
Keesokan harinya Aldo dan Putri sudah bisa masuk sekolah setelah beberapa hari Putri gak masuk karena harus di rawat di rumah sakit dan Aldo setia menemaninya. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah.
"Kamu kapan UN?" tanya Putri mengingat anak kelas 3 sudah hampir lulus dan akan segera menghadapi UN.
"Seminggu lagi."
"Setelah kamu lulus sekolah, kamu mau kuliah di mana?"
"Aku gak kuliah Put. Habis lulus sekolah aku akan melamarmu untuk jadi tunanganku. Sambil nunggu kamu lulus, aku akan fokus sama usahaku dalam mengelola lestoran dan juga hotel. Setelah kamu lulus sekolah, kita langsung nikah karena aku tak ingin jauh jauh dari kamu. Tapi jika setelah nikah, kamu ingin lanjut kuliah. Aku gak masalah, aku akan mengijinkanmu dan akan membiayainya sampai lulus."
"Ya. Aku emang berencana untuk lanjut kuliah setelah aku nikah. Emmmm gak nyangka ya sudah hampir 2 minggu aku di sini, sekarang aku juga harus fokus menghadapi UAS (Ujian Akhir Semester). Setelah itu akan naik kelas 3 menggantikan posisi kamu yang bentar lagi akan lulus. Semoga aku bisa lulus dengan nilai terbaik."
"Jika kamu mau, aku bisa mengajarimu agar kamu bisa rangking satu."
"Benarkah?"
"Iya."
"Sungguh aku beruntung ya punya pacar seperti kamu. Pinter banget padahal aku tidak pernah melihat kamu belajar tapi kenapa kamu bisa selalu mendapatkan nilai bagus."
"Tidak perlu belajar asalkan saat guru menerangkan, kamu bisa mendengarkannya dengan baik lalu tanyakan apa aja yang ingin kamu tanyakan. Jangan cuma di pendem saja."
"Aku kadang males untuk bertanya Al?"
__ADS_1
"Nah rasa males itulah yang akan membuat kamu susah untuk bisa menjadi yang terbaik. Jikapun kamu belajar sendiri, pasti akan ada sesuatu yang janggal. Kenapa? walaupun kamu berusaha untuk memahaminya, pasti juga akan ada kata kata atau pertanyaan yang tidak kamu mengerti dan kamu pasti butuh seseorang untuk bisa menjelaskannya. Kita hidup di dunia ini saling membutuhkan, tidak bisa kita kerjakan sendiri. Jika kamu males bertanya maka akan sesat di jalan. Baiklah, jika kamu malu atau males untuk bertanya kepada gurumu. Kamu bisa tanyakan langsung kepadaku, aku akan membantumu sebisaku sampai kamu benar benar faham."
"Iya. Makasih ya karena kamu mau membantuku."
Tak terasa mereka sudah sampai di gerbang sekolah. Aldo segera memarkirkan mobilnya setelah itu Aldo mengantarkan Putri ke dalam kelasnya lalu ia langsung pergi untuk menuju kelasnya sendiri.
"Sudah sembuh Put?" tanya Linda
"Al hamdulillah sudah."
"Uh aku kangen tau sama kamu, kamu udah seminggu gak masuk."
"Hehe maaf ya."
"Gak, aku gak berani tanya ke Aldo dan aku juga gak megang Hp sejak masuk rumah sakit sampek sekarang. Jadi aku gak tau kabar mereka."
"Salsa dan teman temannya masuk penjara dan usaha orang tua mereka jatuh bangkrut karena pas mereka nyiksa kamu, itu mendadak viral. Dan itu mengakibatkan usaha mereka turun drastis hingga jatuh bangkrut. Tapi aku yakin ini semua rencana Aldo. Dia yang membuat berita ini jadi viral agar berimbas kepada usaha orang tua mereka."
"Tapi kan orang tua mereka gak bersalah. Kenapa Aldo bisa seperti itu?"
"Memang orang tua mereka gak salah. Tapi Salsa dan teman temannya bisa senekat itu karena mereka sadar kalau mereka adalah anak orang kaya jadi mereka menganggap dengan uang bisa menyelesaikan semua masalah. Mungkin dengan orang tua mereka bangkrut mereka bisa berfikir jika mau bertindak dan tidak lagi sombong dan yang lebih penting mereka tidak lagi menindas orang orang yang lemah terutama orang orang miskin."
"Hemmm aku bingung mau jawab apa tapi aku yakin sama Aldo, dia tau apa yang terbaik."
__ADS_1
"Yah mending kamu jangan ikut campur urusan Aldo. Jika pun kamu tau, kamu cukup diam aja. Biarkan Aldo yang menyelesaikan semua masalah ini."
"Iya kamu benar Lin. OH ya ada pr gak?"
"Ada."
"Apa?"
"Bahasa Indonesia, bahasa inggri, sejarah dan ekonomi."
"Ha! Serius kamu. Dari jam pertama sampai jam terakhir ada Pr semua."
"Yup."
"Aku boleh nyalin gak?"
"Boleh dong. Apa sih yang gak buat kamu?"
"Kamu emang sahabatku yang super duper baik deh."
"Iya sudah cepetan salin semua. 10 menit lagi bell akan berbunyi."
"Oke"
__ADS_1
Putripun segera menyalin tugas Linda ke bukunya alias copypaste hehe. Karena gak mungkinlah Putri bisa mikir sendiri dalam waktu yang mepet itu apalagi Pr nya banyak banget. Ah, sangking banyaknya sampek Putri capek sendiri nulis dari tadi. Tapi mau gimana lagi, dari pada dapat hukuman. Mending capek tangan. Iya kan? Untunglah Linda juga mau membantunya untuk menyalin jawaban dari bukunya ke buku Putri. Sehingga semuanya selesai dalam tepat waktu. Yah di saat bell berbunyi, di saat itulah Putri dan Linda bisa bernafas lega karena mereka sudah selesai dan sekarang tiingal duduk santai sambil nunggu guru datang.