Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Pov Salsa ( Perasaan Aldo )


__ADS_3


Aku memang bukan wanita yang sempurna, kehidupan kelam pernah Aku rasakan meski itu hanya karena alasan sepeleh. Aku terlalu mencintai dia, entah kenapa hatiku harus memilih dia.


Bisa di katakan yang membuatku di penjara dulu juga karena dia. Aku yang terlalu mencintai dia, lupa akan dampak negative yang atas apa yang ku perbuat.


Aku yang sudah merasakan sakit karena mencintainya tapi mungkin karena Aku terlalu bodoh. Aku tetap saja mencintai dia dan mengukir namanya indah di dalam hatiku.


Aku wanita bodoh yang hanya punya cinta tulus. Aku wanita bodoh yang mengharap cinta pada orang yang tak pernah membuka hatinya untukku.


Aku berfikir Akulah wanita paling bodoh di dunia, yang hanya punya satu nama di hatiku.


Wajahku pun tak jelek, banyak laki-laki dari teman lama hingga banyak dari pengusaha mudah mendekatiku, mereka ingin dekat dan berharap menjalin hubungan serius denganku, tapi entah mengapa hatiku dan fikiranku hanya fokus pada dia dan berharap hanya dia yang jadi pasangan halal ku.

__ADS_1


Entah mengapa Allah menciptakan hatiku hanya untuk di isi Aldo, rasa sakit yang terus terusan sakit yang Aku rasa, hanya sakit dan Aku benci dengan diriku sendiri.


Aku telah berusaha menghapus namanya dari hatiku, selalu berusaha tapi Aku tak pernah bisa.


Aku begitu menyayangi Anak-anaknya. Awalnya Aku mendekati mereka agar Aku bisa menjadi bagian dari hidup mereka, bisa menjadi Ibu sambung bagi mereka, tapi kasih sayang itu benar-benar tumbuh dengan sendirinya Awalnya karena kasihan tapi berlanjut sayang seakan Aku dapat merasakan apa yang mereka rasakan. Aku tulus dan benar-benar sayang pada mereka.


Cinta ku sudah buta, bahkan Aku membuang rasa malu dan harga diriku. Aku yang merasa berhak bahagia, hingga ku katakan bahwa Aku selalu mencintainya dari dulu hingga kapanpun, tapi dia kembali menolakku, seakan Aku wanita yang tak punya harga diri yang hanya bisa berharap pada satu laki-laki saja


Meski setelah keluar dari penjara Aku telah memulai semua dari awal, tapi tidak dengan hatiku, entah kenapa hatiku tetap ada dia.


Ikhlas, Aku sudah sangat ikhlas dengan semua yang Aku jalani. Aku yakin ini skenario Allah SWT, bukan kemauan manusia itu sendiri, mungkin tak akan wanita yang mau di posisi dan merasakan sekatikan seperti Aku hanya karena cinta. Ini brarti insya Allah Aku bisa. Aku ikhlas menjalani takdirku.


Berapa banyak luka, sakit hati dan kekecewaan, yang ku alami, tapi Aku tetap mampu untuk berdiri tegap, tak ada dendam sedikitpun atas penolakan nya. Aku tetap menyayangi Anak-anaknya dengan tulus, karena mereka selalu bahagia menyambut kedatanganku, Aku tetap baik dengan Anak-anaknya, penolakan Aldo padaku membuat Aku merasa semakin kuat menjalani hidup.

__ADS_1


Aku pernah di posisi sangat menggebu untuk mendapat perhatian dan cinta Aldo, tapi kini Aku sudah di posisi menyerah, Aku merasa ikhlas, sudah sangat kuat dan menyerah mengejar cinta ini. Aku bertekad untuk tatap menyayangi anak-anaknya, ak merasakan di posisi mereka.


Tapi kini semua seakan menyalahkan ku, Anak-anak yang begitu Aku sayangi tulus, mereka membenciku padahal bukan Aku yang menyebabkan semua ini.


Akankah takdir baik menghampiriku, kebahagiaan menyapaku, senyuman bersahabat denganku. Akankah semua itu pantas untukku? Aku ingin hidup bahagia, mencintai merasakan di cintai, tapi seakan Aku sadar, mungkin Aku memang tak pantas merasakan itu semua.


Hingga datang hari yang sulit ku percaya datang. Hari yang dulu begitu Aku nanti, siang dan malam, kapanpun, di manapun hari itu yang menjadi harapanku. Hari di mana Aldo menerima cintaku, membalas kasih sayang tulus ku, merangkul ku, dan Hari yang sangat ku nantikan itu datang, dia menyatakan perasaannya padaku, tapi entah mengapa hatiku seakan enggan untuk bahagia menerimanya. Bahkan Aku tak suka. Apakah sakit hati yang dia torehkan begitu dalam hingga hatiku seakan tak percaya dengan segala pengakuan yang dia ucapkan dan lakukan, atau dia hanya ingin menjadikanku alat untuk sekedar membahagiakan Anak-anaknya, yang menginginkan Aku menjadi Ibu sambung bagi mereka. Apakah ini adil untuk ku?


Wanita adalah makhluk yang unik, di sakiti, di hianati, di perlakukan tak adil dia akan tetap mampu mema'afkan tapi semua itu tak akan pernah mampu mereka lupakan.


Bagi mereka seakan mema'afkan itu begitu muda, ada ratusan bahkan ribuan stok sabar yang Allah SWT berikan kepada setiap wanita, tapi entah kenapa dari hati dan fikirannya luka itu akan selalu ada, membekas dan seakan tak bisa sembuh walau berlalunya waktu.


Dua anak yang sangat ku sayangi itu kini cuek kepadaku, Aku tak sanggup kehilangan kasih sayang yang mereka berikan padaku. Akankah Aku harus merelakan hatiku terluka lagi? Di sakiti Aldo lagi? Apakah Dia ingin menikah dengan ku hanya di buat kedok, sekedar menghibur Anak-anaknya.

__ADS_1


Hanya Ketulusan itulah yang sanggup merobohkan tembok keangkuhan, yang dapat mengalahkan semua hambatan dan rintangan, ketulusan adalah senjata dari orang yang selalu melakukan apapun dengan hatinya, bukan karena egonya, ketulusan dapat terlihat jelas tanpa harus di jelaskan, ketulusan itu unik, hanya dapat di rasakan untuk orang-orang yang punya hati saja.



__ADS_2