
Hari berganti hati, bulam berganti bulan, tahun pum berganti dengan tahun, semua usaha dan bisnis Aldo maju dengan stabil, semua baik-baik saja.
"Selamat pak proyek kita semua berhasil dan berjalan lancar" Salah satu karyawan Aldo menyalami Aldo.
"Terima kasih, ini semua juga karena kita sudah menjadi team work yang kampak"
"Hehehe...iya pak"
"Bulan ini Aku akan memberi semua team bonus" Aldo berbicara penuh semangat.
"Terima kasih..Pak" semua karyawan yang ada dalam satu team work itu bersorak gembira
"Terima kasih banyak, pak...ini sungguh sangat membahagiakan kami"
Aldo memang bukan orang yang pelit, dia selalu royal terhadap semua orang, dia pengusaha muda yang tak hanya sukses, tapi juga memiliki sifat dermawan yang luar biasa.
Kesuksesan selalu di mulai dari kerja keras, sifat yang pantang menyerah, mau belajar, itu semua sudah Aldo ketahui sejak dulu tapi ada juga hal yang tak kalah penting, dia harus memiliki team work yang punya tekad yang sama dengan dia. Aldo sangat bersyukur memiliki banyak karyawan yang selalu ingin memajukan setiap usaha yang Aldo jalankan.
__ADS_1
Aldo tau bersikap baik pada karyawan dan memberi mereka bonus setiap berhasil meraih sesuatu itu bisa membuat para karyawan lebih semangat dan bersungguh-sungguh dalam bekerja.
"Kalian harus bisa lebih solid, oke?!" Aldo tersenyum dan memberi semangat kepada seluruh karyawan yang sudah berusaha keras.
Menghargai jerih payah orang lain, selalu bersikap bukan, Aldo tak pernah merendahkan semua karyawannya, dia menganggap seluruh karyawan adalah teman, punya tujuan yang sama, ingin memajukan semua bisnis-bisnis nya.
Berikanlah upah kepada orang yang kau suruh, sebelum keringatnya kering, jerih payah yang mereka lakukan harus di hargai, itu jadi prinsip usaha yang sudah Aldo jalankan sejak dulu, bahkan dia tak pelit untuk selalu memberikan bonus.
"Besok Bapak harus pergi ke Bali, untuk tanda tangan dan peresmian Apartement di sana" salah satu Karyawan Aldo kembali mengingatkan.
"Iya saya sudah cek jadwal, terima kasih"
Orang yang selalu bersykur dalam hidupnya, dengan apa yang sudah Allah SWT kasih untuk dirinya, baik itu kesenangan atau kadang Allah SWT memberi sedikit cobaan, tapi jika kita mau berfikir dan bersyukut sungguh semua itu ada hikmah yang tersimpan.
Saat Allah SWT memberi seseorang harta yang berlimpah itu juga sebenarnya ujian, ujian bagaimana seseorang memanfa'atkan harta yang Allah SWT titipkan padanya, di pakai buat apa? Di buat untuk apa? Sesungguhnya semua adalah cobaan, akankah dengan harta itu akan membuatnya jauh dari Allah SWT atau malah bisa lebih dekat dengan Allah swt.
Di akhirat semua akan di minta pertanggung jawabannya, setiap apa yang kita dapat berasal dari mana? Halal atu haram cara mendapatkannya? Apa yang kita makan? Semua tak luput untuk di minta pertanggung jawaban.
Aldo selalu bersyukur atas apa yang dia peroleh, dia selalu menyisihkan harta yang dia miliki kepada orang-orang yang membutuhkan, tak pernah lupa dan selalu tepat waktu bah
__ADS_1
kan untuk tiap bulan selalu mengeluarkan zakat penghasilan.
Aldo tahu harus memberikan zakatnya tiap bulan pada siapa saja, meski dia belum terlalu memahami ilmu agama yang baik tapi setidaknya sedikit ilmu agama yang dia tau, dia berusaha mengamalkan dan menjalankan nya dengan baik dan sungguh-sungguh.
Pak yai munzir sang kyai yang selalu sabar mengajari Aldo akan ilmu agama, hakikat beragama, ilmu itu Aldo praktekakan iya tau golongan orang yang wajib di beri zakat, satu kaum Fakir dia adalah orang yang tak punya perkerjaan dan tak mampu memenuhi kebutuhannya sehari-hari, kedua orang miskin yaitu orang yang punya pekerjaan tapi dengan pekerjaan itu, dia tetap tak mampu untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, ketiga orang muallaf yaitu orang yang baru masuk islam, itu sangat di anjurkan agar mereka bertambah kecintaan terhadap islam, ke empat ghorim orang yang mempunyai hutang, yang di maksud hutang karena tak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, untuk biaya makan saja dia tak mampu, untuk sekolah anak atau biaya lain yang memakan biaya besar yang mengharuskannya berhutang, lebih tepatnya adalah orang yang di himpit kemiskinan yang membuatnya terpaksa berhutang, kelima yaitu sabilillah yaitu orang yang berjuang di jalan Allah, seperti guru ngaji, da'i, para ulama', orang-orang yang rela berjuang demi menegakkan panji-panji agama islam, ke enam yaitu ibnu sabil, yang ke tujuh adala Amil yaitu orang-orang yang bersusah payah mengumpulkan zakat.
Banyak manusia yang terlalu memandang remeh orang lain, merasa dirinya lebih hebat dari orang lain dalam segala hal takabur, dan pak yai tak ingin Aldo merasakan itu, dia ingin Aldo menjadi pribadi yang Tawaddu' meski harta sudah ada di depan matanya dan di bawah kakinya, beliau berharap Aldo tak membawa harta masuk ke dalam hatinya, beliau ingin dengan harta yang begitu banyak, yang Aldo miliki bisa membuat Aldo lebih banyak ber'amal untuk tujuan Akhirat.
"Hati-hati selalu berhati-hatilah, dalam setiap ucapan dan tingkah laku, kau kaya ku harap dengan hartamu kau dapat berbuat baik lebih banyak lagi, dan bisa lebih bermanfa'at, dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan" semua nasihat-nasihat yang pak yai Munzir berikan pada Aldo selalu dia ingat dan amalkan.
Akan datang masa tak ada suara dari mulut kita.
Akan tiba hari mulut di kunci, kata tak ada lagi.
Berkata tangan kita, tentang apa yang di lakukan nya.
Bicara kaki kita, kemana dia melangkah.
Lagu inspirasi yang insya Allah benar-benar akan terjadi, lakukan apapun yang terbaik selagi kita mampu, lakukan yang terbaik untuk kebahagiaan kita di akhirat, jangan sampai kita menyesal, karena jika hari itu telah tiba, tak ada yang dapat kita lakukan, hanya amal saja yang mampu menolong kita.
__ADS_1