Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Kecewa


__ADS_3


Harapan yang begitu tinggi, angan yang seakan selalu mengajak untuk terus bermimpi, menghayal tinggi akan sesuatu yang sifatnya belum pasti.


Aldo merasa pantas merasakan ini semua, dia yang tanpa sengaja telah melukai hati dan harapan Salsa, wanita yang sangat mencintainya.


Mungkin Salsa sudah capek berlari, mengejar angan dan sesuatu yang tak pasti, baginya mengejar cinta Aldo sudah begitu menyakitinya, dia terlalu menyakiti dirinya sendiri, dia terlalu bodoh untuk berharap dengan sesuatu yang tak pasti.


"Hatiku sakit Allah" Hanya kata itu yang mampu di ucapkan Salsa dalam diamnya.


Salsa sudah banyak merasakan luka dan luka, dia yang sangat mencintai Aldo dari dulu, sejak mereka masih sama-sama sekolah, cinta pertama yang begitu membekas yang tak pernah bisa terhapus. Bahkan terukir sempurna bagai bertahta tinta emas di sana, cinta yang begitu tulus tanpa ternoda apapun dan siapapun, cinta murni Salsa seakan hanya untuk Aldo selamanya, tapi dia merasa sudah cukup menyakiti hatinya, dia sudah terlalu lama berharap, terlalu banyak luka yang tergores di hatinya, terlalu lelah dia berlari mengejar cinta Aldo, dia merasa cukup.


Tapi kini ada hati yang lebih kecewa, hati dua insan kecil lucu, yang tak punya dosa, mereka begitu kecewa dengan semua angan dan harapan mereka.

__ADS_1


"Apa begitu susahnya. Apa tak ada yang mau jadi Ibuku? Apa karena Farah dan Fatah nakal ya Eyang?!" Farah menangis tapi dengan sesenggukan dia tetap bisa bicara.


"Memangnya kenapa?!" Mamanya Aldo tak tahu apa yang sudah terjadi pada kedua cucu-cucunya, apa alasan mereka menangis


"Kenapa ngomong kaya' gitu si...sayang?!" Sebenarnya Mama sudah faham jika ini tentang masalah keinginan mereka untuk mempunyai seorang ibu.


"Tante Salsa jahat" Fatah datang dengan tergesa-gesa dan langsung masuk ke kamarnya.


Mendengar kesalah fahaman yang terjadi, seakan Salsa tak ingin menjadi ibu mereka, Farah dan Fatah merasa begitu kecewa, mereka tak berharap apa-apa, mereka hanya ingin punya ibu, kasih sayang dan perhatian yang di berika Salsa pada mereka selama ini, mereka dapat merasakan kehangatan kasih sayang seorang Ibu, hal yang sudah sangat mereka inginkan dan rindukan


"Ada apa...Do?!" Mama bertanya pada Aldo, yang datang belakangan tertinggal jauh dengan si kembar Farah dan Fatah


Rumah mereka memang tak jauh dari rumah, mereka pergi ke Taman sering nya berjalan kaki, sekalian olahraga.

__ADS_1


Si kembar Farah dan Fatah serta Salsa sudah sangat kecewa atas semua kejadian dalam hidupnya..


Ada lagi yang tak kalah kecewa. Aldo merasa begitu kecewa dengan takdir hidupnya, dia hanya ingin membagi kisah perihnya, membagi segala dukanya para orang yang tepat, baginya mendapat orang yanga mau untuk di ajak membagi kebahagiaan dan kesenangan itu mudah, yang sulit adalah mencari orang yang mau diajak susah dan membagi beban hidup bersama, di sudah menemukan semua itu dari pribadi Salsa.


Aldo sudah tau saat dia berusaha membuka hati, dan juga berusaha memasukkan Ainun ke dalam hatinya, itu tak lepas karena ada kemiripan Ainun dengan Almh. Putri istrinya, tapi tidak dengan Salsa, dia dapat merasakan nyaman dan tenang.


Dalam kehidupan rumah tangga pasti akan datang badai yang menghadang, masalah yang akan datang silih berganti, cobaan hidup yang tak akan pernah selesai selama jiwa masih di dalam jasad


Aldo tau dan dapat merasakan semua perhatian dan kasih sayang Salsa, Aldo sangat merindukan di perhatikan di cintai dengan tulus.


Adakah mereka semua akan bahagia, akahkah kecewa itu berganti bahagia.


Salsa sudah siap dan bersahabat dengan kekecewaan, yang dia tahu hanya Almh.Putri yang menempati hati Aldo, terukir sempurna di hatinya, yang tak mampu dia masuk'i, dia begitu takut kecewa lagi dengan harapannya.

__ADS_1



__ADS_2