
Ada bagian di dalam tubuh manusia, jika satu bagian itu baik, maka insya Allah, ia akan baik seluruhnya, dan sebaliknya, jika satu bagian itu jelek, maka tak menutup kemungkinan maka akan buruk semuanya, bagian tubuh itu adalah hati.
Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, di beri akal, fikiran dan hati, apapun bisa di rasakan oleh hati, maka jagalah hati dengan benar.
Saat laki-laku sudah cukup baligh memang sudah di anjurkan untuk menikah, dalam segi kekayaan, pengetahuan dan umur semua syarat sudah terpenuhi dengan sempurna, maka di sunnah kan untuk menikah, tapi jika tidak dapat memenuhi syarat menikah, maka bagi nya makruh untuk menikah, dan apabila jika sudah punya keinginan untuk menikah dan semua syarat-syarat sudah dapat dia penuhi, tapi dia tak kunjung menikah, maka haram bagi orang lain untuk menghalanginya dalam menikah.
Kenapa hanya laki-laki yang punya hak kekuasaan, yang punya hukum menikah,
Karena yang punya kewajiban untuk menafkahi, dan melindungi dalam hubungan pernikahan.
__ADS_1
Pernikahan harus ada persetujuan antara kedua bela pihak, antara keluarga masing-masing pasangan, jangan sampai ada paksaan.
Menikah memang bukan hanya tentang cinta atau wajah belaka, tapi harus ada niat ibadah, lillahi ta'ala
Dari agamanya, akhlaqnya, dan keturunannya, tapi yang paling baik, sebaiknya adalah cari yang baik dalam akhlaq dan agamanya.
Aldo sangat mengerti semua itu, baginya pernikahan adalah ikatan yang sakral, tak bisa di buat main-main, bukan karena laki-laki berharta bisa melakukan apa saaj dengan istrinya.
Laki-laki yang sudah menikah memiliki tanggung jawab besar dalam Rumah tangga, bukan sebatas mencukupi materi semata, tapi ada tanggung jawab lebih tidak hanya di dunia tapi juga tanggung jawab akhirat,
Sedang di tempat lain, Ainun pun menangis, Aldo yang dia inginkan untuk menjadi suaminya, pendamping hidupnya hanya Aldo yang selalu hadir dalam doa-doa dan harapannya.
__ADS_1
Tapi Ainun tahu bahwa ketataan kepada Allah SWT lebih utama dari hatinya, dia akan berusaha untuk mengubur angan dan harapannya, dia berfikir Allah pasti memberikan dia jodoh terbaik, meski bukan Aldo, dia hanya bisa pasrah melakukan dan menjalankan skenario yang Allah telah buat untuk dirinya dan Aldo.
Ainun lebih memilih ikhlas, menjalani takdri menikah dengan orang yang tak dia kenal, tapi semua demi agama dan ketaatannya meski dia tau rasanya, hatinya sungguh terluka.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa ya vote, komen n like nya. Karena vote dari kalian akan memberikan semangat untukku agar terus membuat cerita yang banyak dan tentunya yang lebih menarik.
Jangan lupa like nya juga jika kalian suka dengan ceritaku. Kalau perlu, kasih like setiap babnya 🤭 biar aku senang dan bahagia 😁. Tapi jika kalian gak suka dengan ceritaku, gak papa juga sih walau kalian gak kasih aku like. Semoga aja untuk ke depannya aku bisa memberikan yang terbaik untuk kalian semua.
Kritik dan sarannya jangan lupa ya kalian tulis di kolom komentar. Dan aku harap kalau ngasih kritik itu jangan yang pedas pedas ya apapagi sampai menghina dan menjatuhkan karena itu bisa membuat semangat ku jadi down apalagi aku orangnya sedikit baperan 🤭😁.
__ADS_1
Kasih aku kritik yang membangun, biar semangat nulisku semakin membara dan juga kasih aku kritik dan saran yang sopan. Oke 😊