Tolong Jangan Lupakan Aku

Tolong Jangan Lupakan Aku
Ainun


__ADS_3


Pertemuannya dengan Aldo entah mengapa apa yang diucapkan Abinya membuat Ainun merasa kagum dengan Aldo, bgainya Aldo sosok yang sempurna tapi dia tahu dia harus menjaga hati dan cintanya, sejak kecil Ainun sudah di didik KH.Munzrir dengan imu agama setelah sekoalh dasar sampai umur dua puluh dua tahun Ainun beradah di pondok pesantren.


Ainun anak kelima dari lima bersaudara, Anak terakhir KH.Munzir itu memiliko sifat yang sangat lembut, mirip dengan Abinya, dia juga pengahafal Al-qur'an, saat di pondok pesantren Ar-Rohman sebenarnya ada salah satu anak pak yai nya menyukai Ainun tapi setelah sholat istikhoroh dia ceritakan semua dengan sang Abi dan memutuskan untuk menolaknya.


Sholat istikhoroh iti seperti wajib dilakukan saat kita dalam keadaan gamang menentukan pilihan, mencari jalan keluar terbaik dalam setiap masalah, mencari pertolongan hanya kepada Allah saja.


Ainun bukan anak manja, dia selalu mandiri sejak kecil, istri pak yai Munzir telah meninggal saat Ainun kelas dua sekolah dasar, sejak saat itu Ainun sudah terbiasa mandiri, mengurusi segala keperluannya sendiri, Ainun terbaisa mencuci baju sendiri, menyapu, mengepel, membereskan rumah sudah biasa dia kerjakan daei kecil, itu seperti rutinitas biasa, Ainun kecil mengerjakannya tanpa benan Ainun tumbuh lebih dewasa dari usianya,


Sejak kematian istrinya KH.Munzir memutuskan untui tidak menikah lagi dan Anak pertamanya Fatimah adalah Anak yang mengurus segala kepeluannya.


Lulus dari sekolah dasar Mi.Al-Amin, Ainun meminta izin untuk masuk ke pondok pesantren, dia ingin belajar lebih tentang agama, dia ingin menjadi penghafal Al-qur'an


KH.Munzir bukan orang yang kaya, beliau adalah orang cukup, beliau tidak punya pesantren tapi beliau sering dipanggil di pengajian-pengajian, ceramah beliau yang santai tanpa kesan menggurui membuat beliau terkenal, banyak undangan untuk mengisi acara pengajian dan syukuran dan hajat-hajat yang lain.

__ADS_1


Hati Ainun seperti sedang mekar, apakah ia meraskan cinta pada pandangan pertama??


Dulu saat Ainun masih di pondok pesantren Kyai Munzir sering datang mengunjungi diantar oleh Aldo, tapi tak sekalipun Aldo dan Ainun bertemu, beliau cerita bahwa Aldo baik, Ayah yang sangat mencintai Anak-anaknya seperti beliau mencintai Ainun, cinta tulus yang Ayah berikan untuk Anaknya, Aldo lelaki yang setia, semua kebaikan Aldo sudah didengar oleh Ainun, dan saat pertemuan tanpa sengaja itu terjadi wajah Aldo seakan menari-nari dalam otak dan fikirannya


"Astaghfirulla hal adzim ya Allah...maafkan hamba-Mu ini, ya Allah, cinta itu tulus, suci dia tolong jangan kotori dengan hawa nafsu hamba ya Allah, jika Dia adalah jodoh hambah, maka mudahkan, segerahkan, lancarkan, namun jika Dia bukan jodoh hampa ya Allah, tolong...tolong dengan sangat, jangan biarkan hampa menaruh rasa, memberikan cinta yang kau ciptkan suci kepada orang yang tidak berhak menerimanya, hamba hanya ingin jatuh cinta karena engaku, begitupun sebaliknya, tolonglah hamba-Mu ini ya Allah" isak kesedihan Ainun bermunajahah dengan Allah di malam-malam terakhir sepertiga malam.


Keresahan hati Ainun membuncah, dia tak pernah merasakan jatuh cinta, baginya cinta itu suci dan ia hanya akan diberikan kepada orang yang halal baginya.


Cinta itu tumbuh dengan sendirinya, memberikan kebahagiaan, ia datang tak terduga, namun hawa nafsu mengusai cinta, hawa nafsu yang mengotori cinta.


Ainun menulis dalam bukunya, sungguh ia tak tahu dan dia tak ingin merusak citra cinta suci yang Allah ciptakan pada setiap hati manusia.


Dia ingin menulis sebuah surat yang akan dia berikan hanya kepada seorang yang nanti halal untuknya, begitupun dengan cintanya, perasaan pada tatapan pertama dengan Aldo ia berusaha mengubur dalam-dalam, bukan sekarang meski di lubuk hati terdalam ada hasrat dan keinginan agar Aldo adalah cinta sucinya, yang menjadi menyejuk hatinya, menjadi imam yang terbaik dalam ibadahnya, selalu bahagia bersama di dunia hingga di alam keabadian, akhirat selamanya, meski dia berharap Aldo adalah jodohnya tapi dia hanya berdo'a pada Allah meminta yang terbaik, kadang kala yang menurut manusia baik belum tentu dengan Allah, karena sungguh takdir Allah yang terbaik


"UNTUK SUAMIKU"

__ADS_1


Sungguh bagiku cinta adalah makhluk Allah yang suci, Aku tak ingin menodai cinta ini, Aku akan persembahkan cinta ini hanya untuk orang yang berhak, orang yang halal untukku, yaitu kamu...sungguh Aku tak tahu siapa jodohku, entah siapapun kamu, cinta ini hanya akan Aku berikan untuk dirimu, semoga kau pun begitu, memberikan cintamu hanya untukku, mari kita bangun rumah tangga dengan penuh cinta, semua dilakukan atas dasar ibadah, bukan hanya nafsu semata.


Wahai suamiku siapapun kau, sungguh Aku telah menjaga hatiku hanya untukmu jangan pernah kau menyakitiku, karena hanya kau yang kupercaya untuk mempati hatiku.


Wahai suamiku ajaklah Aku dalam kebaikan, ajak Aku dalam setiap do'a dan harapan-harapan yang indah, bawa Aku dalam suka dan duka, karena Aku tahu dalam hidup Allah tidak hanya menciptakan warna putih saja tapi ada warna-warna lain yang membuat hidup lebih berwarna


Wahai suamiku


Gandenglah Aku dengan penuh cinta, jika Aku salah ajari Aku dengan cara yang halus, jika apa yang Aku lakukan keliru dan tak sesuai dengan keinginanmu mohon ma'afkan Aku dan ajari Aku dengan cara yang baik.


Ainun lana istri halalmu, cinta dalam hidupmu.


Surat bersampul merah dia lipat dan dia simpan dalam buku, ditaruh di lemari, sungguh surat spesial yang akan dia berikan untuk orang spesail tapi sekarang dia tak tahu siapa orang spesial itu


__ADS_1



__ADS_2