
Sudah bertahun-tahun menyimpan rasa yang sama, merasakan rasa yang tak pernah pudar, merasakan sakitnya mencintai, tapi hati tak mampu untuk memilih, ya itu cinta tulus.
Tak pernah ia meraskan manisnya dan bahagianya di cintai, sejak pertama merasak jatuh cinta dia hanya merasakan, rela berbuat apapun demi orang yang di cintai, cintanya begitu tulus, seakan tak bertepih.
Dari dulu hingga kini di hatinya hanya ada satu nama, nama yang selalu ada dalam setiap do'a dan harapan nya, meski ia tau cinta ini hanya menyakiti dia selama ini.
Salsa hanya mencintai Aldo, wanita yang dengan setia menjaga cintanya, tak ada laki-laki yang dapat mengganti posisi Aldo di dalam hati, doa dan fikirannya.
Sejak bebas dari penjara dia ingin melupakan masa lalunya, memulai semua dengan lembaran baru, kisah yang baru tapi entah mengapa hati dan fikirannya tetap berkutat dengan masa lalunya.
"Aku bodoh, Aku bodoh dengan diri ku sendiri, Aku yang menyakiti diriku sendiri" Salsa menangis dalam sujudnya, dia ingin melupakan Aldo, cinta ini sungguh menyiksanya.
"Allah kau maha tahu, kenapa kau harus menciptkan rasa cinta ini, sungguh cinta itu tiada salah, tapi kau ciptakan cinta padanya tapi lau tak buat dia mencitaiku, ku mohon hapus cinta ini, jika cinta ini hanya menyakiti dan menghancurkanku Allah" doa yang selalu di panjatkan salsa, dia merasa sangat lelah akan hatinya.
Salsa wanita yang cantik, sejak keluar dari penjara Salsa telah berubah jauh lebih baik, baik dalam bertutur kata, dalam pemikiran, cara berbusana, dia kini sudah memakai hijab, kini dia terlihat lebih cantik, sejal dulu Salsa memang terlahir cantik, dan kini di tambah akhlaq yang baik menambah nilai lebih padanya.
__ADS_1
Banyak laki-laki yang menyatakan cinta padanya, ingin serius dan menikahinya, ada laki-laki teman lamanaya dulu, ada laki-laki yang baru mengenalnya, tapi tak ada satupun dari laki-laki yang mampu menggetarkan hatinya, dia sudah berusaha membuka hati untuk laki-laki lain, tapi hatinya tak mampu berdusta hanya nama Aldo yang bertahta di sana.
"Aku sudah mulai tua" Salsa melihat cermin, ada wajahnya di sana, kelihatan ada sedikit guratan keriput di sana, dia tak lagi muda, dan dia masih tetap sendiri, tak punya kekasih, apa lagi pendamping hidup, dia merasa umurnya tak lagi muda, dia juga ingin punya keturutan.
Wanita yang sudah menginjak usia di atas tiga puluh lima tahun saat ber resiko tinggi hamil dan melahirkan, usia yang baik bagi wanita untuk hamil dan melahirkan adalah usia antara dua puluh dua tahun sampai tiga puluh lima tahun, itu adalah waktu yang paling tepat, jika ada wanita hamil dan melahirkan usianya di atas tiga puluh lima tahun, boleh tapi sangat beresiko tinggi akan kematian ibu dan Anak Salsa sadar dan tau betul akan itu semua
Tahun ini usianya hampir menganjak usia tiga pulu satu tahun, dia sangat khawatir akan masa depannya, dia sudah tak lagi punya orang tau, haruskah dia lalui masa tua sendirian tanpa ada Anak, suami dan keluarga di sampingnya
Dia merasa hidupnya penuh dengan derita.
Tiap akhir pekan Ulfa dan Anaknya akan mengunjungi Salsa, kedatangan Ulfa dan Anaknya dirasa Salsa laksana angin segar, laksana cahaya penuh dengan harapan baru, Ulfa masih sama tak pernah berubah, dia tetap sahabat yang sangat baik dan sangat peduli dengan Salsa,
"Lah...Bapaknya nggak ada" angin sepoi-sepoi menyingkap hijab Salsa, dia tampak lebih anggun.
"Calon Bapaknya banyak, terbukti yang daftar aja banyak banget, tapi calon Ibunya yang pemilih" Salsa menurunkan Anak Ulfa dari gendongannya, Anak manis yang baru genap usia dua tahun itu tampak menggemaskan, dia berlari riang, tanpa beban.
"Aku tahu kamu sudah berusaha melupakan dia, tapi Allah tetap mentakdirkan kamu untuk mencintainya" Salsa hanya mampu tertunduk tak berdaya mendengar sahabatnya itu bicara.
__ADS_1
"Mungkin Allah menyuruh kamu untuk menyatakan cintamu, Allah ingin kau benar-benar berusaha mengungkapkan apa yang kau rasakan selama ini"
"Ini waktunya kamu untuk bicara"
"Apa Aku punya hak untuk bicara?!" Salsaa sedikit ragu akan saran yang di beriakan Ulfa.
"Selama ini kamu selalu sabar mengadapi cobaan dalam hidupmu, Orang yang sabar insya Allah akan di angkat derajatnya oleh Allah, setiap Allah memberi cobaan kesusahan, pasti Allah sudah menyiapkan kebahagiaan, tinggal seberapa kuat kita mengahadapi cobaan" Ulfa selalu datang menghibur Salsa, dia sering mengunjungi Salsa di toko miliknya.
Ulfa memberikan hak sepenuhnya Toko iku kepada Salsa, dari laba penjualan barang dan apapun semua di berikan kepada Salsa, kini Salsa sudah memiliki satu pegawai tetap.
"Allah tak akan menguji hamba-Nya di atas batas kemampuannya, Aku yakin kamu mampu, sal" Salsa memeluk Ulfa, ia merasa hanya Ulfa satu-satunya keluarga yang dia miliki.
"Kau harus mengenjar kebahagian mu, Sal...dia harus kau raih, kau pantas bahagia" semangat yang Ulfa berikan sedikit-banyak telah memberi motivasi bagi Salsa, seakan itu magnet untuk dapat merasakan bahagia, karena selama ini dia selalu menderita.
Di lain tempat Aldo juga ingin menyatakan cintanya dengan Ainun, wanita yang sangat mirip dengan Almh.Putri istrinya dia bertekad ingin menjadikan Ainun Ibu sambung bagi Anak-anaknya, dia ingin melengakapi ruang kosong dalam hidup Anak-anaknya selama ini.
"Apakah ini benar-benar cinta yang kau takdirkan datang kembali dalam hidupku atau ini hanya pelampiasan nafsuku, Allah...Aku benar-benar menjaga cinta yang kau ciptakan dengan sepenuh hati, Aku tak ingin jika Aku mencintai orang lain lagi, hanya untuk menyakitinya, Aku ingin bisa selalu memberi kebahagiaan untuk orang yang ku cintai, tolong beri Aku petunjuk Allah" doa tulus yang Aldo utarakan pada pemilik bumi dan seluruh isinya, dia ingin membuka hatinya, membuka lembaran baru cerita hidupnya, tapi dia masih ragu akan perasaannya sendiri.
__ADS_1