, cantik, salim dulu sayang..!" Salsa menyodorkan tangan lalu di sambut senyum oleh Farah.


Setiap ada Salsa, Farah selalu tersenyum, beda dengan Fatah, bagi Fatah Ainun yang hadir di hari ulang tahunnya adalah ibunya, meski sebenarnya Fatah sudah cukup merasa nyaman dengan kedatangan Salsa dalam setiap hari-harinya.


"Kau tidak sendirian, Aku ingin bicara serius" Salsa bertanya pada Aldo yang sibuk memainkan ponselnya, seakan itu lebih penting dari kehadiran Salsa di sampingnya.


"Memangnya kenapa?!"


"Ma'af tapi Aku akhir-akhir ini selalu sibuk, waktuku tak terlalu banyak untuk mereka, karena hari ini libur, Aku punya waktu, Aku ingin bermain bersama mereka, menghabiskan hari dengan mereka, Apa kehadiran mereka kau tak suka?!" Aldo bicara panjang lebar dan penuh selidik, membuat Salsa sedikit takut dan ragu akan niatnya.


"Tentu saja tidak, Aku menyayangi mereka"


"Aki tau itu, semoga kau tulus dalam menyayangi mereka" ucapan Aldo bagai pisau yang merobek hatinya, dia merasa begitu terhina.


"Aku ingin kau tau, bahwa...bahwa....bahwa. !" Salsa ingin menungkap kan hatinya, dia ingin Aldo tau, sejak dulu sampai kini rasa itu tetap sama, cintanya tetap sama, hanya Aldo seorang di hatinya.

__ADS_1


"Apa?!" Salsa ragu, mendengar kata-kata Aldo sungguh membuatnya sakit hati.


"Aku tau kau masih mencintaiku" Aldo mengungkapkan kata-kata yang tak di sangka oleh Salsa.


"Aku tahu kau tulus menyayangi Anak-anakku, Ma'af...Aku dapat melihat semua ketulusan itu" Aldo merasa kata-katanya terlalu kasar, Salsa sudah begitu baik pada Anak-anak dan keluarganya.


"Kau tahu itu semua"Salsa bicara sambil menunduk, dia tak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, dia hanya ingin Aldo tau akan hatinya, tapi ternyata Aldo sudah mengetahui itu sejak dulu.


"Aku tahu, Aku dapat melihat dari sorot matamu padaku" Sungguh Aldo merasa lebih bersalah pada Salsa


"Kau tau di cintai, di perhtikan itu yang sudah Aku rindukan, Aku rindu akan semua perhatian, Aku ingin di perhatikan, Aku juga butuh perhatian, tapi kau tau betapa sakit yang ku rasakan, cinta ku pada Putri tak bisa ku hapus, Aku masih sangat mencintainya" Aldo mengungkapkan perasaan hatinya, ternyata Aldo juga menyimpan luka.


"Aku juga sudah berusaha membuka hatiku, Aku ingin bisa hidup normal seperti manusia lainnya, bisa mencintai wanita lain, hidup bahagia bersama pendamping hidup yang baru dan Anak-anakku, tapi hatiku tak bisa menerima, di sana tetap hanya ada nama Putri, tapi saat Aku membuka hati Aku merasa telah menghianati putri, tapi Aku butuh melanjutkan hidupku, Aku juga tersiksa dengan ini" Salsa tak sanggup menahan air mata yang sejak tadi dia tahan. Air mata itu jatuh begitu deras seakan menunjukkan ada luka hati yang begitu berat.


"Tapi bukankah kita berhak bahagia" Salsa berusaha tegar, dia bicara sambil menahan tangis dan air mata.


"Iya Aku tahu, tapi Aku tak ingin menyakiti wanita lain, terlebih dirimu..Sal" Aldo jujur dengan hatinya.


Cinta hadir tanpa tanpa ingin menyakiti, dia hadir hadir dengan tanpa syarat dan sebab. Salsa dan Aldo sama-sama merasakan cinta yang menyakitkan.


'kenapa cinta hadir hanya untuk menyakiti, kenapa Aku tak beruntung' ucap Salsa dalam hati.

__ADS_1



__ADS_2